Sabtu, 16 Februari 2019 | 09.56 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Mahasiswa Ditahan, PPMI Sebut KBRI Kairo Lemah

Mahasiswa Ditahan, PPMI Sebut KBRI Kairo Lemah

Reporter : M. Zaki | Kamis, 7 Desember 2017 - 10:29 WIB

IMG-4789

Polisi Mesir berjaga-jaga di suatu lokasi. Reuters

Jakarta, kini.co.id – Sebanyak lima mahasiswa asal Indonesia ditangkap otoritas Mesir pada 22 November 2017.

5 mahasiswa tersebut adalah Dodi Firmansyah Damhuri, Muhammad Jafar, Muhammad Fitrah Nur Akbar, Ardinal Khairi, dan Hartopo Abdul Jabar.

Dodi dan Muhammad Jafar langsung dibebaskan karena dapat menunjukkan dokumen keimigrasian yang lengkap.

Sedangkan Fitrah Nur Akbar, Ardinal, dan Hartopo tidak dapat langsung dibebaskan.

Terkait ini, Pihak Perhimpunan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia Mesir (PPMI) menyayangkan respons pihak Kedutaan Besar RI (KBRI) Kairo yang dinilai lambat dalam menangani penangkapan tersebut.

Bahkan, pihak KBRI bersikap tidak ramah dengan memperkeruh suasana dengan menyuruh mahasiswa demo di depan kantor imigrasi mesir.

“Padahal dalam hukum yang berlaku di Mesir saat ini, demonstrasi adalah hal ilegal dan akan dikenakan hukum pidana. Tentu hal ini sangat kontraproduktif dalam penyelesaian permasalahan ini dan berimbas negatif terhadap keamanan mahasiswa Indonesia di Mesir ke depannya,” bunyi pernyataan resmi PPMI Mesir, Kamis (7/12/2017).

Mereka juga memohon kepada Pemerintah Indonesia agar segera dapat melakukan upaya pembebasan kepada satu mahasiswa Indonesia yang hingga saat ini masih ditahan.

Sebab mereka menilai KBRI Kairo sangat lamban dalam menyelesaikan kasus ini. Menurut mereka, KBRI hanya sekali menjenguk mahasiswa tersebut dan tidak ada kabar sampai saat ini.

Otoritas Mesir akhirnya mendeportasi Ardinal Khairi dan Hartopo pada 30 November dengan alasan Keamanan Nasional.

Sementara itu, Muhammad Fitrah Nur Akbar masih ditahan di Kantor Kepolisian Qism Tsani, Kairo tanpa penjelasan.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Unik - Senin, 28 Januari 2019 - 13:55 WIB

India larang SD main game PUBG

PARA pemain PlayerUnknowns BattleGrounds (PUBG) Mobile di India harus menahan diri. Bagi kalangan sekolah dasar (SD), game ini resmi dilarang, ...
Peristiwa - Senin, 21 Januari 2019 - 11:00 WIB

Pintu Membeku, 250 Penumpang United Airlines Terdampar Selama 16 Jam

250 Penumpang United Airlines terdampar selama 16 jam di landasan salah satu bandara yang ada di Kanada. Ini lantaran pintu ...
Peristiwa - Jumat, 18 Januari 2019 - 10:42 WIB

Nelayan Indonesia bersumpah mengetahui lokasi jatuhnya MH370

SEORANG nelayan asal Indonesia bernama Rusli Khusmin secara mendadak mengungkap tragedi hilangnya pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 di Subang Jaya, ...
Peristiwa - Jumat, 18 Januari 2019 - 09:45 WIB

Pangeran Philip, suami Ratu Elizabeth, kecelakaan lalu lintas

SUAMI Ratu Inggris Elizabeth II, Pangeran Philip dikabarkan mengalami kecelakaan lalu lintas di sebuah kawasan, 160 kilometer sebelah utara ...
Peristiwa - Jumat, 18 Januari 2019 - 09:28 WIB

Ustadz Arifin Ilham membaik, segera keluar rumah sakit

USTADZ Arifin Ilham yang dirawat Rumah Sakit Gleneagles, Penang, Malaysia, dalam dua pekan terakhir, dikabarkan semakin membaik. Pihak rumah sakit ...
Peristiwa - Kamis, 17 Januari 2019 - 15:32 WIB

Fakta mengerikan: Ada website jual beli daging manusia

DUNIA maya ternyata pernah menjadi rumah untuk praktik kanibalisme. Di dunia mayalah terdapat situs dan forum yang secara ternag-terangan membahas ...