Kamis, 19 April 2018 | 16.45 WIB
KiniNEWS>Dunia>Global>Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina

Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina

Minggu, 10 Desember 2017 - 13:11 WIB

IMG-4811

Warga Palestina berlarian setelah pasukan Israel menembakkan gas air mata dan peluru karet terhadap mereka yang protes atas pernyataan Presiden Donal Trump yang mengaku Yerusalem sebagai Ibukota Israel, Sabtu (9/12). Foto: Talarabiyah.

Ramallah, kini.co.id – Bulan Sabit Merah Palestina dalam pernyataan tertulisnya menyebutkan sekitar dua ratus lebih warga Palestina terluka dalam protes terbaru di wilayah pendudukan Tepi Barat, Yerusalem Timur, dan jalur Gaza pada Sabtu (9/12) menyusul adanya pernyataan Presiden AS Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Dalam catatan BSM Palestina warga yang mengalami luka-luka yakni sebanyak 231 warga. Di Yerusalem Timur, 12 orang terluka karena polisi Israel, menurut pernyataan itu.

Sementara di kota-kota Tepi Barat seperti Ramallah, Bethlehem, Tulkarim, Nablus, dan Gaza, ada sekitar 219 orang terluka.

Selain itu sedikitnya sekitar 48 pedemo yang juga luka akibat peluru karet dan terkena dampak gas air mata ketika pasukan Israel melawan para pemrotes kota-kota Tepi Barat tersebut, menurut pernyataan pertama Bulan Sabit Merah Palestina.

Di Gaza, 32 warga Palestina terluka dalam bentrokan antara para pemuda Palestina dengan pasukan Israel di garis perbatasan.

Berbagai kelompok Palestina meneriakkan demonstrasi besar-besaran di Tepi Barat dan Yerusalem Timur pada Sabtu, menyusul pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel oleh AS.

Sejak Jumat (9/12), empat warga Palestina menjadi martir dan ratusan lainnya terluka dalam bentrok dan serangan udara di jalur Gaza dan Tepi Barat.

Menurut pernyataan dari tentara Israel, ada 20 titik bentrokan di sepanjang Tepi Barat dan Gaza.

Nyaris 600 orang melemparkan batu kepada pasukan Israel dan membakar ban di Tepi Barat, kata pernyataan itu, menambahkan sekitar 450 pemrotes turun ke jalan di Gaza.

Menurut polisi Israel, setidaknya enam warga Palestina diringkus sementara 2 anggota pasukan Israel terluka selama bentrokan di wilayah pendudukan Yerusalem Timur.

Sementara itu, komite Palestina di kamp pengungsian Tepi Barat pada Sabtu menolak menemui anggota PBB yang merupakan warga negara AS sebagai protes pada keputusan Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

“Kami telah menginformasikan kepada PBB jika warga negara AS di Tepi Barat dan Yerusalem tidak diterima di kamp pengungsi Palestina,” kata Mahmoud Mubarak, Kepala Kantor Eksekutif Tepi Barat, dilansir Anadolu Agency.

“Hanya ini yang bisa kami lakukan untuk kota Yerusalem,” tambah dia.

Kota Yerusalem terus menjadi pusat konflik Israel-Palestine, warga Palestina berharap Yerusalem Timur yang menjadi wilayah pendudukan Israel sejak 1967, suatu saat bisa menjadi ibu kota Palestina.

Sementara itu dalam sebuah pernyataannya, Kementerian Luar Negeri Turki mengaku bahwa Turki prihatin atas korban warga Palestina yang luka-luka akibat serangan polisi Israel saat protes berlangsung.

“Kami sangat sedih dan khawatir tentang hilangnya empat nyawa dan ratusan orang Palestina yang mengalami luka-luka akibat campur tangan pasukan Israel melawan orang-orang Palestina yang melakukan demonstrasi di wilayah-wilayah pendudukan setelah ada klaim mengenai Yerusalem yang bertentangan dengan hukum internasional dan semua yang terkait dengan Keputusan PBB,” demikian pernyataan pihak Kemenlu dilansir Talarabiyah.

“Kami mengutuk penggunaan kekuatan yang tidak proporsional oleh Israel,” tambahnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Israel Lancarkan Serangan Udara ke Gaza, Puluhan Luka-luka
Global - Sabtu, 9 Desember 2017 - 09:25 WIB

Israel Lancarkan Serangan Udara ke Gaza, Puluhan Luka-luka

Setelah keputusan Presiden AS, Donald Trump soal Yerusalem, hububgan Palestina dan Israel semakin buruk.Sejak Jumat (8/12/2017), Israel mulai menggempur Jalur ...
DK PBB Kritik Kecam Donald Trump Terkait Yerusalem
Global - Sabtu, 9 Desember 2017 - 09:04 WIB

DK PBB Kritik Kecam Donald Trump Terkait Yerusalem

Keputusan sepihak Presiden AS Donald Trump yang menjadikan Yerusalem sebagai Ibukota Israel mendapat kecaman dari PBB.Pasalnya, PBB selama ini mengupayakan ...
Al- Qaidah serukan pengikutnya berjihad terkait status Yerusalem
Global - Jumat, 8 Desember 2017 - 18:20 WIB

Al- Qaidah serukan pengikutnya berjihad terkait status Yerusalem

Keputusan Pesiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang berkeras menyatakan Kota Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, mendapat kecaman bukan cuma organisasi ...
Lawan Keputusan Trump, Ini yang Dilakukan Pemerintah Indonesia
Global - Jumat, 8 Desember 2017 - 13:41 WIB

Lawan Keputusan Trump, Ini yang Dilakukan Pemerintah Indonesia

Gelombang protes terhadap keputusan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibukota Israel datang dari berbagai negara di dunia. ...
Eropa tolak pengakuan Trump soal status Yerusalem
Global - Jumat, 8 Desember 2017 - 13:33 WIB

Eropa tolak pengakuan Trump soal status Yerusalem

Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump soal status kota Yerusalem sebagai ibu kota Israel ditentang banyak pihak. Para pemimpin negara ...
MUI: Sikap Trump Tunjukkan Wajah Asli AS
Global - Jumat, 8 Desember 2017 - 13:24 WIB

MUI: Sikap Trump Tunjukkan Wajah Asli AS

Kemarahan publik terkait keputusan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel tak terbendung lagi.Gelombang aksi protes dan ...