Kamis, 22 Februari 2018 | 17.44 WIB
KiniNEWS>Dunia>Global>Taiwan Diguncang Gempa 6,4 SR, Banyak Bangunan Runtuh

Taiwan Diguncang Gempa 6,4 SR, Banyak Bangunan Runtuh

Reporter : M. Zaki | Rabu, 7 Februari 2018 - 07:31 WIB

IMG-4901

Bangunan rusak akibat gempa di Taiwan. (Ist)

Hualien, kini.co.id – Gempa 6,4 skala richter di Taiwan menyebabkan sejumlah bangunan rusak parah bahkan runtuh.

Akibatnya, 200 orang dilaporkan luka-luka dan 2 orang meninggal dunia.

Bahkan sejumlah warga masih terjebak dalam hotel dan bangunan tempat tinggal yang berada di kota Hualien.

Hal itu dikatakan seorang saksi mata, Zeena kepada BBC, Rabu (7/2/2018).

“Kami tahu ada orang yang terjebak di dalam (hotel, Red). Kita bisa melihat lampu dari dalam hotel. Orang-orang yang terjebak menyalakan lampu menggunakan ponsel mereka untuk memberikan petunjuk bahwa mereka masih di dalam,” ujarnya

Gempa di Taiwan ini terjadi pada pukul 23.50 waktu setempat, Selasa (6/2). Posisi gempa berada sekitar 20 km (12 mil) di lepas pantai timur pulau tersebut.

Hualien sendiri adalah kota yang memiliki 100 ribu penduduk dan terkenal sebagai destinasi bagi para pelancong. Banyak warga melaporkan merasakan gempa di ibu kota pulau, Taipei, yang berjarak lebih dari 160 km (100 miles).

Sementara, usaha penyelamatan cukup sulit dilakukan akibat gempa susulan yang terasa kuat. Puluhan gempa kecil lainnya dirasakan di seluruh bagian pulau tersebut.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Gerilyawan Taliban palak kantor media untuk biayai aksinya
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 13:25 WIB

Gerilyawan Taliban palak kantor media untuk biayai aksinya

Diduga untuk menambah pundi-pundi dalam membiayai aksinya, gerilyawan Taliban mengenakan pajak dengan cara mengancam sejumlah kantor-kantor berita di Afghanistan apabila ...
Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina
Peristiwa - Selasa, 20 Februari 2018 - 21:04 WIB

Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina

Pentolan Front Pembebasan Islam Moro (MILF), Murad Ebrahim mensinyalir Daes sebutan lain bagi kelompok militan Islamic State (ISIS) yang bercokol ...
900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya
Global - Selasa, 20 Februari 2018 - 09:19 WIB

900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya

Sebanyak 900 gerai KFC di Inggris terpaksa tutup untuk sementara.Hal itu karena mereka kekurangan bahan utama dari makanan cepat saji ...
AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 14:58 WIB

AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel

Amerika Serikat menyiapkan dana USD3,3 miliar atau senilai Rp45 triliun untuk militer Israel.Hal itu diumumkan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat ...
Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 09:32 WIB

Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul

Hubungan Korea Selatan dan Korea Utara telah lama dingin. Bahkan Korut terprovokasi meluncurkan rudal percobaan karena Amerika Serikat menggelar latihan ...
Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili
Global - Senin, 12 Februari 2018 - 08:26 WIB

Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili

Anggota pasukan keamanan Myanmar terbukti telah menyiksa dan menghilangkan nyawa 10 orang warga Rohingnya di Rakhine.Mereka kini akan menghadapi tindakan ...