Senin, 10 Desember 2018 | 19.44 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Mahasiswa Ditahan, PPMI Sebut KBRI Kairo Lemah

Mahasiswa Ditahan, PPMI Sebut KBRI Kairo Lemah

Reporter : M. Zaki | Kamis, 7 Desember 2017 - 10:29 WIB

IMG-4789

Polisi Mesir berjaga-jaga di suatu lokasi. Reuters

Jakarta, kini.co.id – Sebanyak lima mahasiswa asal Indonesia ditangkap otoritas Mesir pada 22 November 2017.

5 mahasiswa tersebut adalah Dodi Firmansyah Damhuri, Muhammad Jafar, Muhammad Fitrah Nur Akbar, Ardinal Khairi, dan Hartopo Abdul Jabar.

Dodi dan Muhammad Jafar langsung dibebaskan karena dapat menunjukkan dokumen keimigrasian yang lengkap.

Sedangkan Fitrah Nur Akbar, Ardinal, dan Hartopo tidak dapat langsung dibebaskan.

Terkait ini, Pihak Perhimpunan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia Mesir (PPMI) menyayangkan respons pihak Kedutaan Besar RI (KBRI) Kairo yang dinilai lambat dalam menangani penangkapan tersebut.

Bahkan, pihak KBRI bersikap tidak ramah dengan memperkeruh suasana dengan menyuruh mahasiswa demo di depan kantor imigrasi mesir.

“Padahal dalam hukum yang berlaku di Mesir saat ini, demonstrasi adalah hal ilegal dan akan dikenakan hukum pidana. Tentu hal ini sangat kontraproduktif dalam penyelesaian permasalahan ini dan berimbas negatif terhadap keamanan mahasiswa Indonesia di Mesir ke depannya,” bunyi pernyataan resmi PPMI Mesir, Kamis (7/12/2017).

Mereka juga memohon kepada Pemerintah Indonesia agar segera dapat melakukan upaya pembebasan kepada satu mahasiswa Indonesia yang hingga saat ini masih ditahan.

Sebab mereka menilai KBRI Kairo sangat lamban dalam menyelesaikan kasus ini. Menurut mereka, KBRI hanya sekali menjenguk mahasiswa tersebut dan tidak ada kabar sampai saat ini.

Otoritas Mesir akhirnya mendeportasi Ardinal Khairi dan Hartopo pada 30 November dengan alasan Keamanan Nasional.

Sementara itu, Muhammad Fitrah Nur Akbar masih ditahan di Kantor Kepolisian Qism Tsani, Kairo tanpa penjelasan.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Unik - Jumat, 7 Desember 2018 - 22:32 WIB

Remaja bisa dihukum mati di Sudan Selatan

PRAKTIK hukuman mati di Sudan Selatan ternyata juga diterapkan kepada remaja. Menurut lembaga pemantau hak asasi manusia Amnesty International, hukuman ...
Peristiwa - Kamis, 6 Desember 2018 - 16:27 WIB

Sampai hari ini sudah 11 mayat ditemukan di Selat Malaka

BANYAKNYA jenazah yang ditemukan di kawasan perairan Selat Malaka, hingga hari ini, Kamis (6/12/2018) sudah mencapai sebelas. “Mayat di (perairan) ...
Politik - Senin, 3 Desember 2018 - 21:47 WIB

PBNU desak Pemerintah RI pulangkan Dubes Saudi

PENGURUS Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memprotes keras tweet yang diduga milik Dubes Arab Saudi untuk Indonesia, Osama bin Mohammed Abdullah ...
Unik - Minggu, 2 Desember 2018 - 22:54 WIB

Jepang membagi-bagi rumah secara gratis

PEMERINTAH Jepang terpaksa membagi-bagi rumah secara gratis kepada warga akibat banyaknya rumah yang ditinggal kosong pemiliknya di negeri Sakura itu. ...
Finance - Kamis, 29 November 2018 - 16:37 WIB

Di China bisa kredit jaminannya foto dan video bugil

DALAM menggunakan fasilitas kredit, biasanya nasabah diminta untuk memberikan jaminan berupa surat berharga hingga jaminan dengan benda yang memiliki nilai ...
Unik - Kamis, 29 November 2018 - 16:06 WIB

Pemerintah Jepang cegah aksi bunuh diri di peron stasiun dengan cara ini

PEMERINTAH Jepang melakukan aksi pencegahan bunuh diri di peron stasiun kereta di sejumlah kota di negara tersebut. Pasalnya, negara itu ...