Selasa, 20 November 2018 | 18.11 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Bukan Jadi Duta, Selebriti Cina Ini Ditahan Karena Dianggap Hina Lagu Kebangsaan

Bukan Jadi Duta, Selebriti Cina Ini Ditahan Karena Dianggap Hina Lagu Kebangsaan

Reporter : M. Zaki | Selasa, 16 Oktober 2018 - 11:22 WIB

IMG-4853

Selebriti Cina, Yang Kaili. (Ist)

Shanghai, kini.co.id

Seorang selebriti online di Cina ditahan gegara dianggap menghina lagu kebangsaan. Wanita cantik bernama Yang Kaili itu ditahan selama 5 hari karena dianggap tidak menghormati lagu kebangsaan Cina “March of the Volunteers”.

Hal ini berawal dari sebuah video yang menunjukkan Yang Kaili tampak menggumamkan musik mars lagu kebangsaan sebelum kemudian menyanyikan bait pertama lagu tersebut sambil menggerakkan tangan seperti memimpin orkestra. Dia kemudian menyapa mereka yang menonton dengan kata-kata “Helo, selamat malam, kamerad.”

Polisi Shanghai mengatakan Yang Kaili menunjukkan sikap tidak hormat terhadap lagu kebangsaan dan mengundang netizen untuk mengejek.

“Situs siaran langsung tidaklah berada di luar jangkauan hukum. Aturan moral dan hukum juga berlaku di sana.” kata polisi lewat akun media sosial Weibo yang sudah diverifikasi sebagai akun polisi.

Untuk diketahui pada 2017, Cina menerapkan aturan hukuman penahanan selama 15 hari mereka yang mengolok-olok lagu kebangsaan Cina “March of the Volunteers”.

Aturan mengenai lagu kebangsaan ini juga mencakup wilayah Hong Kong dan Macau.

Akibatnya, Kaili meminta maaf kepada seluruh masyarakat China lewat Weibonya dan berjanji akan memperbaiki diri serta akan menonton film patriotik.

“Saya meminta maaf karena saya tidak menyanyikan lagu kebangsaan dengan serius. Lagu kebangsaan adalah hal yang sakral dan tindakan saya menyinggung perasaan yang lain,” katanya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Finance - Senin, 19 November 2018 - 16:27 WIB

Pertumbuhan kartu kredit kian lambat

ASOSIASI Kartu Kredit Indonesia (AKKI) memperkirakan volume dan nilai transaksi kartu kredit hingga akhir tahun ini hanya mampu tumbuh dikisaran ...
Peristiwa - Senin, 19 November 2018 - 14:14 WIB

El Chapo, sohib bos kartel narkoba Meksiko meninggal

REKAN gembong narkoba Meksiko, Joaquin 'El Chapo' Guzman, Hector Beltran Leyva dikabarkan meninggal. Menurut informasi, dia mengembuskan napas terakhir akibat ...
Peristiwa - Minggu, 18 November 2018 - 15:28 WIB

CIA sebut putra mahkota Saudi terlibat pembunuhan Khashoggi

BADAN Intelijen Pusat (CIA) Amerika Serikat (AS) menyimpulkan adanya keterlibatan Putra Mahkota Arab Saudi, Muhammad bin Salman, dalam kasus kematian ...
Global - Jumat, 16 November 2018 - 14:36 WIB

Jamal Khashoggi tewas disuntik sebelum dimutilasi

JAKSA Agung Arab Saudi Saud al-Mojeb menuturkan, dia menuntut hukuman mati bagi lima pelaku pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi. Dalam pernyataannya, ...
Peristiwa - Jumat, 16 November 2018 - 14:03 WIB

Keluarga korban Lion Air JT 610 gugat Boeing

SALAH satu keluarga korban jatuhnya Pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610 beberapa waktu lalu menggugat The Boeing ...
Politik - Jumat, 16 November 2018 - 13:49 WIB

Warga Israel desak Netanyahu mundur akibat tolak gencatan senjata

RATUSAN warga Israel menggelar unjuk rasa untuk mendesak pengunduran diri Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Desakan ini terkait kesepakatan gencatan senjata ...