Selasa, 16 Oktober 2018 | 18.42 WIB
KiniNEWS>Dunia>Politik>Turki khawatir sikap AS yang akan akui Yerussalem milik Israel

Turki khawatir sikap AS yang akan akui Yerussalem milik Israel

Selasa, 5 Desember 2017 - 21:26 WIB

IMG-4785

Warga Palestina mengibarkan bendera di dekat Yerussalem. TRT

Ankara, kini.co.id – Juru Bicara Presiden Turki Ibrahim Kalin meminta otortias Amerika Serikat menahan diri terkait pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Dia mengatakan, penetapan ibu kota tersebut merupakan kebijakan yang mengkhawatirkan.

“Kabar pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel sangat mengkhawatirkan, terlebih bertentangan dengan status keagamaan serta sejarah di kawasan, kesepakatan internasional dan keputusan PBB,” kata Ibrahim Kalin seperti dikutip¬†Anadolu, Selasa (5/12).

Dia mengatakan, setiap langkah yang diambil bersangkutan dengan penetapan itu merupakan kemunduran dari proses perdamaian di Timur Tengah. Hal itu juga akan menciptakan tensi dan konflik baru di kawasan tersebut.

“Kami harap otoritas AS tidak membuat kesalahan karena menjaga status Yerusalem dan Masjid Al-Aqsa merupakan hal penting,” katanya.

Komentar Ibrahim Kalin terlontar setelah niatan Presiden Donald Trump memenuhi janji kampanye untuk memindahkan kedutaan besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Padahal Palestina berniat menjadikan kawasan tersebut sebagai ibu kota mereka di masa depan.

Seorang pejabat senior Palestina meminta Amerika agar menghindari setiap tindakan yang akan mempengaruhi status quo atas Yerusalem.

Menurutnya, tindakan itu akan menjadi pelanggaran dan bertolak-belakang dengan peran Pemerintah AS sebagai penengah proses perdamaian sekaligus menutup pintu perundingan.

Pejabat senior Palestina meminta Amerika agar menghindari setiap tindakan yang akan mempengaruhi status quo atas Yerusalem.

Menurutnya, tindakan itu akan menjadi pelanggaran dan bertolak-belakang dengan peran Pemerintah AS sebagai penengah proses perdamaian sekaligus menutup pintu perundingan.

“Itu akan membatalkan Amerika Serikat dari memainkan peran dalam proses perdamaian dan akan menutup semua pintu bagi perundingan serius, serta akan mendorong seluruh wilayah ini ke dalam ketidak-stabilan dan ketegangan lebih besar,” katanya menambahkan.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Peristiwa - Selasa, 16 Oktober 2018 - 11:22 WIB

Bukan Jadi Duta, Selebriti Cina Ini Ditahan Karena Dianggap Hina Lagu Kebangsaan

Seorang selebriti online di Cina ditahan gegara dianggap menghina lagu kebangsaan. Wanita cantik bernama Yang Kaili itu ditahan selama 5 ...
Peristiwa - Senin, 15 Oktober 2018 - 18:00 WIB

Seorang wanita tewas jatuh dari lantai 27 saat selfie

SANDRA Manuela, perempuan asal Panama, tewas terjatuh dari lantai 27 sebuah apartemen di Panama. Dia tewa ketika hendak berswafoto (selfie). ...
- Senin, 15 Oktober 2018 - 16:01 WIB

Kerajaan Inggris Umumkan Kehamilan Meghan Markle

Keluarga kerajaan Inggris tengah diselimuti perasaan bahagia. Pasalnya Meghan Markle, Istri dari Pangeran Harry sedang mengandung buah hati pertamanya.Kabar bahagia ...
Global - Sabtu, 13 Oktober 2018 - 11:10 WIB

Hadiri Pernikahan Putri Eugenie, Sepatu Bolong Pangeran Harry jadi Sorotan

Pernikahan kerajaan (royal wedding) di Inggris memang selalu menjadi sorotan dunia. Hari ini, pernikahan Putri Eugenie of York menikah dengan ...
Finance - Kamis, 11 Oktober 2018 - 15:52 WIB

Terkaya di Cina, Berapa Harta Jack Ma?

Hurun China Rich List menempatkan CEO Alibaba Group Jack Ma sebagai orang paling kaya di Cina.Dilansir dari CRI, radio resmi ...
Finance - Rabu, 10 Oktober 2018 - 11:23 WIB

Hari ketiga Konferensi IMF-WB diwarnai pertemuan BI-FED

Rangkaian pertemuan tahunan International Monetary Fund (IMF)-World Bank 2018 di Bali telah memasuki hari ketiga. Banyak seminar dan diskusi yang ...