Selasa, 23 Juli 2019 | 03.19 WIB
KiniNEWS>Dunia>Politik>Jokowi minta Menlu Saudi usut transparan kasus Khashoggi

Jokowi minta Menlu Saudi usut transparan kasus Khashoggi

Senin, 22 Oktober 2018 - 14:58 WIB

IMG-4871

Jamal Khashoggi.

JAKARTA, kini.co.id – PRESIDEN RI Joko Widodo, menemui Menlu Arab Saudi dan meminta agar negara itu melakukan penyelidikan transparan dan seksama terkait kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi. Hal itu disampaikan saat bertemu Adel al-Jubeir, Senin (22/10).

“Presiden mengharapkan investigasi yang berlangsung dapat dilakukan transparan dan saksama,” ujar Menteri Luar Negeri RI, Retno LP Marsudi, yang ikut mendampingi Jokowi dalam pertemuan di Istana Bogor tersebut.

Retno tak mau berkomentar lebih banyak mengenai hal ini. Ia mengatakan bahwa pembahasan detail bakal dilakukan dalam pertemuan bilateral bersama Adel besok, Selasa (23/10).

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga berterima kasih langsung atas perhatian pemerintahan Arab Saudi terhadap bencana gempa dan tsunami di Lombok, Nusa Tenggara Barat, serta Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

“Senang sekali karena saat itu mendapat bantuan langsung dari Raja Salman,” tuturnya.

Sebelumnya, Jokowi menyatakan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud langsung meneleponnya ketika mengetahui Palu dan Donggala diguncang gempa dan tsunami. Pemerintah Arab juga langsung menawarkan bantuan materiil.

Adel sendiri diagendakan bertemu empat mata dengan Retno pada Selasa. Juru Bicara Kemlu, Armanatha C. Nasir, mengakatan kedua menlu bakal membahas politik, keamanan, terorisme, ekonomi, energi, pariwisata, dan perhubungan.

Saudi tengah menjadi sorotan dunia setelah Khashoggi selaku jurnalis yang kerap mengkritik rezim Raja Salman dilaporkan hilang usai masuk ke gedung Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober lalu.

Setelah mengklaim bahwa Khashoggi keluar dengan selamat dari gedung konsulat, Saudi akhirnya mengakui bahwa jurnalis tersebut tewas di dalam bangunan perwakilan tersebut.

Aparat Turki sejak awal sudah menaruh kecurigaan terhadap Saudi yang dianggap sebagai dalang dari kematian kolumnis Washington Post tersebut.

Sejumlah pejabat Turki bahkan mengatakan kepada media setempat bahwa para pelaku pembunuhan Khashoggi ini adalah orang-orang di lingkaran Pangeran Mohammed.

Membantah segala tudingan ini, Adel menegaskan bahwa Raja Salman sama sekali tak ikut campur dalam operasi ini.

“Ini adalah operasi Jahat. Ini adalah operasi di mana individu-individu melampaui kewenangan dan tanggung jawab yang mereka miliki; mereka membuat kesalahan ketika mereka membunuh Jamal Khashoggi di konsulat dan mereka berusaha menutupi itu,” katanya dalam wawancara dengan Fox News, dikutip dari AFP.

“Jelas ada kesalahan besar yang dibuat, dan hal yang menambah kesalahan itu adalah upaya untuk menutupinya.”

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Unik - Senin, 28 Januari 2019 - 13:55 WIB

India larang SD main game PUBG

PARA pemain PlayerUnknowns BattleGrounds (PUBG) Mobile di India harus menahan diri. Bagi kalangan sekolah dasar (SD), game ini resmi dilarang, ...
Peristiwa - Senin, 21 Januari 2019 - 11:00 WIB

Pintu Membeku, 250 Penumpang United Airlines Terdampar Selama 16 Jam

250 Penumpang United Airlines terdampar selama 16 jam di landasan salah satu bandara yang ada di Kanada. Ini lantaran pintu ...
Peristiwa - Jumat, 18 Januari 2019 - 10:42 WIB

Nelayan Indonesia bersumpah mengetahui lokasi jatuhnya MH370

SEORANG nelayan asal Indonesia bernama Rusli Khusmin secara mendadak mengungkap tragedi hilangnya pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 di Subang Jaya, ...
Peristiwa - Jumat, 18 Januari 2019 - 09:45 WIB

Pangeran Philip, suami Ratu Elizabeth, kecelakaan lalu lintas

SUAMI Ratu Inggris Elizabeth II, Pangeran Philip dikabarkan mengalami kecelakaan lalu lintas di sebuah kawasan, 160 kilometer sebelah utara ...
Peristiwa - Jumat, 18 Januari 2019 - 09:28 WIB

Ustadz Arifin Ilham membaik, segera keluar rumah sakit

USTADZ Arifin Ilham yang dirawat Rumah Sakit Gleneagles, Penang, Malaysia, dalam dua pekan terakhir, dikabarkan semakin membaik. Pihak rumah sakit ...
Peristiwa - Kamis, 17 Januari 2019 - 15:32 WIB

Fakta mengerikan: Ada website jual beli daging manusia

DUNIA maya ternyata pernah menjadi rumah untuk praktik kanibalisme. Di dunia mayalah terdapat situs dan forum yang secara ternag-terangan membahas ...