Selasa, 20 November 2018 | 19.29 WIB
KiniNEWS>Dunia>Global>Donald Trump Ancam Tembak Imigran Ilegal di Perbatasan Meksiko

Donald Trump Ancam Tembak Imigran Ilegal di Perbatasan Meksiko

Jumat, 2 November 2018 - 16:50 WIB

IMG-4889

kini.co.id – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengancam akan menembak para imigran asal Amerika Tengah yang kedapatan melempar batu ke arah tentara AS di perbatasan Meksiko saat berusaha menyeberang secara ilegal. Hal itu dikatakan Trump kepada para wartawan di Gedung Putih.

“Kami tidak akan tahan dengan itu. Mereka ingin melempar batu ke militer kami, militer kami berjuang kembali,” kata Trump seperti dilansir dari AFP pada Jumat, (2/11/2018).

“Saya mengatakan kepada mereka (tentara AS), balas batu itu dengan senapan. Ketika mereka melemparkan batu seperti yang mereka lakukan ke militer dan polisi Meksiko, saya katakan maka gunakanlah senapan,” sambungnya.

Menjelang pemilihan Kongres AS pada 6 November mendatang, Trump terus mengkampanyekan ide-idenya, terutama terkait kebijakan imigrasi.

Trump berulang kali mengatakan fokusnya saat ini adalah menekan gelombang ribuan imigran ilegal Meksiko dan dari beberapa negara Amerika Tengah lainnya, seperti Honduras. Para imigran tersebut sebagian besar ingin masuk ke AS demi melarikan diri dari kemiskinan dan tingkat kehidupan yang rendah di negara asal.

Trump mengatakan mulai saat ini AS akan menghentikan kebijakan yang mengizinkan warga asing mengklaim suaka politik di perbatasan, kecuali bagi mereka yang telah masuk dengan dokumen resmi.

Trump memaparkan para imigran ilegal yang ditangkap di perbatasan akan ditahan di tenda-tenda atau fasilitas lainnya sampai permintaan masuk mereka diterima otoritas AS. Jika ditolak, para imigran tersebut akan dideportasi.

Sejumlah pihak menganggap tindakan Trump tersebut ilegal karena melanggar undang-undang. Namun Trump berkeras kebijakannya itu sah. Bahkan ia mengatakan kebijakan tersebut akan diterapkan mulai minggu depan.

Dalam kesempataj tersebut, Trump menegaskan dirinya bukan seseorang yang anti-imigran, namun hanya ingin agar imigrasi dikendalikan sepenuhnya.

Berdasarkan data dari Pemerintah AS, pada 2018 ini sebanyak 400 ribu imigran asal Amerika Tengah berada di perbatasan untuk mencoba masuk ke Negeri Paman Sam. Foto Istimewa Tampilkan kutipan teks

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Finance - Senin, 19 November 2018 - 16:27 WIB

Pertumbuhan kartu kredit kian lambat

ASOSIASI Kartu Kredit Indonesia (AKKI) memperkirakan volume dan nilai transaksi kartu kredit hingga akhir tahun ini hanya mampu tumbuh dikisaran ...
Peristiwa - Senin, 19 November 2018 - 14:14 WIB

El Chapo, sohib bos kartel narkoba Meksiko meninggal

REKAN gembong narkoba Meksiko, Joaquin 'El Chapo' Guzman, Hector Beltran Leyva dikabarkan meninggal. Menurut informasi, dia mengembuskan napas terakhir akibat ...
Peristiwa - Minggu, 18 November 2018 - 15:28 WIB

CIA sebut putra mahkota Saudi terlibat pembunuhan Khashoggi

BADAN Intelijen Pusat (CIA) Amerika Serikat (AS) menyimpulkan adanya keterlibatan Putra Mahkota Arab Saudi, Muhammad bin Salman, dalam kasus kematian ...
Global - Jumat, 16 November 2018 - 14:36 WIB

Jamal Khashoggi tewas disuntik sebelum dimutilasi

JAKSA Agung Arab Saudi Saud al-Mojeb menuturkan, dia menuntut hukuman mati bagi lima pelaku pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi. Dalam pernyataannya, ...
Peristiwa - Jumat, 16 November 2018 - 14:03 WIB

Keluarga korban Lion Air JT 610 gugat Boeing

SALAH satu keluarga korban jatuhnya Pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610 beberapa waktu lalu menggugat The Boeing ...
Politik - Jumat, 16 November 2018 - 13:49 WIB

Warga Israel desak Netanyahu mundur akibat tolak gencatan senjata

RATUSAN warga Israel menggelar unjuk rasa untuk mendesak pengunduran diri Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Desakan ini terkait kesepakatan gencatan senjata ...