Rabu, 20 Maret 2019 | 23.02 WIB
KiniNEWS>Dunia>Global>Donald Trump Ancam Tembak Imigran Ilegal di Perbatasan Meksiko

Donald Trump Ancam Tembak Imigran Ilegal di Perbatasan Meksiko

Jumat, 2 November 2018 - 16:50 WIB

IMG-4889

kini.co.id – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengancam akan menembak para imigran asal Amerika Tengah yang kedapatan melempar batu ke arah tentara AS di perbatasan Meksiko saat berusaha menyeberang secara ilegal. Hal itu dikatakan Trump kepada para wartawan di Gedung Putih.

“Kami tidak akan tahan dengan itu. Mereka ingin melempar batu ke militer kami, militer kami berjuang kembali,” kata Trump seperti dilansir dari AFP pada Jumat, (2/11/2018).

“Saya mengatakan kepada mereka (tentara AS), balas batu itu dengan senapan. Ketika mereka melemparkan batu seperti yang mereka lakukan ke militer dan polisi Meksiko, saya katakan maka gunakanlah senapan,” sambungnya.

Menjelang pemilihan Kongres AS pada 6 November mendatang, Trump terus mengkampanyekan ide-idenya, terutama terkait kebijakan imigrasi.

Trump berulang kali mengatakan fokusnya saat ini adalah menekan gelombang ribuan imigran ilegal Meksiko dan dari beberapa negara Amerika Tengah lainnya, seperti Honduras. Para imigran tersebut sebagian besar ingin masuk ke AS demi melarikan diri dari kemiskinan dan tingkat kehidupan yang rendah di negara asal.

Trump mengatakan mulai saat ini AS akan menghentikan kebijakan yang mengizinkan warga asing mengklaim suaka politik di perbatasan, kecuali bagi mereka yang telah masuk dengan dokumen resmi.

Trump memaparkan para imigran ilegal yang ditangkap di perbatasan akan ditahan di tenda-tenda atau fasilitas lainnya sampai permintaan masuk mereka diterima otoritas AS. Jika ditolak, para imigran tersebut akan dideportasi.

Sejumlah pihak menganggap tindakan Trump tersebut ilegal karena melanggar undang-undang. Namun Trump berkeras kebijakannya itu sah. Bahkan ia mengatakan kebijakan tersebut akan diterapkan mulai minggu depan.

Dalam kesempataj tersebut, Trump menegaskan dirinya bukan seseorang yang anti-imigran, namun hanya ingin agar imigrasi dikendalikan sepenuhnya.

Berdasarkan data dari Pemerintah AS, pada 2018 ini sebanyak 400 ribu imigran asal Amerika Tengah berada di perbatasan untuk mencoba masuk ke Negeri Paman Sam. Foto Istimewa Tampilkan kutipan teks

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Unik - Senin, 28 Januari 2019 - 13:55 WIB

India larang SD main game PUBG

PARA pemain PlayerUnknowns BattleGrounds (PUBG) Mobile di India harus menahan diri. Bagi kalangan sekolah dasar (SD), game ini resmi dilarang, ...
Peristiwa - Senin, 21 Januari 2019 - 11:00 WIB

Pintu Membeku, 250 Penumpang United Airlines Terdampar Selama 16 Jam

250 Penumpang United Airlines terdampar selama 16 jam di landasan salah satu bandara yang ada di Kanada. Ini lantaran pintu ...
Peristiwa - Jumat, 18 Januari 2019 - 10:42 WIB

Nelayan Indonesia bersumpah mengetahui lokasi jatuhnya MH370

SEORANG nelayan asal Indonesia bernama Rusli Khusmin secara mendadak mengungkap tragedi hilangnya pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 di Subang Jaya, ...
Peristiwa - Jumat, 18 Januari 2019 - 09:45 WIB

Pangeran Philip, suami Ratu Elizabeth, kecelakaan lalu lintas

SUAMI Ratu Inggris Elizabeth II, Pangeran Philip dikabarkan mengalami kecelakaan lalu lintas di sebuah kawasan, 160 kilometer sebelah utara ...
Peristiwa - Jumat, 18 Januari 2019 - 09:28 WIB

Ustadz Arifin Ilham membaik, segera keluar rumah sakit

USTADZ Arifin Ilham yang dirawat Rumah Sakit Gleneagles, Penang, Malaysia, dalam dua pekan terakhir, dikabarkan semakin membaik. Pihak rumah sakit ...
Peristiwa - Kamis, 17 Januari 2019 - 15:32 WIB

Fakta mengerikan: Ada website jual beli daging manusia

DUNIA maya ternyata pernah menjadi rumah untuk praktik kanibalisme. Di dunia mayalah terdapat situs dan forum yang secara ternag-terangan membahas ...