Kamis, 17 Januari 2019 | 01.17 WIB
KiniNEWS>Dunia>Politik>Jokowi amat kecewa terhadap Saudi akibat eksekusi mati TKI

Jokowi amat kecewa terhadap Saudi akibat eksekusi mati TKI

Rabu, 31 Oktober 2018 - 16:39 WIB

IMG-4885

Presiden RI Joko Widodo amat kecewa terhadap Arab Saudi, akibat eksekusi mati TKI tanpa komunikasi dengan pemerintah RI di negara itu.

JAKARTA, kini.co.id – PRESIDEN Joko Widodo sangat menyesalkan keputusan pemerintah Arab Saudi mengeksekusi mati Tenaga Kerja Indonesia, Tuti Tursilawati tanpa pemberitahuan. Padahal, dia mengaku sudah berulang kali membahas persoalan ini ketika bertemu perwakilan Arab Saudi.

“Ya memang itu patut kami sesalkan. Itu tanpa notifikasi,” kata Jokowi di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Rabu (31/10).

Jokowi menyatakan selama ini dia berdialog langsung dengan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud soal hukuman mati kepada TKI ini. Hal serupa juga dilakukan ketika bertemu Putera Mahkota Muhammad bin Salman, bahkan Menteri Luar Negeri Arab Adel al-Jubeir beberapa waktu lalu.

Sejumlah upaya dilakukan pemerintahan Indonesia guna menghentikan eksekusi Tuti, bahkan sejak era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. SBY beberapa tahun lalu juga sudah menyurati Raja Salman.

Hanya saja, Tuti tetap dieksekusi pada 29 Oktober. Kasus ini bermula pada 2010 atas dugaan pembunuhan terhadap majikannya, Suud Malhaq Al Utibi. Tuti sempat memukul majikannya dengan sebatang kayu dan kabur dari rumah.

Kasus ini kemudian diputus pengadilan Saudi pada 2011, dan Tuti diganjar hukuman mati mutlak. Sejak saat itu, pemerintah berusaha meringankan hukuman melalui pendampingan kekonsuleran, tiga kali pengajuan banding, dan peninjauan kembali.

Jokowi kembali mengungkapkan kekecewaannya karena eksekusi dilakukan tanpa notifikasi terlebih dahulu kepada pihaknya.

“Kami sudah memanggil duta besar Arab Saudi, menyampaikan kembali protes karena tidak ada notifikasi,” kata mantan Wali Kota Solo ini.

Jokowi menyatakan telah memerintahkan Kementerian Luar Negeri terus memfasilitasi keluarga Tuti. Kemlu sebelumnya berhasil membawa keluarga Tuti ke Arab Saudi pada 2012, 2015, 2018.

Setelah eksekusi, pihak Kemlu juga datang langsung ke rumah keluarga Tuti di Majalengka untuk menyampaikan bela sungkawa.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Peristiwa - Jumat, 11 Januari 2019 - 13:43 WIB

Meninggalkan Dunia Entertain, Kini Meghan Markle Siap Kembali Berakting

Menjadi istri pangeran kerajaan membuat Meghan Markle berkomitmen melepaskan segala keartisannya termasuk berhenti syuting dan menghapus Instagram miliknya.Hal itu karena ...
Politik - Kamis, 10 Januari 2019 - 15:00 WIB

Tiga WN Malaysia ditangkap karena hina mantan Raja

DUA laki-laki dan seorang perempuan ditangkap otoritas Malaysia dengan dugaan menghina mantan Raja Malaysia, Sultan Muhammad V dari Kelantan, sehubungan ...
Global - Selasa, 8 Januari 2019 - 10:14 WIB

Trump Tarik Pasukan, Erdogan Sebut Turki Akan Gantikan AS di Suriah

Presiden AS, Donald Trump berencana menarik pasukannya dari Suriah. Hal itu dilakukan karena AS mengklaim, ISIS telah dimusnahkan, sehingga AS ...
Peristiwa - Selasa, 8 Januari 2019 - 10:00 WIB

Nasib Gembong Pornografi Anak, Tewas Dikeroyok Napi dalam Penjara

Seorang gembong pornografi anak, Christian Maire menjadi narapidana didi Lembaga Permasyarakatan Milan di Michigan.Belum lama ini ia dikabarkan tewas dikeroyok ...
Politik - Senin, 7 Januari 2019 - 20:25 WIB

Khawatir dibunuh, perempuan Saudi mengurung diri di Thailand

SEORANG perempuan asal Arab Saudi, Rahaf Mohammed al-Qunun, ditahan di Thailand ketika berencana lari ke Australia untuk meminta suaka. Dia ...
Peristiwa - Senin, 7 Januari 2019 - 10:56 WIB

Sebelum Mundur, Raja Malaysia Nikahi Mantan Miss Moscow

Muhammad Sultan V mendadak menanggalkan jabatannya sebagai Raja Malaysia. Ini merupakan yang pertama kali dalam sejarah. Sebab, sebelumnya tidak ada ...