Selasa, 23 Januari 2018 | 13.14 WIB
KiniNEWS>Dunia>Global>Studi: Trump Perparah Islamofobia di AS

Studi: Trump Perparah Islamofobia di AS

Reporter : Fauzan | Kamis, 11 Januari 2018 - 09:21 WIB

IMG-4873

Presiden AS, Donald Trump. (Ist)

Washington, kini.co.id – Dari awal kemunculannya di kancah perpolitikan Amerika Serikat, Donald Trump dinilai sudah menebar lebih banyak pandangan jelek soal Islam.

Bahkan Trump disebut memperburuk Islamophobia di negeri Paman Sam tersebut.

Saat ia baru menjabat sebagai Presiden, Trump membuat kebijakan membatasi pengunjung dan calon pengungsi dari enam negara mayoritas Muslim awal tahun lalu.

Dilansir dari Vox, Rabu (10/1), kebijakan Trump tersebut melegitimasi xenofobia dan rasialisme.

Sebuah studi yang diterbitkan pekan ini di jurnal Political Behavior menunjukkan larangan Muslim Trump memiliki kenaikan yang tidak terduga.

Studi digawangi ilmuwan politik Loren Collingwood, Nazita Lajevardi dan Kassra A.R. Oskooii dari University of California Riverside, Michigan State University dan University of Delaware.

Para penulis menemukan wacana nasional tentang larangan Muslim juga mendorong beberapa responden mengubah sikap mereka terhadap Muslim.

Bahkan warga dan media yang tadinya menentang kebijakan Trump, kini mulai mempertimbangkan sikapnya.

Mereka yang berubah pikiran cenderung sepakat orang Amerika harus didahulukan.

Ini menunjukkan debat publik yang menyebut ‘larangan Muslim adalah tidak Amerika’ atau ‘bertentangan dengan nilai keterbukaan dan keramahan Amerika terhadap orang asing’ tidak lagi signifikan. Pandangan ini telah berkontribusi pada pergeseran opini.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Dua WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf dibebaskan
Global - Minggu, 21 Januari 2018 - 09:24 WIB

Dua WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf dibebaskan

Dua warga negara Indonesia (WNI) yang diculik dan disandera oleh kelompok Abu Sayyaf di perairan Sabah sejak setahun yang lalu ...
Trump Sebut Rusia Tak Bantu AS Atasi Korut
Global - Kamis, 18 Januari 2018 - 13:39 WIB

Trump Sebut Rusia Tak Bantu AS Atasi Korut

Ketegangan di Semenanjung Korea masih terus berlanjut. Alih-alih menuju perdamaian, Presiden AS Donald Trump justru tak berhenti mengeluarkan pernyataan kontroversial ...
Ditembak Tentara Israel Saat Bentrok, Pemuda Palestina Tewas
Global - Rabu, 17 Januari 2018 - 10:01 WIB

Ditembak Tentara Israel Saat Bentrok, Pemuda Palestina Tewas

Tentara Israel melepaskan tembakan saat terjadi bentrok di wilayah Qalqiliya, pada Senin lalu (15/1).Tembakan itu menyasar seorang pemuda Palestina berusia ...
Disebut Trump Lubang Kotoran, Afrika Temui Wakil AS
Global - Senin, 15 Januari 2018 - 11:31 WIB

Disebut Trump Lubang Kotoran, Afrika Temui Wakil AS

Gara-gara komentar Presiden AS Donald Trump yang kasar, Afrika merasa tersinggung.Pasalnya, Trump menyebut Afrika sebagai lubang kotoran pada sebuah pernyataannya ...
Palestina Tolak AS Sebagai Mediator Perdamaian dengan Israel
Global - Senin, 15 Januari 2018 - 10:31 WIB

Palestina Tolak AS Sebagai Mediator Perdamaian dengan Israel

Palestina memastikan tak akan menerima Amerika Serikat (AS) sebagai mediator perdamaian dengan Israel.Hal ini menyusul keputusan Presiden AS Donald Trump ...
Belasan tahun buron, mantan bos Yakuza ditangkap usai foto tatonya viral
Peristiwa - Jumat, 12 Januari 2018 - 16:29 WIB

Belasan tahun buron, mantan bos Yakuza ditangkap usai foto tatonya viral

Mantan bos geng yakuza' asal Jepang yang dituduh membunuh musuhnya sekitar 15 tahun lalu ditangkap di Thailand setelah foto ...