Selasa, 23 Januari 2018 | 13.13 WIB
KiniNEWS>Dunia>Global>Pasukan Israel tinju wajah wanita tua saat aksi di Yerusalem

Pasukan Israel tinju wajah wanita tua saat aksi di Yerusalem

Sabtu, 16 Desember 2017 - 17:46 WIB

IMG-4825

Perempuan tua asal Palestina yang melakukan aksi di Yerusalem dibogem menta, Jumat (15/12). FOTO: Talarabiya.

Yerusalem, kini.co.id – Pasukan polisi Israel meninju wajah seorang wanita tua Palestina saat demonstrasi memanas di dekat Gerbang Damaskus, Yerusalem, pada Jumat (15/12)

Demo “hari kemarahan” untuk memprotes pengakuan Amerika Serikat (AS) soal Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel tersebut juga menewaskan empat demonstran.

Pertengkaran seorang wanita tua dengan polisi Israel tersebut terjadi di tengah bentrok antara demonstran dengan pasukan polisi Israel usai salat Jumat di Masjid Al-Aqsa.

Kedua kubu awalnya cekcok, termasuk melibatkan wanita tua Palestina tersebut. Namun, tiba-tiba seorang polisi Israel emosi dan meninju wajah wanita tersebut. Korban seketika tersungkur dan situasi semakin memanas.

Menurut polisi Israel, seperti dilansir Jerusalem Post, Sabtu (16/12), dua pemrotes ditangkap di lokasi tersebut. Sedangkan pihak Bulan Sabit Merah melaporkan bahwa dua orang terluka dalam bentrok.

Selama demonstrasi, orang-orang Palestina meneriakkan yel-yel pembebasan Al-Aqsa. ”Dengan darah dan roh, kita akan membebaskan Al-Aqsa,” teriak para demonstran.

“Yerusalem adalah kota Arab,” bunyi teriakan demonstran lainnya. Demo yang memanas itu membuat pihak berwenang Israel meningkatkan langkah-langkah keamanan dan memasang detektor logam di Kota Tua—area yang mencakup Masjid Al-Aqsa dan Dome of the Rock—yang dianggap sebagai salah satu situs tersuci umat Islam.

Di tempat Gaza dan Tepi Barat, empat demonstran ditembak mati pasukan Israel. Sekitar 160 orang lainnya terluka.

Juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza, Ashraf al-Kidra, mengatakan bahwa di antara korban tewas adalah Ibrahim Abu Thraya, 29, seorang pria Palestina yang sudah kehilangan kedua kakinya akibat serangan rudal Israel di Gaza tahun 2008 silam.

Abu Thraya tewas ditembak di kepalanya meski dia hanya demo di atas kursi roda.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Dua WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf dibebaskan
Global - Minggu, 21 Januari 2018 - 09:24 WIB

Dua WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf dibebaskan

Dua warga negara Indonesia (WNI) yang diculik dan disandera oleh kelompok Abu Sayyaf di perairan Sabah sejak setahun yang lalu ...
Trump Sebut Rusia Tak Bantu AS Atasi Korut
Global - Kamis, 18 Januari 2018 - 13:39 WIB

Trump Sebut Rusia Tak Bantu AS Atasi Korut

Ketegangan di Semenanjung Korea masih terus berlanjut. Alih-alih menuju perdamaian, Presiden AS Donald Trump justru tak berhenti mengeluarkan pernyataan kontroversial ...
Ditembak Tentara Israel Saat Bentrok, Pemuda Palestina Tewas
Global - Rabu, 17 Januari 2018 - 10:01 WIB

Ditembak Tentara Israel Saat Bentrok, Pemuda Palestina Tewas

Tentara Israel melepaskan tembakan saat terjadi bentrok di wilayah Qalqiliya, pada Senin lalu (15/1).Tembakan itu menyasar seorang pemuda Palestina berusia ...
Disebut Trump Lubang Kotoran, Afrika Temui Wakil AS
Global - Senin, 15 Januari 2018 - 11:31 WIB

Disebut Trump Lubang Kotoran, Afrika Temui Wakil AS

Gara-gara komentar Presiden AS Donald Trump yang kasar, Afrika merasa tersinggung.Pasalnya, Trump menyebut Afrika sebagai lubang kotoran pada sebuah pernyataannya ...
Palestina Tolak AS Sebagai Mediator Perdamaian dengan Israel
Global - Senin, 15 Januari 2018 - 10:31 WIB

Palestina Tolak AS Sebagai Mediator Perdamaian dengan Israel

Palestina memastikan tak akan menerima Amerika Serikat (AS) sebagai mediator perdamaian dengan Israel.Hal ini menyusul keputusan Presiden AS Donald Trump ...
Belasan tahun buron, mantan bos Yakuza ditangkap usai foto tatonya viral
Peristiwa - Jumat, 12 Januari 2018 - 16:29 WIB

Belasan tahun buron, mantan bos Yakuza ditangkap usai foto tatonya viral

Mantan bos geng yakuza' asal Jepang yang dituduh membunuh musuhnya sekitar 15 tahun lalu ditangkap di Thailand setelah foto ...