Selasa, 23 Januari 2018 | 13.07 WIB
KiniNEWS>Dunia>Global>AS Sebut Sikap Dunia Soal Yerusalem Lebay

AS Sebut Sikap Dunia Soal Yerusalem Lebay

Reporter : M. Zaki | Jumat, 29 Desember 2017 - 10:37 WIB

IMG-4850

Kota Yerusalem, Palestina.FOTO: Talarabiya.

Yerusalem, kini.co.id – Keputusan Presiden AS, Donald Trump yang menetapkan Yerusalem sebagai ibukota Israel memicu kecaman dunia.

Bahkan PBB telah mengabil suara dari masing-masing negara untuk menentang keputusan Trump tersebut.

Namun Amerika Serikat justru memandang reaksi dunia terhadap persoalan ini terlalu lebay dan sia-sia.

“Reaksi atas sikap Presiden Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel bersifat irrasional dan hanya menjadi provokasi yang sia-sia,” sebut Duta besar Amerika Serikat (AS) untuk Israel David Friedman, dilansir dari Jerusalem Post, Jumat (29/12).

Ia mengatakan hal yang sesungguhnya terjadi adalah orang Palestina dan Muslim terlalu emosional menanggapi hal ini.

“Orang-orang Palestina telah bertindak sangat emosional dan sayangnya berlebihan Washington tidak mengambil posisi dalam masalah status akhir,” katanya.

Sebelumnya, Trump dinilai melanggar resolusi PBB yang menginginkan solusi dua negara. Palestina menginginkan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara.

Namun, diplomat yang dikenal sebagai tokoh vokal yang mendukung klaim Israel terhadap Kota Suci itu mengatakan, tidak ada ‘jalan’ bagi AS untuk terlibat dalam proses perdamaian.

Menurutnya Israel sudah menjelaskan negaranya tidak berada di bawah sponsor dari negara lain. Ia bahkan mengatakan AS akan tercatat sejarah sebagai teman terhebat Israel akibat keputusan Trump itu.

“Presiden Amerika ke-45 ini akan tercatat dalam buku-buku sejarah sebagai teman terhebat Israel. Keberanian Trump dalam mengambil keputusan yang bertentangan dengan banyak negara lain harus mendapatkan tepuk tangan,” ujar politisi Yahudi Orthodoks tersebut.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Dua WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf dibebaskan
Global - Minggu, 21 Januari 2018 - 09:24 WIB

Dua WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf dibebaskan

Dua warga negara Indonesia (WNI) yang diculik dan disandera oleh kelompok Abu Sayyaf di perairan Sabah sejak setahun yang lalu ...
Trump Sebut Rusia Tak Bantu AS Atasi Korut
Global - Kamis, 18 Januari 2018 - 13:39 WIB

Trump Sebut Rusia Tak Bantu AS Atasi Korut

Ketegangan di Semenanjung Korea masih terus berlanjut. Alih-alih menuju perdamaian, Presiden AS Donald Trump justru tak berhenti mengeluarkan pernyataan kontroversial ...
Ditembak Tentara Israel Saat Bentrok, Pemuda Palestina Tewas
Global - Rabu, 17 Januari 2018 - 10:01 WIB

Ditembak Tentara Israel Saat Bentrok, Pemuda Palestina Tewas

Tentara Israel melepaskan tembakan saat terjadi bentrok di wilayah Qalqiliya, pada Senin lalu (15/1).Tembakan itu menyasar seorang pemuda Palestina berusia ...
Disebut Trump Lubang Kotoran, Afrika Temui Wakil AS
Global - Senin, 15 Januari 2018 - 11:31 WIB

Disebut Trump Lubang Kotoran, Afrika Temui Wakil AS

Gara-gara komentar Presiden AS Donald Trump yang kasar, Afrika merasa tersinggung.Pasalnya, Trump menyebut Afrika sebagai lubang kotoran pada sebuah pernyataannya ...
Palestina Tolak AS Sebagai Mediator Perdamaian dengan Israel
Global - Senin, 15 Januari 2018 - 10:31 WIB

Palestina Tolak AS Sebagai Mediator Perdamaian dengan Israel

Palestina memastikan tak akan menerima Amerika Serikat (AS) sebagai mediator perdamaian dengan Israel.Hal ini menyusul keputusan Presiden AS Donald Trump ...
Belasan tahun buron, mantan bos Yakuza ditangkap usai foto tatonya viral
Peristiwa - Jumat, 12 Januari 2018 - 16:29 WIB

Belasan tahun buron, mantan bos Yakuza ditangkap usai foto tatonya viral

Mantan bos geng yakuza' asal Jepang yang dituduh membunuh musuhnya sekitar 15 tahun lalu ditangkap di Thailand setelah foto ...