Kamis, 17 Januari 2019 | 01.05 WIB
KiniNEWS>Dunia>Global>Persatuan Ulama Palestina serukan aksi intifada untuk Yerusalem

Persatuan Ulama Palestina serukan aksi intifada untuk Yerusalem

Kamis, 7 Desember 2017 - 20:35 WIB

IMG-4795

Kepala Biro Politik Hamas, Ismail Haniyeh. Talarabiyah.

Gaza, kini.co.id – Persatuan Ulama Palestina menyerukan intifada kepada umat Islam sebagai reaksi atas keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel.

“Kami menyerukan kepada umat Islam dan masyarakat untuk melakukan intifada [bentuk perlawanan sengit serentak bergelombang warga Palestina terhadap Israel] yang telah disyiarkan dalam Al Quran dan Sunnah,” seru Persatuan Ulama Palestina dalam keterangan tertulisnya seperti dilansir Talarabiyah.

Deklarasi yang dilakukan AS dinilai akan mendorong aksi radikalisme Yahudi. Karena itu, Persatuan Ulama Palestina meminta masyarakat Palestina bersatu melawan langkah AS yang ingin melakukan Yahudinisasi di Yerusalem.

Israel, yang menduduki Yerusalem Timur pada 1967, secara sepihak mendeklarasikan bagian timur dan barat Yerusalem sebagai ibu kota pada 1980 silam.

Dewan Keamanan PBB membatalkan aneksasi dan deklarasi Israel tersebut dengan mengeluarkan resolusi 478 pada tahun yang sama.

Amerika Serikat menjadi negara pertama yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel melalui keputusan Trump, Rabu lalu.

Pemerintahan Trump menuai reaksi keras dari masyarakat internasional karena mengabaikan peringatan-peringatan.

Pernyataan Trump dinilai akan menimbulkan kisruh serta konflik Israel-Arab yang semakin tak terselesaikan.

Tidak hanya meneriakkan pengakuannya, Trump juga telah memerintahkan Kementerian Luar Negeri AS untuk bersiap memindahkan kedutaan besar mereka di Tel Aviv ke Yerussalem.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Peristiwa - Jumat, 11 Januari 2019 - 13:43 WIB

Meninggalkan Dunia Entertain, Kini Meghan Markle Siap Kembali Berakting

Menjadi istri pangeran kerajaan membuat Meghan Markle berkomitmen melepaskan segala keartisannya termasuk berhenti syuting dan menghapus Instagram miliknya.Hal itu karena ...
Politik - Kamis, 10 Januari 2019 - 15:00 WIB

Tiga WN Malaysia ditangkap karena hina mantan Raja

DUA laki-laki dan seorang perempuan ditangkap otoritas Malaysia dengan dugaan menghina mantan Raja Malaysia, Sultan Muhammad V dari Kelantan, sehubungan ...
Global - Selasa, 8 Januari 2019 - 10:14 WIB

Trump Tarik Pasukan, Erdogan Sebut Turki Akan Gantikan AS di Suriah

Presiden AS, Donald Trump berencana menarik pasukannya dari Suriah. Hal itu dilakukan karena AS mengklaim, ISIS telah dimusnahkan, sehingga AS ...
Peristiwa - Selasa, 8 Januari 2019 - 10:00 WIB

Nasib Gembong Pornografi Anak, Tewas Dikeroyok Napi dalam Penjara

Seorang gembong pornografi anak, Christian Maire menjadi narapidana didi Lembaga Permasyarakatan Milan di Michigan.Belum lama ini ia dikabarkan tewas dikeroyok ...
Politik - Senin, 7 Januari 2019 - 20:25 WIB

Khawatir dibunuh, perempuan Saudi mengurung diri di Thailand

SEORANG perempuan asal Arab Saudi, Rahaf Mohammed al-Qunun, ditahan di Thailand ketika berencana lari ke Australia untuk meminta suaka. Dia ...
Peristiwa - Senin, 7 Januari 2019 - 10:56 WIB

Sebelum Mundur, Raja Malaysia Nikahi Mantan Miss Moscow

Muhammad Sultan V mendadak menanggalkan jabatannya sebagai Raja Malaysia. Ini merupakan yang pertama kali dalam sejarah. Sebab, sebelumnya tidak ada ...