Kamis, 22 Februari 2018 | 17.44 WIB
KiniNEWS>Dunia>Global>Trump Sebut Rusia Tak Bantu AS Atasi Korut

Trump Sebut Rusia Tak Bantu AS Atasi Korut

Reporter : M. Zaki | Kamis, 18 Januari 2018 - 13:39 WIB

IMG-4882

Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin berjabat tangan saat bertemu di sela-sela pertemuan puncak G20. Foto/TRTalarabiya.

Washington, kini.co.id – Ketegangan di Semenanjung Korea masih terus berlanjut. Alih-alih menuju perdamaian, Presiden AS Donald Trump justru tak berhenti mengeluarkan pernyataan kontroversial yang menyudutkan negara lain.

Kali ini Trump menuduh Rusia mendukung Korut dan sama sekali tidak membantu AS dalam upaya menjalankan sanksi untuk negara pimpinan Kim Jong Un tersebut.

Tuduhan ini menunjukkan adanya perselisihan baru antara AS dan Rusia.

“Rusia sama sekali tidak membantu kami dalam menghadapi Korea Utara. Apa yang Cina lakukan untuk membantu, tidak dilakukan oleh Rusia,” dilansir dari Reuters, kemarin.

Terkait rencana perundingan dengan Kim Jong Un, Trump tidak yakin akan berhasil tapi ia akan mencobanya.

“Saya akan berunding, tapi saya tidak yakin perundingan akan memecahkan masalah,” katanya.

Selain itu, ia pun menyudutkan 3 Presiden AS sebelum dirinya yakni Bill Clinton, George W. Bush, dan Barack Obama, karena gagal menyelesaikan krisis Korut.

“Kurasa mereka semua sadar mereka harus menyerahkan masalah ini kepada seorang presiden yang mendapat nilai tertinggi dalam tes,” ungkap Trump, menyinggung hasil tes kognitifnya yang dilaporkan cukup baik.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Gerilyawan Taliban palak kantor media untuk biayai aksinya
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 13:25 WIB

Gerilyawan Taliban palak kantor media untuk biayai aksinya

Diduga untuk menambah pundi-pundi dalam membiayai aksinya, gerilyawan Taliban mengenakan pajak dengan cara mengancam sejumlah kantor-kantor berita di Afghanistan apabila ...
Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina
Peristiwa - Selasa, 20 Februari 2018 - 21:04 WIB

Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina

Pentolan Front Pembebasan Islam Moro (MILF), Murad Ebrahim mensinyalir Daes sebutan lain bagi kelompok militan Islamic State (ISIS) yang bercokol ...
900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya
Global - Selasa, 20 Februari 2018 - 09:19 WIB

900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya

Sebanyak 900 gerai KFC di Inggris terpaksa tutup untuk sementara.Hal itu karena mereka kekurangan bahan utama dari makanan cepat saji ...
AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 14:58 WIB

AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel

Amerika Serikat menyiapkan dana USD3,3 miliar atau senilai Rp45 triliun untuk militer Israel.Hal itu diumumkan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat ...
Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 09:32 WIB

Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul

Hubungan Korea Selatan dan Korea Utara telah lama dingin. Bahkan Korut terprovokasi meluncurkan rudal percobaan karena Amerika Serikat menggelar latihan ...
Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili
Global - Senin, 12 Februari 2018 - 08:26 WIB

Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili

Anggota pasukan keamanan Myanmar terbukti telah menyiksa dan menghilangkan nyawa 10 orang warga Rohingnya di Rakhine.Mereka kini akan menghadapi tindakan ...