Kamis, 17 Januari 2019 | 01.00 WIB
KiniNEWS>Dunia>Global>Yordania Minta Israel Stop Lakukan Tindakan Provokatif di Al Aqsha

Yordania Minta Israel Stop Lakukan Tindakan Provokatif di Al Aqsha

Reporter : M. Zaki | Senin, 4 Desember 2017 - 09:12 WIB

IMG-4780

Masjid Al Aqsha. (Ist)

Amman, kini.co.id – Aksi kekerasan yang dilakukan Israel di Masjid Al Aqsha mendapat kecaman dari berbagai pihak termasuk Yordania.

Yordania menuduh Israel melakukan tindakan provokatif yang dapat menimbulkan kebencian dari kalangan umat muslim dimanapun.

Kantor berita Petra, Minggu (3/12), melaporkan sejumlah perusuh dibiarkan aparat Israel memasuki lapangan Masjid al-Aqsha sehingga memicu keributan.

Juru bicara menteri komunikasi Yordania, Muhammad al-Momani mengatakan telah mengirimkan surat protes kepada kementerian luar negeri Israel.

Tindakan aparat kepolisian Israel di sekitar Masjid al-Aqsha, kata dia, begitu provokatif dan gegabah serta tidak mengindahkan norma-norma hubungan internasional.

Ia juga menyebut, para ekstremis Yahudi berupaya mencapai Masjid Qubbat al-Sakhrah (Dome of the Rock) dan menghapus jejak islam di Masjid Al Aqsha.

Sehingga pihaknya meminta Israel harus menghentikan cara provokatif dan menghormati perjanjian damai di kedua negara itu.

“Mereka harus segera menghentikan cara-cara provokatif demikian. Mereka harus menjaga status historis dan menghormati peran Yordania terhadap kompleks suci itu di Yerusalem Timur, yang mana telah diakui melalui perjanjian damai di antara kedua negara,” katanya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Peristiwa - Jumat, 11 Januari 2019 - 13:43 WIB

Meninggalkan Dunia Entertain, Kini Meghan Markle Siap Kembali Berakting

Menjadi istri pangeran kerajaan membuat Meghan Markle berkomitmen melepaskan segala keartisannya termasuk berhenti syuting dan menghapus Instagram miliknya.Hal itu karena ...
Politik - Kamis, 10 Januari 2019 - 15:00 WIB

Tiga WN Malaysia ditangkap karena hina mantan Raja

DUA laki-laki dan seorang perempuan ditangkap otoritas Malaysia dengan dugaan menghina mantan Raja Malaysia, Sultan Muhammad V dari Kelantan, sehubungan ...
Global - Selasa, 8 Januari 2019 - 10:14 WIB

Trump Tarik Pasukan, Erdogan Sebut Turki Akan Gantikan AS di Suriah

Presiden AS, Donald Trump berencana menarik pasukannya dari Suriah. Hal itu dilakukan karena AS mengklaim, ISIS telah dimusnahkan, sehingga AS ...
Peristiwa - Selasa, 8 Januari 2019 - 10:00 WIB

Nasib Gembong Pornografi Anak, Tewas Dikeroyok Napi dalam Penjara

Seorang gembong pornografi anak, Christian Maire menjadi narapidana didi Lembaga Permasyarakatan Milan di Michigan.Belum lama ini ia dikabarkan tewas dikeroyok ...
Politik - Senin, 7 Januari 2019 - 20:25 WIB

Khawatir dibunuh, perempuan Saudi mengurung diri di Thailand

SEORANG perempuan asal Arab Saudi, Rahaf Mohammed al-Qunun, ditahan di Thailand ketika berencana lari ke Australia untuk meminta suaka. Dia ...
Peristiwa - Senin, 7 Januari 2019 - 10:56 WIB

Sebelum Mundur, Raja Malaysia Nikahi Mantan Miss Moscow

Muhammad Sultan V mendadak menanggalkan jabatannya sebagai Raja Malaysia. Ini merupakan yang pertama kali dalam sejarah. Sebab, sebelumnya tidak ada ...