Senin, 10 Desember 2018 | 20.14 WIB
KiniNEWS>Dunia>Finance>Di China bisa kredit jaminannya foto dan video bugil

Di China bisa kredit jaminannya foto dan video bugil

Kamis, 29 November 2018 - 16:37 WIB

IMG-4950

Ajukan kredit di China dengan foto atau video bugil.

JAKARTA, kini.co.id – DALAM menggunakan fasilitas kredit, biasanya nasabah diminta untuk memberikan jaminan berupa surat berharga hingga jaminan dengan benda yang memiliki nilai jual tinggi. Tapi apa jadinya kalau jaminannya foto bugil?

Dikutip dari berbagai sumber, fenomena ini terjadi di China. Agunan atau jaminan tersebut diajukan sebagai syarat sebelum nasabah mendapatkan kucuran kredit.

Generasi milenial di sejumlah kawasan di China menjadi ‘korban’. Mereka melakukan hal tersebut karena menilai generasi milenial memiliki keinginan tinggi untuk berutang atau mendapatkan kredit, namun kemampuan dan akses mereka sangat rendah. Generasi milenial dianggap generasi yang putus asa karena tak memiliki jaminan apapun ketika ingin mengajukan kredit.

Karena itu, penyalur kredit memberikan syarat yang nyeleneh yakni meminta calon nasabah untuk mengirimkan foto bugil nasabah sebagai jaminan. Jadi, jika nasabah telat membayar maka pemberi kredit mengancam akan menyebar foto bugil tersebut kepada keluarga dan teman-temannya.

Pemberi kredit ini bisa disebut rentenir, pasalnya mereka memasang bunga yang sangat tinggi, sehingga nasabah yang sudah terlanjur menarik kredit merasa terjebak dalam utang yang semakin menggunung. Di China layanan kredit ini dikenal sebagai “kredit tanpa busana”.

Kasus ini memang sudah terjadi dua tahun lalu, tepatnya 2016. Jadi saat itu ada 161 foto bugil wanita muda China tersebar di dunia maya, diduga penyebar adalah pemberi kredit. Korban berusia 19 hingga 23 tahun yang meminjam uang sekitar US$ 1.000 hingga US$ 2.000. Bahkan ada pemberi pinjaman yang meminta para wanita tersebut untuk melakukan hubungan seksual untuk melunasi pinjaman.

Karena maraknya layanan pinjaman bugil ini, regulator keuangan di China dengan cepat menindak penyalur kredit ilegal tersebut. Sejak itu, regulator mulai gencar memerangi perusahaan pemberi kredit ilegal.

Otoritas keamanan umum di Shenzhen belakangan ini membongkar sindikat yang sudah memiliki 300 nasabah, atau lebih pantas disebut korban. Kebanyakan korban meminjam uang untuk berjudi, gadget juga kosmetik. Bahkan satu wanita dilaporkan berutang sampai 1 juta yuan (US$ 147.200).

Seperti yang lainnya, dia diminta untuk mengirimkan video dan foto bugil ke anggota sindikat tersebut. Dia juga diminta berjanji untuk mengembalikan uang dalam waktu yang dijanjikan.

Polisi menemukan lusinan video disimpan di ponsel otak dari sindikat ini.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Unik - Jumat, 7 Desember 2018 - 22:32 WIB

Remaja bisa dihukum mati di Sudan Selatan

PRAKTIK hukuman mati di Sudan Selatan ternyata juga diterapkan kepada remaja. Menurut lembaga pemantau hak asasi manusia Amnesty International, hukuman ...
Peristiwa - Kamis, 6 Desember 2018 - 16:27 WIB

Sampai hari ini sudah 11 mayat ditemukan di Selat Malaka

BANYAKNYA jenazah yang ditemukan di kawasan perairan Selat Malaka, hingga hari ini, Kamis (6/12/2018) sudah mencapai sebelas. “Mayat di (perairan) ...
Politik - Senin, 3 Desember 2018 - 21:47 WIB

PBNU desak Pemerintah RI pulangkan Dubes Saudi

PENGURUS Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memprotes keras tweet yang diduga milik Dubes Arab Saudi untuk Indonesia, Osama bin Mohammed Abdullah ...
Unik - Minggu, 2 Desember 2018 - 22:54 WIB

Jepang membagi-bagi rumah secara gratis

PEMERINTAH Jepang terpaksa membagi-bagi rumah secara gratis kepada warga akibat banyaknya rumah yang ditinggal kosong pemiliknya di negeri Sakura itu. ...
Unik - Kamis, 29 November 2018 - 16:06 WIB

Pemerintah Jepang cegah aksi bunuh diri di peron stasiun dengan cara ini

PEMERINTAH Jepang melakukan aksi pencegahan bunuh diri di peron stasiun kereta di sejumlah kota di negara tersebut. Pasalnya, negara itu ...
Peristiwa - Sabtu, 24 November 2018 - 12:34 WIB

Innalillahi, 26 Jamaah Tewas Saat Shalat Jumat Karena Bom Bunuh Diri

Sebuah bom bunuh diri meledak menewaskan 26 jemaah saat menunaikan shalat jumat di di wilayah Provinsi Khost, Afghanistan. Menurut VOA ...