Minggu, 17 Desember 2017 | 18.46 WIB
KiniNEWS>Dunia>Global>Rosatom mulai pembangunan PLTN pertama di Bangladesh

Rosatom mulai pembangunan PLTN pertama di Bangladesh

Selasa, 5 Desember 2017 - 16:11 WIB

IMG-4783

Rosatom, perusahaan nuklir asal Rusia. Istimewa

Ishwardi, kini.co.id – Bangladesh telah memulai pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) yang pertama di daerah Rooppur, Ishwardi.

Akhir November lalu, pemasangan beton pertama dilakukan di kompleks PLTN Rooppur, disaksikan oleh Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina dan Direktur Jendereal Rosatom Atomic Energy Corporation Alexey Likhachev.

PLTN Rooppur akan berkontribusi pada kebutuhan energi Bangladesh yang saat ini yang mencapai 4.000 MW.

Selain PLTN pertama, PLTN Rooppur juga akan menjadi satu daru dua unit PLTN yang akan dibangun oleh Bangladesh hingga tahun 2023.

“Pembangunan PLTN adalah mimpi yang telah lama dimikiki oleh Bangladesh. Hari ini kami melakukan langkah lebih dekat untuk mewujudkannya. Kami memasuki dunia nuklir yang merupakan kebanggaan dan kehormatan bagi kami sebagai sebuah negara. Kami berterima kasih kepada Rusia atas hal ini,” kata Perdana Menteri Sheikh Hasina.

PM Hasina menambahkan, PLTN ini dibangun dengan menggunakan teknologi Rusia yang paling modern. Untuk memastikan keamanan reaktor, Bangladesh juga akan selalu menaati pedoman dan aturan yang ditetapkan oleh Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

Di tempat yang sama, Alexey Likhachev menegaskan bahwa PLTN Rooppur akan bekerja dengan menggunakan teknologi VVER-1200 yang inovatif, yang telah beroperasi di Rusia.

“Hari ini kami tidak hanya memulai pembangunan fasilitas dengan siklus operasional lebih dari 100 tahun. Pada saat yang bersamaan, kami memperkuat persahabatan dan kerjasama untuk masa depan yang lebih baik bagi anak cucu kita. Kami akan melakukan yang terbaik untuk pembangunan PLTN Rooppur di Bangladesh, seperti halnya yang telah kami lakukan di Rusia,” ujar Alexey.

Pengembangan tenaga nuklir juga akan bermanfaat bagi ekonomi Bangladesh, memberi dorongan pada pengembangan sains dan teknologi, dan menciptakan lapangan kerja baru.

Bangladesh menjadi salah satu negara di Asia yang telah mengadopsi teknologi nuklir untuk tujuan damai, termasuk memenuhi kebutuhan energi nasional. Negara-negara Asia lain yang telah bergabung antara lain India, China, Iran dan Jepang.

Bercermin dari Bangladesh

Kepala Komisi Energi Dewan Riset Nasional Indonesia yang juga pakar nuklir Indonesia, Dr. Arnold Soetrisnanto mengatakan, dengan dimulainya pembangunan PLTN berskala besar yang modern dan aman, Bangladesh saat ini sedang dalam perjalanan untuk mendapatkan sumber pasokan listrik yang paling ramah dan ekonomis.

Apabila Indonesia ingin mempertahankan statusnya sebagai negara maju dan berdaulat, maka Indonesia harus bercermin pada Bangladesh dan memulai program tenaga nuklir.

Arnold menambahkan, sumber-sumber energi fosil yang selama ini menjadi tulang punggung sumber energi Indonesia pada akhirnya akan habis: berkurangnya penemuan cadangan baru, minyak bumi nasional yang akan habis dalam 11 tahun, gas alam habis dalam 35 tahun, dan batubara habis dalam 70 tahun.

“Namun di saat yang sama, Indonesia memproyeksikan pertumbuhan industry di atas 30% dan ekonomi di atas 7%. Kondisi ini tentu saja mengancam ketahanan energi nasional dan mengakibatkan terganggunya stabilitas ekonomi dan sosial,” ungkap Arnold.

Sementara itu, Peneliti Energi dari Universitas Nasional Singapura Dr. Victor Nian berpendapat, proyek pembangunan PLTN Rooppur di Bangladesh diharapkan bisa menjadi referensi penting bagi negara-negara di Asia Selatan dan Asia Tenggara yang memiliki kepentingan untuk mengembangkan energi nuklir. 

Selain itu, proyek ini juga dapat menjelaskan perkembangan kebijakan di bidang pengelolaan bahan bakar bekas dan limbah radioaktif di negara-negara berkembang di Asia Selatan dan Tenggara melalui kemitraan strategis dengan Rusia. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Turki umumkan Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina
Global - Minggu, 17 Desember 2017 - 13:27 WIB

Turki umumkan Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina

Pemerintah Turki mengambil langkah konkret mengenai isu Yerusalem Timur.Kementerian Luar Negeri Turki lewat situs resminya mengakui Yerusalem Timur sebagai ibu ...
Empat warga Palestina tewas dibunuh tentara Israel
Global - Sabtu, 16 Desember 2017 - 18:31 WIB

Empat warga Palestina tewas dibunuh tentara Israel

Empat warga Palestina tewas dibunuh pasukan Israel dan sekitar 160 orang lainnya terluka, stelah melakukan demonstrasi atas keputusan Amerika Serikat ...
Pasukan Israel tinju wajah wanita tua saat aksi di Yerusalem
Global - Sabtu, 16 Desember 2017 - 17:46 WIB

Pasukan Israel tinju wajah wanita tua saat aksi di Yerusalem

Pasukan polisi Israel meninju wajah seorang wanita tua Palestina saat demonstrasi memanas di dekat Gerbang Damaskus, Yerusalem, pada Jumat (15/12) ...
Pakai Hijab, Mahasiswa di Nigeria Dilarang Ikut Upacara Kelulusan
Global - Sabtu, 16 Desember 2017 - 11:22 WIB

Pakai Hijab, Mahasiswa di Nigeria Dilarang Ikut Upacara Kelulusan

Seorang mahasiswa di Nigeria bernama Amasa Firdaus, ditolak masuk kedalam aula di sekolah hukum Universitas Ilorin, saat upacara kelulusan berlangsung.Mahasiswa ...
Negara Uni Eropa Tolak Keputusan Trump Soal Yerusalem
Global - Sabtu, 16 Desember 2017 - 09:12 WIB

Negara Uni Eropa Tolak Keputusan Trump Soal Yerusalem

Dinilai menimbulkan kekacauan, keputusan Presiden AS Donald Trump menjadikan Yerusalem sebagai ibukota Israel dikecam dunia.Bukan hanya negara-negara Islam, seluruh negara ...
Hindari Perang Korea, Sekjen PBB Minta Resolusi Dewan Kemanan Dilaksanakan
Global - Kamis, 14 Desember 2017 - 15:21 WIB

Hindari Perang Korea, Sekjen PBB Minta Resolusi Dewan Kemanan Dilaksanakan

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, mengatakan Korea Utara harus melaksanakan resolusi Dewan Keamanan PBB.Hal ini untuk menghindari perang nuklir yang ...