Jumat, 6 Desember 2019 | 00.10 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Saudi Berkomitmen Akan Adili Pembunuh Khashoggi

Saudi Berkomitmen Akan Adili Pembunuh Khashoggi

Reporter : Riki AB. | Selasa, 6 November 2018 - 11:04 WIB

IMG-4892

Keadilan untuk Jamal Khashoggi. (Ist)

Jenewa, kini.co.id – Pembunuhan terhadap jurnalis Turki, Jamal Khashoggi menjadi perhatian negara-negara di dunia. Pembunuhan itu juga menjadi pembahasan di Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di Jenewa.

40 negara termasuk Amerika Serikat (AS) meminta Arab Saudi untuk untuk penyelidikan menyeluruh dan serangkaian reformasi HAM.

Dalam persidangan itu kepala delegasi pemerintah Saudi Bandar Al Aiban menyakinkan negaranya berkomitmen akan mengadili para pembunuh Khashoggi.

Raja Salman, kata dia, telah memerintahkan jaksa penuntut umum Saudi untuk melanjutkan penyelidikan atas kasus ini sesuai dengan hukum yang berlaku. Kerajaan berkomitmen membawa pelaku ke pengadilan.

“Mengenai meninggalnya warga negara Khashoggi, negara kami berkomitmen untuk melakukan penyelidikan yang adil dan semua orang yang terlibat dengan kejahatan itu akan dituntut dalam sistem peradilan,” kata Aiban, kemarin.

Namun Aiban masih menolak menjawab pertanyaan wartawan tentang keberadaan 18 tersangka itu.

Seperti yang diketahui, anak-anak Khashoggi pada Senin menuntut kembalinya jasad kolumnis Washington Post , yang menghilang di konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober itu.

Banyak delegasi Barat meminta Riyadh untuk menghapuskan hukuman mati dan sistem perwalian laki-laki atas perempuan. Mereka juga meminta kerajaan untuk mempersempit definisi “terorisme” dalam hukum sehingga para pengkritik tidak dituntut.

Dalam pertemuan itu, tidak ada negara Arab yang mengangkat kasus Khashoggi. Duta besar Mesir Alaa Youssef memuji upaya Arab Saudi untuk menghadapi terorisme dan radikalisme. Sementara itu, Kuwait menyambut baik pembentukan pusat pelatihan untuk para hakim.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Unik - Senin, 28 Januari 2019 - 13:55 WIB

India larang SD main game PUBG

PARA pemain PlayerUnknowns BattleGrounds (PUBG) Mobile di India harus menahan diri. Bagi kalangan sekolah dasar (SD), game ini resmi dilarang, ...
Peristiwa - Senin, 21 Januari 2019 - 11:00 WIB

Pintu Membeku, 250 Penumpang United Airlines Terdampar Selama 16 Jam

250 Penumpang United Airlines terdampar selama 16 jam di landasan salah satu bandara yang ada di Kanada. Ini lantaran pintu ...
Peristiwa - Jumat, 18 Januari 2019 - 10:42 WIB

Nelayan Indonesia bersumpah mengetahui lokasi jatuhnya MH370

SEORANG nelayan asal Indonesia bernama Rusli Khusmin secara mendadak mengungkap tragedi hilangnya pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 di Subang Jaya, ...
Peristiwa - Jumat, 18 Januari 2019 - 09:45 WIB

Pangeran Philip, suami Ratu Elizabeth, kecelakaan lalu lintas

SUAMI Ratu Inggris Elizabeth II, Pangeran Philip dikabarkan mengalami kecelakaan lalu lintas di sebuah kawasan, 160 kilometer sebelah utara ...
Peristiwa - Jumat, 18 Januari 2019 - 09:28 WIB

Ustadz Arifin Ilham membaik, segera keluar rumah sakit

USTADZ Arifin Ilham yang dirawat Rumah Sakit Gleneagles, Penang, Malaysia, dalam dua pekan terakhir, dikabarkan semakin membaik. Pihak rumah sakit ...
Peristiwa - Kamis, 17 Januari 2019 - 15:32 WIB

Fakta mengerikan: Ada website jual beli daging manusia

DUNIA maya ternyata pernah menjadi rumah untuk praktik kanibalisme. Di dunia mayalah terdapat situs dan forum yang secara ternag-terangan membahas ...