Kamis, 17 Januari 2019 | 00.59 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Menlu AS temui Presiden Turki bahas wartawan hilang

Menlu AS temui Presiden Turki bahas wartawan hilang

Rabu, 17 Oktober 2018 - 17:58 WIB

IMG-4859

Menlu AS Mike Pompeo telah tiba di Ankara, Turki untuk bahas wartawan yang hilang di konsulat Arab Saudi.

JAKARTA, kini.co.id – MENTERI Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo bertemu dengan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan di Ankara pada Rabu (17/10). Pertemuan ini dilakukan setelah pembicaraan Pompeo dengan Raja Arab Saudi dan Putra Mahkota terkait hilangnya jurnalis Jamal Khashoggi.

Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu mengatakan bahwa Pompeo akan membawa informasi mengenai kasus itu ke Ankara. Sudah dua minggu setelah Khashoggi menghilang saat masuk ke konsulat Saudi di Istanbul untuk mengumpulkan dokumen resmi pernikahannya.

Para pejabat Turki mengatakan bahwa mereka percaya Khashoggi dibunuh dan tubuhnya sengaja dihilangkan. Khashoggi merupakan seorang wartawan yang kerap kali mengkritik kebijakan dari putra mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman.

Berbagai sumber Turki mengatakan kepada Reuters bahwa pihak berwenang memiliki rekaman audio yang menunjukkan bahwa Khashoggi terbunuh di dalam konsulat.

Meskipun, Arab Saudi telah membantah keras tuduhan itu, media AS melaporkan bahwa mereka mengakui Khashoggi terbunuh karena kesalahan prosedur interogasi.

Trump menduga bahwa pembunuh ‘nakal’ bisa bertanggung jawab, namun tidak bisa memberikan bukti untuk mendukung teori itu.

Penyelidikan lengkap

Setelah bertemu dengan raja Salman dan putra mahkota pada Selasa (16/10), Pompeo mengatakan kepada wartawan bahwa Arab Saudi telah berkomitmen untuk melakukan penyelidikan lengkap atas hilangnya Khashoggi.

Hilangnya Khashoggi merupakan ujian soal bagaimana dunia barat akan berurusan dengan Arab Saudi di masa depan. Yang menjadi masalah adalah sejauh mana negara barat percaya bahwa tanggung jawab untuk Khashoggi terletak pada penguasa.

“Dalam setiap pertemuan, saya menekankan pentingnya mereka melakukan penyelidikan secara lengkap mengenai hilangnya Jamal Khashoggi. Mereka membuat komitmen untuk melakukan itu,” kata Pompeo kepada wartawan.

“Mereka mengatakan itu akan menjadi penyelidikan yang menyeluruh, lengkap, dan transparan,” katanya.

“Mereka mengindikasikan bahwa mereka mengerti melakukan penyelidikan dengan cepat dan tepat waktu sehingga mereka bisa mulai menjawab pertanyaan yang penting,” kata dia menambahkan.

Ketika ditanya apakah Turki mengatakan Khashoggi masih hidup atau mati. Pompeo mengatakan bahwa mereka tidak berbicara mengenai fakta apapun.

Sebelumnya, Trump menulis cuitan di Twitter bahwa Pangeran Mohammed telah membantah jika dirinya mengetahui apa yang terjadi di konsulat Saudi.

“Saya pikir kita harus mencari tahu apa yang terjadi pertama. Di sini kita kembali lagi dengan, anda tahu anda bersalah sampai terbukti tidak bersalah. Saya tidak suka itu,” tulisnya.

Mohammed bin Salman yang telah memiliki hubungan dekat dengan pemerintahan Trump. Dirinya dianggap mencerminkan sebagai wajah Arab Saudi yang baru dan bersemangat.

Mohammed juga tengah berusaha melakukan diversifikasi sumber ekonominya, sehingga tidak hanya bergantung pada minyak dan membuat perubahan sosial.

Namun, di dalam negeri kritik terhadap putera mahkota itu meningkat. Diantaranya terkait keterlibatan Arab Saudi terhadap perang Yaman, penangkapan aktivis perempuan, dan perselisihan diplomatik dengan Kanada.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Peristiwa - Jumat, 11 Januari 2019 - 13:43 WIB

Meninggalkan Dunia Entertain, Kini Meghan Markle Siap Kembali Berakting

Menjadi istri pangeran kerajaan membuat Meghan Markle berkomitmen melepaskan segala keartisannya termasuk berhenti syuting dan menghapus Instagram miliknya.Hal itu karena ...
Politik - Kamis, 10 Januari 2019 - 15:00 WIB

Tiga WN Malaysia ditangkap karena hina mantan Raja

DUA laki-laki dan seorang perempuan ditangkap otoritas Malaysia dengan dugaan menghina mantan Raja Malaysia, Sultan Muhammad V dari Kelantan, sehubungan ...
Global - Selasa, 8 Januari 2019 - 10:14 WIB

Trump Tarik Pasukan, Erdogan Sebut Turki Akan Gantikan AS di Suriah

Presiden AS, Donald Trump berencana menarik pasukannya dari Suriah. Hal itu dilakukan karena AS mengklaim, ISIS telah dimusnahkan, sehingga AS ...
Peristiwa - Selasa, 8 Januari 2019 - 10:00 WIB

Nasib Gembong Pornografi Anak, Tewas Dikeroyok Napi dalam Penjara

Seorang gembong pornografi anak, Christian Maire menjadi narapidana didi Lembaga Permasyarakatan Milan di Michigan.Belum lama ini ia dikabarkan tewas dikeroyok ...
Politik - Senin, 7 Januari 2019 - 20:25 WIB

Khawatir dibunuh, perempuan Saudi mengurung diri di Thailand

SEORANG perempuan asal Arab Saudi, Rahaf Mohammed al-Qunun, ditahan di Thailand ketika berencana lari ke Australia untuk meminta suaka. Dia ...
Peristiwa - Senin, 7 Januari 2019 - 10:56 WIB

Sebelum Mundur, Raja Malaysia Nikahi Mantan Miss Moscow

Muhammad Sultan V mendadak menanggalkan jabatannya sebagai Raja Malaysia. Ini merupakan yang pertama kali dalam sejarah. Sebab, sebelumnya tidak ada ...