Selasa, 23 Januari 2018 | 13.08 WIB
KiniNEWS>Dunia>Global>Ini Kata Imigrasi Hongkong Soal Ustad Somad

Ini Kata Imigrasi Hongkong Soal Ustad Somad

Reporter : M. Zaki | Sabtu, 30 Desember 2017 - 09:19 WIB

IMG-4855

Ustad Abdul Somad. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Penolakan atas kedatangan Ustad Abdul Somad ke Hongkong menuai amarah umat Muslim Indonesia. Bahkan sangat disayangkan alasan Hongkong tidak jelas dalam pendeportasian tersebut.

Masyarakat meminta pemerintah Indonesia tegas menanyakan mengapa Hongkong menolak Abdul Somad, WNI masuk ke negara mereka.

Terkait itu, Kantor Imigrasi Hongkong memberi jawaban.

“Dalam menangani setiap kasus imigrasi, ImmD akan memperhatikan setiap persoalan individu,” ujar Communications and Public Affair Section ImmD Hong Kong Clara K W Mak melalui pesan elektronik kepada Republika.co.id, Jumat (29/12) malam.

Begitupun, Imigrasi Hongkong tidak menjelaskan detail persoalan alasan mereka menolak Ustad Somad.

Dengan mempertimbangkan beragam kondisi itu, imigrasi akan memutuskan apakah seseorang tersebut diizinkan atau tidak.

“Departemen imigrasi memutuskan apakah izin masuk akan dikeluarkan sesuai hukum Hong Kong dan kebijakan imigrasi yang berlaku,” tegas Clara.

Sebelumnya, lewat akun Facebook miliknya, Ustadz Abdul Somad bercerita, ia sampai di Hong Kong pada Sabtu sore, (23/12).

Abdul Somad ke Hong Kong untuk mengisi ceramah di depan para Tenaga Kerja Indonesia.

Namun begitu sampai di bandara ia dicegah oleh pihak imigrasi dan dikembalikan ke Indonesia.

“Ada hikmah dibalik itu semua. Kepada sahabat-sahabat panitia jangan pernah berhenti menebar kebaikan di jalan dakwah. Mohon maaf tidak terhingga buat sahabat-sahabat pahlawan devisa negara di Hong Kong,” tulisnya di Facebook.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Dua WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf dibebaskan
Global - Minggu, 21 Januari 2018 - 09:24 WIB

Dua WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf dibebaskan

Dua warga negara Indonesia (WNI) yang diculik dan disandera oleh kelompok Abu Sayyaf di perairan Sabah sejak setahun yang lalu ...
Trump Sebut Rusia Tak Bantu AS Atasi Korut
Global - Kamis, 18 Januari 2018 - 13:39 WIB

Trump Sebut Rusia Tak Bantu AS Atasi Korut

Ketegangan di Semenanjung Korea masih terus berlanjut. Alih-alih menuju perdamaian, Presiden AS Donald Trump justru tak berhenti mengeluarkan pernyataan kontroversial ...
Ditembak Tentara Israel Saat Bentrok, Pemuda Palestina Tewas
Global - Rabu, 17 Januari 2018 - 10:01 WIB

Ditembak Tentara Israel Saat Bentrok, Pemuda Palestina Tewas

Tentara Israel melepaskan tembakan saat terjadi bentrok di wilayah Qalqiliya, pada Senin lalu (15/1).Tembakan itu menyasar seorang pemuda Palestina berusia ...
Disebut Trump Lubang Kotoran, Afrika Temui Wakil AS
Global - Senin, 15 Januari 2018 - 11:31 WIB

Disebut Trump Lubang Kotoran, Afrika Temui Wakil AS

Gara-gara komentar Presiden AS Donald Trump yang kasar, Afrika merasa tersinggung.Pasalnya, Trump menyebut Afrika sebagai lubang kotoran pada sebuah pernyataannya ...
Palestina Tolak AS Sebagai Mediator Perdamaian dengan Israel
Global - Senin, 15 Januari 2018 - 10:31 WIB

Palestina Tolak AS Sebagai Mediator Perdamaian dengan Israel

Palestina memastikan tak akan menerima Amerika Serikat (AS) sebagai mediator perdamaian dengan Israel.Hal ini menyusul keputusan Presiden AS Donald Trump ...
Belasan tahun buron, mantan bos Yakuza ditangkap usai foto tatonya viral
Peristiwa - Jumat, 12 Januari 2018 - 16:29 WIB

Belasan tahun buron, mantan bos Yakuza ditangkap usai foto tatonya viral

Mantan bos geng yakuza' asal Jepang yang dituduh membunuh musuhnya sekitar 15 tahun lalu ditangkap di Thailand setelah foto ...