Minggu, 17 Desember 2017 | 18.44 WIB
KiniNEWS>Dunia>Global>Erdogan akan putus hubungan diplomatik dengan Israel

Erdogan akan putus hubungan diplomatik dengan Israel

Rabu, 6 Desember 2017 - 11:26 WIB

IMG-4787

Presiden Republik Turki Recep Tayyip Erdogan memperingatkan Presiden AS Donald Trump soal Yerusalem dalam pidato politiknya pada pertemuan partai partainya, Partai Keadilan dan Pembangunan, di Parlemen Turki, Selasa (5/12). Talarabiyah.

Ankara, kini.co.id – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan akan memutus hubungan dengan Israel jika AS mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Erdogan juga memperingatkan Presiden AS Donald Trump bahwa Yerusalem adalah garis merah bagi umat Islam.

Yerusalem kata Erdogan memiliki arti penting bagi umat Muslim, dengan mengabaikan hal itu akan mengakibatkan konsekuensi yang sangat serius.

“Presiden Trump, Yerusalem adalah ‘garis merah’ bagi Muslim. Kami meminta AS untuk mempertimbangkannya sekali lagi,” tandas Trump dalam pertemuan kelompok parlementer Partai Keadilan dan Pembangunan, Selasa (5/12).

“AS telah menyelesaikan semua kerja-kerjanya, apakah tinggal ini? Perjuangan melawan DAESH telah selesai, hanya inikah yang tertinggal?,” tambahnya.

Erdogan juga memperingatkan bahwa jika AS tetap bersikeras, Turki akan memutus hubungan diplomatik dengan Israel.

“Jika AS tidak membatalkan keputusan ini, kami akan menggelar pertemuan kerja sama Islam di Istanbul,” tegas Erdogan seperti dilansir Talarabiyah.

Media AS melaporkan bahwa Trump tengah mempertimbangkan untuk memindahkan kedutaan besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem, sekaligus mengakui Yerusalem sebagai ibu kota resmi Israel.

Yerusalem masih menjadi poros konflik Israel-Palestina, karena rakyat Palestina mengingingkan Yerusalem Timur menjadi ibu kota negara mereka di waktu yang akan datang.

Selama masa kampanye, Trump berulangkali menjanjikan untuk memindahkan kedubes AS ke Yerusalem.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Turki umumkan Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina
Global - Minggu, 17 Desember 2017 - 13:27 WIB

Turki umumkan Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina

Pemerintah Turki mengambil langkah konkret mengenai isu Yerusalem Timur.Kementerian Luar Negeri Turki lewat situs resminya mengakui Yerusalem Timur sebagai ibu ...
Empat warga Palestina tewas dibunuh tentara Israel
Global - Sabtu, 16 Desember 2017 - 18:31 WIB

Empat warga Palestina tewas dibunuh tentara Israel

Empat warga Palestina tewas dibunuh pasukan Israel dan sekitar 160 orang lainnya terluka, stelah melakukan demonstrasi atas keputusan Amerika Serikat ...
Pasukan Israel tinju wajah wanita tua saat aksi di Yerusalem
Global - Sabtu, 16 Desember 2017 - 17:46 WIB

Pasukan Israel tinju wajah wanita tua saat aksi di Yerusalem

Pasukan polisi Israel meninju wajah seorang wanita tua Palestina saat demonstrasi memanas di dekat Gerbang Damaskus, Yerusalem, pada Jumat (15/12) ...
Pakai Hijab, Mahasiswa di Nigeria Dilarang Ikut Upacara Kelulusan
Global - Sabtu, 16 Desember 2017 - 11:22 WIB

Pakai Hijab, Mahasiswa di Nigeria Dilarang Ikut Upacara Kelulusan

Seorang mahasiswa di Nigeria bernama Amasa Firdaus, ditolak masuk kedalam aula di sekolah hukum Universitas Ilorin, saat upacara kelulusan berlangsung.Mahasiswa ...
Negara Uni Eropa Tolak Keputusan Trump Soal Yerusalem
Global - Sabtu, 16 Desember 2017 - 09:12 WIB

Negara Uni Eropa Tolak Keputusan Trump Soal Yerusalem

Dinilai menimbulkan kekacauan, keputusan Presiden AS Donald Trump menjadikan Yerusalem sebagai ibukota Israel dikecam dunia.Bukan hanya negara-negara Islam, seluruh negara ...
Hindari Perang Korea, Sekjen PBB Minta Resolusi Dewan Kemanan Dilaksanakan
Global - Kamis, 14 Desember 2017 - 15:21 WIB

Hindari Perang Korea, Sekjen PBB Minta Resolusi Dewan Kemanan Dilaksanakan

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, mengatakan Korea Utara harus melaksanakan resolusi Dewan Keamanan PBB.Hal ini untuk menghindari perang nuklir yang ...