Selasa, 23 Juli 2019 | 04.17 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Ilmuwan Inggris: Tsunami Palu bukan akibat saluran bawah laut

Ilmuwan Inggris: Tsunami Palu bukan akibat saluran bawah laut

Selasa, 18 Desember 2018 - 16:22 WIB

IMG-4998

Perkiraan lokasi terjadinya longsor bawah laut penyebab tsunami Palu, Sulawesi.

JAKARTA, kini.co.id – STUDI anyar dari Universitas Brunnel London, Inggris, menunjukkan tsunami setelah gempa bumi di Palu, Sulawesi, kemungkinan terjadi akibat adanya longsor bawah laut yang cukup besar. Studi ini dipublikasikan di jurnal Pure and Applied Geophysics.

Studi ini membantah hipotesa sebelumnya yang menyebut kalau penyebab tsunami akibat adanya saluran air di bawah laut Palu yang menyebabkan air naik ke atas teluk atau osilasi teluk.

“Analisis kami sepenuhnya mengesampingkan spekulasi itu,” kata Mohammad Heidarzadeh, Asisten Profesor Teknik Sipil di Brunel yang memimpin studi ini, seperti tertulis pada situs Universitas Brunnel London. “Kami membuktikan bahwa osilasi teluk tidak dapat membuat ombak setinggi 11 meter.”

Ilmuwan Inggris Bantah Tsunami Palu Akibat Saluran Bawah LautPerkiraan lokasi terjadinya longsor bawah laut penyebab tsunami Palu, Sulawesi (brunel.ac.uk)

Analisis permukaan laut menunjukkan bahwa tsunami Sulawesi memiliki periode gelombang yang pendek. Ini sejalan dengan gelombang yang dihasilkan oleh longsoran. Tsunami akibat longsoran biasnya memiliki periode antara 3 sampai 4 menit. Sementara tsunami akibat gempa memiliki periode gelombang antara 15 hingga 60 menit.

Selain itu, studi ini juga menemukan bahwa gelombang terbesar tsunami terkonsentrasi di sebagian kecil pesisir. Ini konsisten dengan ciri-ciri tsunami akibat longsor.

Sebelumnya, sejumlah ahli memperkirakan tsunami yang terjadi di Palu kemungkinan terjadi karena 3 hal; adanya saluran bawah laut, adanya gelombang yang pecah dekat pantai sehingga menimbulkan tsunami, dan longsor bawah laut. Hal ini diungkap oleh peneliti di Fakultas Sains dan Teknik Curtin di Universitas Bentley, di Australia Barat.

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pun sebelumnya menduga kalau tsunami di Palu bisa jadi dipicu oleh dua faktor, akibat morfologi teluk Palu yang memperbesar gelombang tsunami atau akibat longsor tebing laut. Penelitian Inggris ini menegaskan bahwa penyebab gempa adalah akibat longsor bawah laut.

“Analisis kami berdasarkan data permukaan laut dari gelombang sebenarnya yang dihasilkan oleh tsunami Sulawesi, analisis pecahan dan deformasi dasar laut akibat gempa, dan simulasi komputer dari rambatan tsunami,” jelas Dr. Heidarzadeh.

Para ilmuwan kebingungan dengan teka-teki tsunami yang menimpa Palu-Donggala. Pasalnya, gempa dengan magnitude 7,5 SR dianggap kurang kuat untuk menimbulkan kerusakan separah itu. Gempa ini bahkan tak cukup besar untuk menyalakan peringatan dini tsunami milik pemerintah.

Peneliti LIPI sendiri tak menyangka gempa tersebut bisa berdampak tsunami setinggi 3 meter. Sebab gempa dengan sesar mendatar tidak efektif mengakibatkan tsunami. Tercatat gempa sesar mendatar di Wharton, Penssylvania, AS, hanya menghasilkan tsunami 30 cm.

“Kejadian ini sangat membingungkan karena dua hal,” tutur Heidarzadeh. “Pertama, besar gempa berkekuatan sedang. Biasanya butuh gempa dengan kekuatan 8,4 atau 8,5 untuk memicu tsunami besar dengan tinggi hingga 11 meter. Kedua, mekanisme guncangan gempa bersifat luncuran horizontal (strike-slip) yang tiba-tiba.

“Ini membingungkan karena kami memperkirakan gelombang laut hanya 1 atau 2 meter dari gempa di Sulawesi.”

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Unik - Senin, 28 Januari 2019 - 13:55 WIB

India larang SD main game PUBG

PARA pemain PlayerUnknowns BattleGrounds (PUBG) Mobile di India harus menahan diri. Bagi kalangan sekolah dasar (SD), game ini resmi dilarang, ...
Peristiwa - Senin, 21 Januari 2019 - 11:00 WIB

Pintu Membeku, 250 Penumpang United Airlines Terdampar Selama 16 Jam

250 Penumpang United Airlines terdampar selama 16 jam di landasan salah satu bandara yang ada di Kanada. Ini lantaran pintu ...
Peristiwa - Jumat, 18 Januari 2019 - 10:42 WIB

Nelayan Indonesia bersumpah mengetahui lokasi jatuhnya MH370

SEORANG nelayan asal Indonesia bernama Rusli Khusmin secara mendadak mengungkap tragedi hilangnya pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 di Subang Jaya, ...
Peristiwa - Jumat, 18 Januari 2019 - 09:45 WIB

Pangeran Philip, suami Ratu Elizabeth, kecelakaan lalu lintas

SUAMI Ratu Inggris Elizabeth II, Pangeran Philip dikabarkan mengalami kecelakaan lalu lintas di sebuah kawasan, 160 kilometer sebelah utara ...
Peristiwa - Jumat, 18 Januari 2019 - 09:28 WIB

Ustadz Arifin Ilham membaik, segera keluar rumah sakit

USTADZ Arifin Ilham yang dirawat Rumah Sakit Gleneagles, Penang, Malaysia, dalam dua pekan terakhir, dikabarkan semakin membaik. Pihak rumah sakit ...
Peristiwa - Kamis, 17 Januari 2019 - 15:32 WIB

Fakta mengerikan: Ada website jual beli daging manusia

DUNIA maya ternyata pernah menjadi rumah untuk praktik kanibalisme. Di dunia mayalah terdapat situs dan forum yang secara ternag-terangan membahas ...