Selasa, 23 Januari 2018 | 13.09 WIB
KiniNEWS>Dunia>Global>Soal Demonstrasi, Iran Sebut PBB Diperdaya AS

Soal Demonstrasi, Iran Sebut PBB Diperdaya AS

Reporter : M. Zaki | Sabtu, 6 Januari 2018 - 09:58 WIB

IMG-4868

Demonstrasi di Iran. (Ist)

New York, kini.co.id – Konflik internal negara Iran terbawa sampai ke PBB. Pasalnya, Amerika Serikat (AS) meminta PBB untuk mengadalan sidang darurat terkait demonstrasi di negara pimpinan Hassan Rouhani tersebut.

Namun bagi Iran, PBB telah membiarkan lembaga itu diperdaya oleh kekuatan AS.

Menurut mereka, AS justru menyalahgunakan kekuasaan mereka di PBB untuk menekan pemerintahan Iran.

“AS telah menyalahgunakan kekuasaannya di PBB dengan mengadakan sidang darurat dewan keamanan guna membahas protes tersebut,” kata Perwakilan Iran untuk PBB Gholamali Khoshro seperti dikutip Reuters, Sabtu (6/1).

Lebih lanjut, Dia menyayangkan anggota dewan telah membiarkan diri mereka diperdaya AS terkait pertemuan ini.

“Sangat disayangkan, meski ada perlawanan dari beberapa anggotanya, dewan ini telah membiarkan dirinya diperdaya AS untuk mengadakan pertemuan mengenai sebuah isu yang berada di luar cakupan mandatnya,” kata Khoshroo.

Ia pun mengaku Iran memiliki bukti kuat adanya intervensi asing dalam demonstrasi tersebut.

“Aksi protes yang teradi baru-baru ini jelas dimotori dari luar negeri,” kata

Meski demikian, Khoshro belum menungkapkan secara pasti bukti-bukti keterlibatan pihak asing dalam demonstrasi di negaranya.

Sebelumnya, aksi protes terhadap pemerintahan Iran berlangsung hingga sepekan lebih.

Aksi tersebut telah memakan korban jiwa. Sedikitnya 21 orang tewas dalam demonstrasi tersebut.

AS mengambil perhatian dan terkesan memanasi para demonstran dengan memberi dukungan secara terang-terangan.

Bahkan, AS mendesak PBB untuk melakukan sidang darurat dan membawa permasalahan internal Iran ke forum antar bangsa tersebut.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Dua WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf dibebaskan
Global - Minggu, 21 Januari 2018 - 09:24 WIB

Dua WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf dibebaskan

Dua warga negara Indonesia (WNI) yang diculik dan disandera oleh kelompok Abu Sayyaf di perairan Sabah sejak setahun yang lalu ...
Trump Sebut Rusia Tak Bantu AS Atasi Korut
Global - Kamis, 18 Januari 2018 - 13:39 WIB

Trump Sebut Rusia Tak Bantu AS Atasi Korut

Ketegangan di Semenanjung Korea masih terus berlanjut. Alih-alih menuju perdamaian, Presiden AS Donald Trump justru tak berhenti mengeluarkan pernyataan kontroversial ...
Ditembak Tentara Israel Saat Bentrok, Pemuda Palestina Tewas
Global - Rabu, 17 Januari 2018 - 10:01 WIB

Ditembak Tentara Israel Saat Bentrok, Pemuda Palestina Tewas

Tentara Israel melepaskan tembakan saat terjadi bentrok di wilayah Qalqiliya, pada Senin lalu (15/1).Tembakan itu menyasar seorang pemuda Palestina berusia ...
Disebut Trump Lubang Kotoran, Afrika Temui Wakil AS
Global - Senin, 15 Januari 2018 - 11:31 WIB

Disebut Trump Lubang Kotoran, Afrika Temui Wakil AS

Gara-gara komentar Presiden AS Donald Trump yang kasar, Afrika merasa tersinggung.Pasalnya, Trump menyebut Afrika sebagai lubang kotoran pada sebuah pernyataannya ...
Palestina Tolak AS Sebagai Mediator Perdamaian dengan Israel
Global - Senin, 15 Januari 2018 - 10:31 WIB

Palestina Tolak AS Sebagai Mediator Perdamaian dengan Israel

Palestina memastikan tak akan menerima Amerika Serikat (AS) sebagai mediator perdamaian dengan Israel.Hal ini menyusul keputusan Presiden AS Donald Trump ...
Belasan tahun buron, mantan bos Yakuza ditangkap usai foto tatonya viral
Peristiwa - Jumat, 12 Januari 2018 - 16:29 WIB

Belasan tahun buron, mantan bos Yakuza ditangkap usai foto tatonya viral

Mantan bos geng yakuza' asal Jepang yang dituduh membunuh musuhnya sekitar 15 tahun lalu ditangkap di Thailand setelah foto ...