Selasa, 20 November 2018 | 18.29 WIB
KiniNEWS>Dunia>Politik>Jokowi amat kecewa terhadap Saudi akibat eksekusi mati TKI

Jokowi amat kecewa terhadap Saudi akibat eksekusi mati TKI

Rabu, 31 Oktober 2018 - 16:39 WIB

IMG-4885

Presiden RI Joko Widodo amat kecewa terhadap Arab Saudi, akibat eksekusi mati TKI tanpa komunikasi dengan pemerintah RI di negara itu.

JAKARTA, kini.co.id – PRESIDEN Joko Widodo sangat menyesalkan keputusan pemerintah Arab Saudi mengeksekusi mati Tenaga Kerja Indonesia, Tuti Tursilawati tanpa pemberitahuan. Padahal, dia mengaku sudah berulang kali membahas persoalan ini ketika bertemu perwakilan Arab Saudi.

“Ya memang itu patut kami sesalkan. Itu tanpa notifikasi,” kata Jokowi di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Rabu (31/10).

Jokowi menyatakan selama ini dia berdialog langsung dengan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud soal hukuman mati kepada TKI ini. Hal serupa juga dilakukan ketika bertemu Putera Mahkota Muhammad bin Salman, bahkan Menteri Luar Negeri Arab Adel al-Jubeir beberapa waktu lalu.

Sejumlah upaya dilakukan pemerintahan Indonesia guna menghentikan eksekusi Tuti, bahkan sejak era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. SBY beberapa tahun lalu juga sudah menyurati Raja Salman.

Hanya saja, Tuti tetap dieksekusi pada 29 Oktober. Kasus ini bermula pada 2010 atas dugaan pembunuhan terhadap majikannya, Suud Malhaq Al Utibi. Tuti sempat memukul majikannya dengan sebatang kayu dan kabur dari rumah.

Kasus ini kemudian diputus pengadilan Saudi pada 2011, dan Tuti diganjar hukuman mati mutlak. Sejak saat itu, pemerintah berusaha meringankan hukuman melalui pendampingan kekonsuleran, tiga kali pengajuan banding, dan peninjauan kembali.

Jokowi kembali mengungkapkan kekecewaannya karena eksekusi dilakukan tanpa notifikasi terlebih dahulu kepada pihaknya.

“Kami sudah memanggil duta besar Arab Saudi, menyampaikan kembali protes karena tidak ada notifikasi,” kata mantan Wali Kota Solo ini.

Jokowi menyatakan telah memerintahkan Kementerian Luar Negeri terus memfasilitasi keluarga Tuti. Kemlu sebelumnya berhasil membawa keluarga Tuti ke Arab Saudi pada 2012, 2015, 2018.

Setelah eksekusi, pihak Kemlu juga datang langsung ke rumah keluarga Tuti di Majalengka untuk menyampaikan bela sungkawa.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Finance - Senin, 19 November 2018 - 16:27 WIB

Pertumbuhan kartu kredit kian lambat

ASOSIASI Kartu Kredit Indonesia (AKKI) memperkirakan volume dan nilai transaksi kartu kredit hingga akhir tahun ini hanya mampu tumbuh dikisaran ...
Peristiwa - Senin, 19 November 2018 - 14:14 WIB

El Chapo, sohib bos kartel narkoba Meksiko meninggal

REKAN gembong narkoba Meksiko, Joaquin 'El Chapo' Guzman, Hector Beltran Leyva dikabarkan meninggal. Menurut informasi, dia mengembuskan napas terakhir akibat ...
Peristiwa - Minggu, 18 November 2018 - 15:28 WIB

CIA sebut putra mahkota Saudi terlibat pembunuhan Khashoggi

BADAN Intelijen Pusat (CIA) Amerika Serikat (AS) menyimpulkan adanya keterlibatan Putra Mahkota Arab Saudi, Muhammad bin Salman, dalam kasus kematian ...
Global - Jumat, 16 November 2018 - 14:36 WIB

Jamal Khashoggi tewas disuntik sebelum dimutilasi

JAKSA Agung Arab Saudi Saud al-Mojeb menuturkan, dia menuntut hukuman mati bagi lima pelaku pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi. Dalam pernyataannya, ...
Peristiwa - Jumat, 16 November 2018 - 14:03 WIB

Keluarga korban Lion Air JT 610 gugat Boeing

SALAH satu keluarga korban jatuhnya Pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610 beberapa waktu lalu menggugat The Boeing ...
Politik - Jumat, 16 November 2018 - 13:49 WIB

Warga Israel desak Netanyahu mundur akibat tolak gencatan senjata

RATUSAN warga Israel menggelar unjuk rasa untuk mendesak pengunduran diri Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Desakan ini terkait kesepakatan gencatan senjata ...