Selasa, 23 Juli 2019 | 03.16 WIB
KiniNEWS>Dunia>Global>Eropa tolak pengakuan Trump soal status Yerusalem

Eropa tolak pengakuan Trump soal status Yerusalem

Jumat, 8 Desember 2017 - 13:33 WIB

IMG-4803

Seorang warga Palestina melempar batu ke arah pasukan Israel paska Trump mengumumkan Yerusalem sebagai ibukota Israel. Reuters

Ghuangzu, kini.co.id – Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump soal status kota Yerusalem sebagai ibu kota Israel ditentang banyak pihak. Para pemimpin negara Arab, Eropa, bahkan Paus Fransiskus menolak pengakuan tersebut.

Meski Eropa terbilang sebagai sekutu AS, namun para pemimpin menilai keputusan Trump bisa menimbulkan kegemparan dan memicu kemarahan warga Palestina serta para pendukung mereka.

Inggris menyebut langkah diambil Trump sama sekali tidak membantu merealisasikan solusi konflik dua negara yang diusulkan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Presiden Prancis Emmanuel Macron menyesalkan keputusan Trump. Tak ketinggalan, Jerman dengan jelas menyatakan bahwa pihak mereka tidak mendukung keputusan Trump.

Sementara itu, Kanada dengan tegas menyatakan bahwa Kedutaan Besar Kanada di Israel akan tetap bertahan di Tel Aviv. Hal itu disampaikan oleh Perdana Menteri Justin Trudeau.

“Kami tidak akan memindahkan kedutaan Kanada dari Tel Aviv,” kata Trudeau saat berkunjung ke Guangzhou, China, dikutip dari laman Alaraby, Jumat (8/12).

Posisi Kanada terhadap status kota Yerusalem kembali ditegaskan oleh Menteri Luar Negeri Kanada Chrystia Freeland.

“Kami sangat berkomitmen terhadap tujuan perdamaian yang komprehensif, adil dan abadi di Timur Tengah, termasuk pembentukan negara Palestina yang hidup berdampingan dalam kedamaian dan keamanan dengan Israel,” tegasnya.

Menyikapi keputusan Trump ini, sebanyak delapan negara, termasuk Inggris, Prancis, dan Italia mendesak agar dilakukan pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Unik - Senin, 28 Januari 2019 - 13:55 WIB

India larang SD main game PUBG

PARA pemain PlayerUnknowns BattleGrounds (PUBG) Mobile di India harus menahan diri. Bagi kalangan sekolah dasar (SD), game ini resmi dilarang, ...
Peristiwa - Senin, 21 Januari 2019 - 11:00 WIB

Pintu Membeku, 250 Penumpang United Airlines Terdampar Selama 16 Jam

250 Penumpang United Airlines terdampar selama 16 jam di landasan salah satu bandara yang ada di Kanada. Ini lantaran pintu ...
Peristiwa - Jumat, 18 Januari 2019 - 10:42 WIB

Nelayan Indonesia bersumpah mengetahui lokasi jatuhnya MH370

SEORANG nelayan asal Indonesia bernama Rusli Khusmin secara mendadak mengungkap tragedi hilangnya pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 di Subang Jaya, ...
Peristiwa - Jumat, 18 Januari 2019 - 09:45 WIB

Pangeran Philip, suami Ratu Elizabeth, kecelakaan lalu lintas

SUAMI Ratu Inggris Elizabeth II, Pangeran Philip dikabarkan mengalami kecelakaan lalu lintas di sebuah kawasan, 160 kilometer sebelah utara ...
Peristiwa - Jumat, 18 Januari 2019 - 09:28 WIB

Ustadz Arifin Ilham membaik, segera keluar rumah sakit

USTADZ Arifin Ilham yang dirawat Rumah Sakit Gleneagles, Penang, Malaysia, dalam dua pekan terakhir, dikabarkan semakin membaik. Pihak rumah sakit ...
Peristiwa - Kamis, 17 Januari 2019 - 15:32 WIB

Fakta mengerikan: Ada website jual beli daging manusia

DUNIA maya ternyata pernah menjadi rumah untuk praktik kanibalisme. Di dunia mayalah terdapat situs dan forum yang secara ternag-terangan membahas ...