Selasa, 20 November 2018 | 19.24 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Bawa Gergaji Tulang, Pria Ini Diduga Bunuh dan Mutilasi Jurnalis Jamal Khashoggi

Bawa Gergaji Tulang, Pria Ini Diduga Bunuh dan Mutilasi Jurnalis Jamal Khashoggi

Reporter : Riki AB. | Kamis, 18 Oktober 2018 - 09:46 WIB

IMG-4862

Keadilan untuk Jamal Khashoggi. (Ist)

Istanbul, kini.co.id – enyelidikan pembunuhan terhadap jurnalis Turki Jamal Khashoggi di Konsulat Arab Saudi mencapai titik terang.

Polisi menetapkan seorang terduga pembunuh yakni dr Salah Al-Tubaigysalah. Salah diduga melakukan pembunuhan dan mutilasi terhadap Khashoggi.

Dilansir dari ABC, saat penyelidikan pihak berwenang Turki mengidentifikasi Dr Tubaigy sebagai salah satu dari 15 orang yang hadir di konsulat Arab Saudi di Istanbul pada 2 Oktober, ketika Khashoggi diduga dibunuh.

Pihak Turki mencurigai Khashoggi dibunuh di dalam gedung konsulat itu setelah disergap oleh tim yang datang dari Arab Saudi.

Disebutkan pula bahwa Dr Tubaigy membawa gergaji tulang saat datang dan meninggalkan Istanbul. Sehingga ia dicurigai melakukan mutilasi terhadap Khashoggi.

Untuk diketahui, Dr Salah al-Tubaigysalah seorang yang penting dan cukup diperhitungkan di pemerintahan Arab Saudi. Dpernah belajar pada Victorian Institute of Forensic Medicine di Melbourne, Australia atas sponsor Pemerintah Arab Saudi.

Selain itu, Dr Tubaigy menghabiskan tiga bulan di Institut Kedokteran Forensik sebagai ahli patologi forensik sejak Juni 2015.

Ia juga menjabat kepala kesehatan forensik Arab Saudi pada 2015 lalu dan saat ini menduduki posisi pejabat senior di Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi.

Hubungannya dengan pemerintah diperkirakan menjadi perhatian khusus pihak berwenang Turki yang menyelidiki kasus ini.

Kasus ini mendapat kecaman internasional, dan memicu pertanyaan tentang kewenangan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman, dan apakah dia memerintahkan pembunuhan tersebut.

Khashoggi, kolumnis untuk harian The Washington Post, adalah seorang pengkritik utama terhadap sang pangeran.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Finance - Senin, 19 November 2018 - 16:27 WIB

Pertumbuhan kartu kredit kian lambat

ASOSIASI Kartu Kredit Indonesia (AKKI) memperkirakan volume dan nilai transaksi kartu kredit hingga akhir tahun ini hanya mampu tumbuh dikisaran ...
Peristiwa - Senin, 19 November 2018 - 14:14 WIB

El Chapo, sohib bos kartel narkoba Meksiko meninggal

REKAN gembong narkoba Meksiko, Joaquin 'El Chapo' Guzman, Hector Beltran Leyva dikabarkan meninggal. Menurut informasi, dia mengembuskan napas terakhir akibat ...
Peristiwa - Minggu, 18 November 2018 - 15:28 WIB

CIA sebut putra mahkota Saudi terlibat pembunuhan Khashoggi

BADAN Intelijen Pusat (CIA) Amerika Serikat (AS) menyimpulkan adanya keterlibatan Putra Mahkota Arab Saudi, Muhammad bin Salman, dalam kasus kematian ...
Global - Jumat, 16 November 2018 - 14:36 WIB

Jamal Khashoggi tewas disuntik sebelum dimutilasi

JAKSA Agung Arab Saudi Saud al-Mojeb menuturkan, dia menuntut hukuman mati bagi lima pelaku pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi. Dalam pernyataannya, ...
Peristiwa - Jumat, 16 November 2018 - 14:03 WIB

Keluarga korban Lion Air JT 610 gugat Boeing

SALAH satu keluarga korban jatuhnya Pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610 beberapa waktu lalu menggugat The Boeing ...
Politik - Jumat, 16 November 2018 - 13:49 WIB

Warga Israel desak Netanyahu mundur akibat tolak gencatan senjata

RATUSAN warga Israel menggelar unjuk rasa untuk mendesak pengunduran diri Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Desakan ini terkait kesepakatan gencatan senjata ...