Selasa, 20 November 2018 | 18.14 WIB
KiniNEWS>Dunia>Politik>Jokowi minta Menlu Saudi usut transparan kasus Khashoggi

Jokowi minta Menlu Saudi usut transparan kasus Khashoggi

Senin, 22 Oktober 2018 - 14:58 WIB

IMG-4871

Jamal Khashoggi.

JAKARTA, kini.co.id – PRESIDEN RI Joko Widodo, menemui Menlu Arab Saudi dan meminta agar negara itu melakukan penyelidikan transparan dan seksama terkait kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi. Hal itu disampaikan saat bertemu Adel al-Jubeir, Senin (22/10).

“Presiden mengharapkan investigasi yang berlangsung dapat dilakukan transparan dan saksama,” ujar Menteri Luar Negeri RI, Retno LP Marsudi, yang ikut mendampingi Jokowi dalam pertemuan di Istana Bogor tersebut.

Retno tak mau berkomentar lebih banyak mengenai hal ini. Ia mengatakan bahwa pembahasan detail bakal dilakukan dalam pertemuan bilateral bersama Adel besok, Selasa (23/10).

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga berterima kasih langsung atas perhatian pemerintahan Arab Saudi terhadap bencana gempa dan tsunami di Lombok, Nusa Tenggara Barat, serta Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

“Senang sekali karena saat itu mendapat bantuan langsung dari Raja Salman,” tuturnya.

Sebelumnya, Jokowi menyatakan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud langsung meneleponnya ketika mengetahui Palu dan Donggala diguncang gempa dan tsunami. Pemerintah Arab juga langsung menawarkan bantuan materiil.

Adel sendiri diagendakan bertemu empat mata dengan Retno pada Selasa. Juru Bicara Kemlu, Armanatha C. Nasir, mengakatan kedua menlu bakal membahas politik, keamanan, terorisme, ekonomi, energi, pariwisata, dan perhubungan.

Saudi tengah menjadi sorotan dunia setelah Khashoggi selaku jurnalis yang kerap mengkritik rezim Raja Salman dilaporkan hilang usai masuk ke gedung Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober lalu.

Setelah mengklaim bahwa Khashoggi keluar dengan selamat dari gedung konsulat, Saudi akhirnya mengakui bahwa jurnalis tersebut tewas di dalam bangunan perwakilan tersebut.

Aparat Turki sejak awal sudah menaruh kecurigaan terhadap Saudi yang dianggap sebagai dalang dari kematian kolumnis Washington Post tersebut.

Sejumlah pejabat Turki bahkan mengatakan kepada media setempat bahwa para pelaku pembunuhan Khashoggi ini adalah orang-orang di lingkaran Pangeran Mohammed.

Membantah segala tudingan ini, Adel menegaskan bahwa Raja Salman sama sekali tak ikut campur dalam operasi ini.

“Ini adalah operasi Jahat. Ini adalah operasi di mana individu-individu melampaui kewenangan dan tanggung jawab yang mereka miliki; mereka membuat kesalahan ketika mereka membunuh Jamal Khashoggi di konsulat dan mereka berusaha menutupi itu,” katanya dalam wawancara dengan Fox News, dikutip dari AFP.

“Jelas ada kesalahan besar yang dibuat, dan hal yang menambah kesalahan itu adalah upaya untuk menutupinya.”

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Finance - Senin, 19 November 2018 - 16:27 WIB

Pertumbuhan kartu kredit kian lambat

ASOSIASI Kartu Kredit Indonesia (AKKI) memperkirakan volume dan nilai transaksi kartu kredit hingga akhir tahun ini hanya mampu tumbuh dikisaran ...
Peristiwa - Senin, 19 November 2018 - 14:14 WIB

El Chapo, sohib bos kartel narkoba Meksiko meninggal

REKAN gembong narkoba Meksiko, Joaquin 'El Chapo' Guzman, Hector Beltran Leyva dikabarkan meninggal. Menurut informasi, dia mengembuskan napas terakhir akibat ...
Peristiwa - Minggu, 18 November 2018 - 15:28 WIB

CIA sebut putra mahkota Saudi terlibat pembunuhan Khashoggi

BADAN Intelijen Pusat (CIA) Amerika Serikat (AS) menyimpulkan adanya keterlibatan Putra Mahkota Arab Saudi, Muhammad bin Salman, dalam kasus kematian ...
Global - Jumat, 16 November 2018 - 14:36 WIB

Jamal Khashoggi tewas disuntik sebelum dimutilasi

JAKSA Agung Arab Saudi Saud al-Mojeb menuturkan, dia menuntut hukuman mati bagi lima pelaku pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi. Dalam pernyataannya, ...
Peristiwa - Jumat, 16 November 2018 - 14:03 WIB

Keluarga korban Lion Air JT 610 gugat Boeing

SALAH satu keluarga korban jatuhnya Pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610 beberapa waktu lalu menggugat The Boeing ...
Politik - Jumat, 16 November 2018 - 13:49 WIB

Warga Israel desak Netanyahu mundur akibat tolak gencatan senjata

RATUSAN warga Israel menggelar unjuk rasa untuk mendesak pengunduran diri Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Desakan ini terkait kesepakatan gencatan senjata ...