Minggu, 21 Oktober 2018 | 18.59 WIB
KiniNEWS>Dunia>Global>Eropa tolak pengakuan Trump soal status Yerusalem

Eropa tolak pengakuan Trump soal status Yerusalem

Jumat, 8 Desember 2017 - 13:33 WIB

IMG-4803

Seorang warga Palestina melempar batu ke arah pasukan Israel paska Trump mengumumkan Yerusalem sebagai ibukota Israel. Reuters

Ghuangzu, kini.co.id – Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump soal status kota Yerusalem sebagai ibu kota Israel ditentang banyak pihak. Para pemimpin negara Arab, Eropa, bahkan Paus Fransiskus menolak pengakuan tersebut.

Meski Eropa terbilang sebagai sekutu AS, namun para pemimpin menilai keputusan Trump bisa menimbulkan kegemparan dan memicu kemarahan warga Palestina serta para pendukung mereka.

Inggris menyebut langkah diambil Trump sama sekali tidak membantu merealisasikan solusi konflik dua negara yang diusulkan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Presiden Prancis Emmanuel Macron menyesalkan keputusan Trump. Tak ketinggalan, Jerman dengan jelas menyatakan bahwa pihak mereka tidak mendukung keputusan Trump.

Sementara itu, Kanada dengan tegas menyatakan bahwa Kedutaan Besar Kanada di Israel akan tetap bertahan di Tel Aviv. Hal itu disampaikan oleh Perdana Menteri Justin Trudeau.

“Kami tidak akan memindahkan kedutaan Kanada dari Tel Aviv,” kata Trudeau saat berkunjung ke Guangzhou, China, dikutip dari laman Alaraby, Jumat (8/12).

Posisi Kanada terhadap status kota Yerusalem kembali ditegaskan oleh Menteri Luar Negeri Kanada Chrystia Freeland.

“Kami sangat berkomitmen terhadap tujuan perdamaian yang komprehensif, adil dan abadi di Timur Tengah, termasuk pembentukan negara Palestina yang hidup berdampingan dalam kedamaian dan keamanan dengan Israel,” tegasnya.

Menyikapi keputusan Trump ini, sebanyak delapan negara, termasuk Inggris, Prancis, dan Italia mendesak agar dilakukan pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Peristiwa - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 12:47 WIB

Soal Jurnalis Khashoggi, Raja Salman-Erdogan Berdiskusi Lewat Telpon

erkara pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi membuat Raja Saudi, Raja Salman bin Abdulaziz turun tangan. Raja Salman pun membahas soal itu ...
Global - Jumat, 19 Oktober 2018 - 18:33 WIB

Jokowi masuk 50 Muslim berpengaruh Dunia

PRESIDEN Joko Widodo masuk dalam daftar 50 muslim paling berpengaruh di dunia. Dalam edisi 2019 daftar Muslim 500 yang dirilis ...
Peristiwa - Kamis, 18 Oktober 2018 - 09:46 WIB

Bawa Gergaji Tulang, Pria Ini Diduga Bunuh dan Mutilasi Jurnalis Jamal Khashoggi

enyelidikan pembunuhan terhadap jurnalis Turki Jamal Khashoggi di Konsulat Arab Saudi mencapai titik terang.Polisi menetapkan seorang terduga pembunuh yakni dr ...
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 17:58 WIB

Menlu AS temui Presiden Turki bahas wartawan hilang

MENTERI Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo bertemu dengan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan di Ankara pada Rabu (17/10). ...
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 10:00 WIB

Pippa Middleton Melahirkan Anak Pertamanya

Pippa Middleton dan James Matthews kini tengah berbahagia. Pasalnya adik perempuan The Duchess of Cambridge itu baru-baru ini melahirkan anak ...
Peristiwa - Selasa, 16 Oktober 2018 - 11:22 WIB

Bukan Jadi Duta, Selebriti Cina Ini Ditahan Karena Dianggap Hina Lagu Kebangsaan

Seorang selebriti online di Cina ditahan gegara dianggap menghina lagu kebangsaan. Wanita cantik bernama Yang Kaili itu ditahan selama 5 ...