Kamis, 22 Februari 2018 | 17.41 WIB
KiniNEWS>Dunia>Global>Empat warga Palestina tewas dibunuh tentara Israel

Empat warga Palestina tewas dibunuh tentara Israel

Sabtu, 16 Desember 2017 - 18:31 WIB

IMG-4828

Abu Thraya warga Palestina ini tewas ditembak di kepalanya meski dia hanya demo di atas kursi roda, Jumat (15/12). FOTO: Talarabiya.

Yerusalem, kini.co.id – Empat warga Palestina tewas dibunuh pasukan Israel dan sekitar 160 orang lainnya terluka, stelah melakukan demonstrasi atas keputusan Amerika Serikat yang mengakui Jerusalem sebagai ibukota Israel, Jumat (15/12).

Juru Bicara Kementrian Kesehatan Gaza Ashraf al-Qedra mengatakan, dua warga Palestina tewas setelah ditembak kepalanya oleh tentara Israel.

Kejadian itu terjadi di perbatasan antara Jalur Gaza dan wilayah yang diakui Israel.

“Dua lainnya terbunuh di daerah tepi barat. Secara keseluruhan, lebih dari 200 warga Palestina luka-luka dari insiden demonstrasi tersebut,” ujarnya dilansir Jerusalem Pos.

Dianntara korban tewas adalah Ibrahim Abu Thraya, 29, seorang pria Palestina yang sudah kehilangan kedua kakinya akibat serangan rudal Israel di Gaza tahun 2008 silam.

Abu Thraya tewas ditembak di kepalanya meski dia hanya demo di atas kursi roda.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan, telah menyerukan Hari kemarahan setelah sholat Jumat kemarin.

Kejadian demonstrasi ini adalah menjadi hari yang berdarah setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendeklarasikan Jerusalem sebagai ibukota Israel.

Masyarakat dunia pun mengecam Trump dan menilai sektor timur Jerusalem adalah wilayah yang harus dinegosiasikan bukan diklaim secara sepihak.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Gerilyawan Taliban palak kantor media untuk biayai aksinya
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 13:25 WIB

Gerilyawan Taliban palak kantor media untuk biayai aksinya

Diduga untuk menambah pundi-pundi dalam membiayai aksinya, gerilyawan Taliban mengenakan pajak dengan cara mengancam sejumlah kantor-kantor berita di Afghanistan apabila ...
Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina
Peristiwa - Selasa, 20 Februari 2018 - 21:04 WIB

Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina

Pentolan Front Pembebasan Islam Moro (MILF), Murad Ebrahim mensinyalir Daes sebutan lain bagi kelompok militan Islamic State (ISIS) yang bercokol ...
900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya
Global - Selasa, 20 Februari 2018 - 09:19 WIB

900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya

Sebanyak 900 gerai KFC di Inggris terpaksa tutup untuk sementara.Hal itu karena mereka kekurangan bahan utama dari makanan cepat saji ...
AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 14:58 WIB

AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel

Amerika Serikat menyiapkan dana USD3,3 miliar atau senilai Rp45 triliun untuk militer Israel.Hal itu diumumkan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat ...
Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 09:32 WIB

Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul

Hubungan Korea Selatan dan Korea Utara telah lama dingin. Bahkan Korut terprovokasi meluncurkan rudal percobaan karena Amerika Serikat menggelar latihan ...
Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili
Global - Senin, 12 Februari 2018 - 08:26 WIB

Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili

Anggota pasukan keamanan Myanmar terbukti telah menyiksa dan menghilangkan nyawa 10 orang warga Rohingnya di Rakhine.Mereka kini akan menghadapi tindakan ...