Senin, 10 Desember 2018 | 19.40 WIB
KiniNEWS>Dunia>Global>Diduga Sebarkan Agama Kristen, 4 Turis Finlandia Diamankan Polisi Malaysia

Diduga Sebarkan Agama Kristen, 4 Turis Finlandia Diamankan Polisi Malaysia

Reporter : M. Zaki | Jumat, 23 November 2018 - 08:38 WIB

IMG-4936

Ilustrasi

Langkawi, kini.co.id

Empat turis asal Finlandia harus berhadapan dengan hukum di negara Malaysia karena diduga menyebarkan agama Kristen.

Turis-turis tersebut ditangkap karena membawa buku catatan keagamaan dan barang-barang lainnya.

Kepala kepolisian Mohammad Iqbal Ibrahim mengatakan polisi menyita 47 bolpen dan 336 buku kecil berisi sejumlah kutipan Injil yang diyakini untuk disebarkan ke masyarakat.

Para pejabat mengatakan dua pria dan dua perempuan yang ditangkap di sebuah hotel tersebut.

Setelah penangkapan, perintah penyelidikan berdasarkan Section 298A Hukum Pidana terkait dengan kegiatan yang menciptakan ketidakharmonisan.

“Mereka juga akan diselidiki berdasarkan peraturan imigrasi terkait dengan pelanggaran izin kunjungan,” tambah Mohammad Iqbal Ibrahim.

Mereka, lanjutnya, dituduh melanggar hukum yang melarang orang mengganggu keharmonisan umat beragama di negara mayoritas Islam tersebut. Tindakan penyebaran agama Kristen di sana dilansir akan membuat kegaduhan dan ketidakharmonisan sehingga harus dicegah.

Berdasarkan hukum yang berlaku, bila dinyatakan bersalah, mereka dapat dipenjara antara dua sampai lima tahun.

Sebelumnya, isu menyangkut agama dan ras serta bahasa dianggap sensitif di Malaysia.Salah satu insiden muncul pada 2010, dengan tiga gereja diserang dengan bom molotov di tengah upaya pencegahan agar umat Kristen di sana tidak menggunakan kata “Allah.” Malaysia terkenal dengan ketegasannya soal agama, mereka juga melarang kata “Allah” dipakai di media Kristen.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Unik - Jumat, 7 Desember 2018 - 22:32 WIB

Remaja bisa dihukum mati di Sudan Selatan

PRAKTIK hukuman mati di Sudan Selatan ternyata juga diterapkan kepada remaja. Menurut lembaga pemantau hak asasi manusia Amnesty International, hukuman ...
Peristiwa - Kamis, 6 Desember 2018 - 16:27 WIB

Sampai hari ini sudah 11 mayat ditemukan di Selat Malaka

BANYAKNYA jenazah yang ditemukan di kawasan perairan Selat Malaka, hingga hari ini, Kamis (6/12/2018) sudah mencapai sebelas. “Mayat di (perairan) ...
Politik - Senin, 3 Desember 2018 - 21:47 WIB

PBNU desak Pemerintah RI pulangkan Dubes Saudi

PENGURUS Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memprotes keras tweet yang diduga milik Dubes Arab Saudi untuk Indonesia, Osama bin Mohammed Abdullah ...
Unik - Minggu, 2 Desember 2018 - 22:54 WIB

Jepang membagi-bagi rumah secara gratis

PEMERINTAH Jepang terpaksa membagi-bagi rumah secara gratis kepada warga akibat banyaknya rumah yang ditinggal kosong pemiliknya di negeri Sakura itu. ...
Finance - Kamis, 29 November 2018 - 16:37 WIB

Di China bisa kredit jaminannya foto dan video bugil

DALAM menggunakan fasilitas kredit, biasanya nasabah diminta untuk memberikan jaminan berupa surat berharga hingga jaminan dengan benda yang memiliki nilai ...
Unik - Kamis, 29 November 2018 - 16:06 WIB

Pemerintah Jepang cegah aksi bunuh diri di peron stasiun dengan cara ini

PEMERINTAH Jepang melakukan aksi pencegahan bunuh diri di peron stasiun kereta di sejumlah kota di negara tersebut. Pasalnya, negara itu ...