Jumat, 6 Desember 2019 | 00.25 WIB
KiniNEWS>Dunia>Global>Sebut ISIS Tumbang, Trump Akan Tarik Tentaranya dari Suriah

Sebut ISIS Tumbang, Trump Akan Tarik Tentaranya dari Suriah

Reporter : Riki AB. | Kamis, 20 Desember 2018 - 11:28 WIB

IMG-5001

Tentara AS. (Ist)

Washington, kini.co.id

Selama konflik dengan ISIS masih berlangsung, tentara Amerika disiagakan di Suriah bertahun-tahun lamanya.

Kini, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan akan menarik sebanyak 2.000 tentaranya dari Suriah. Hal ini karena AS menganggap ISIS telah tumbang, sehingga tidak ada lagi alasan tentaranya harus tinggal di daerah konflik tersebut.

Demikian dikutip dari VOA Indonesia, Kamis (20/12/2018).

Menurut seorang pejabat AS, Trump mengatakan, pasukan Amerika tidak lagi diperlukan di negara yang hancur karena dikoyak perang saudara yang telah berlangsung bertahun-tahun.

Menurutnya, sejak ia masih menjadi calon presiden, dirinya berjanji akan menarik semua pasukan Amerika dari Timur Tengah, tapi para pejabat pertahanan Amerika mengatakan masih ada kantong-kantong yang dikuasai oleh ISIS di Suriah.

Dan saat ini, menurut Trump, kelompok ekstremis telah berhasil ditumpas sehingga sudah saatnya menarik pulang tentara mereka.

“Kita telah mengalahkan ISIS di Suriah. Ini adalah satu-satunya alasan saya mempertahankan pasukan Amerika di sana dalam masa jabatan saya,” demikian bunyi cuitan Trump di akun Twitternya.

Pesan Twitter itu menyusul sejumlah laporan media yang mengatakan bahwa Amerika sedang bersiap untuk menarik pasukannya dari Suriah.

Namun demikian, laporan tentang penarikan pasukan itu segera mendapat kecaman dari Kongres Amerika.

“Penarikan pasukan dengan cepat dan adalah suatu kesalahan besar dan akan menimbulkan dampak luas, selain dari usaha melawan ISIS,” ujar Senator Partai Republik, Marco Rubio,

Juru bicara Pentagon, Kolonel Rob Manning mengatakan, pihaknya masih melanjutkan misi yang belum tuntas. “Sampai saat ini kami masih akan melanjutkan tugas-tugas kami bersama para mitra kami di kawasan itu,” singkat Manning.

Pasukan Amerika pertama kali meluncurkan serangan udara atas pejuang ISIS di Suriah tahun 2014, dan setelah itu mengadakan kerjasama dengan pasukan Suriah untuk melawan ISIS. Pentagon mengatakan, kini ISIS hanya menguasai satu persen dari seluruh kawasan yang pernah mereka kuasai.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Unik - Senin, 28 Januari 2019 - 13:55 WIB

India larang SD main game PUBG

PARA pemain PlayerUnknowns BattleGrounds (PUBG) Mobile di India harus menahan diri. Bagi kalangan sekolah dasar (SD), game ini resmi dilarang, ...
Peristiwa - Senin, 21 Januari 2019 - 11:00 WIB

Pintu Membeku, 250 Penumpang United Airlines Terdampar Selama 16 Jam

250 Penumpang United Airlines terdampar selama 16 jam di landasan salah satu bandara yang ada di Kanada. Ini lantaran pintu ...
Peristiwa - Jumat, 18 Januari 2019 - 10:42 WIB

Nelayan Indonesia bersumpah mengetahui lokasi jatuhnya MH370

SEORANG nelayan asal Indonesia bernama Rusli Khusmin secara mendadak mengungkap tragedi hilangnya pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 di Subang Jaya, ...
Peristiwa - Jumat, 18 Januari 2019 - 09:45 WIB

Pangeran Philip, suami Ratu Elizabeth, kecelakaan lalu lintas

SUAMI Ratu Inggris Elizabeth II, Pangeran Philip dikabarkan mengalami kecelakaan lalu lintas di sebuah kawasan, 160 kilometer sebelah utara ...
Peristiwa - Jumat, 18 Januari 2019 - 09:28 WIB

Ustadz Arifin Ilham membaik, segera keluar rumah sakit

USTADZ Arifin Ilham yang dirawat Rumah Sakit Gleneagles, Penang, Malaysia, dalam dua pekan terakhir, dikabarkan semakin membaik. Pihak rumah sakit ...
Peristiwa - Kamis, 17 Januari 2019 - 15:32 WIB

Fakta mengerikan: Ada website jual beli daging manusia

DUNIA maya ternyata pernah menjadi rumah untuk praktik kanibalisme. Di dunia mayalah terdapat situs dan forum yang secara ternag-terangan membahas ...