Selasa, 16 Oktober 2018 | 19.20 WIB
KiniNEWS>Dunia>Global>Obama Sindir Kebiasaan Nge-Tweet Trump soal Islam

Obama Sindir Kebiasaan Nge-Tweet Trump soal Islam

Reporter : M. Zaki | Sabtu, 2 Desember 2017 - 16:11 WIB

IMG-4779

Doland Trump dan Obama (kininews/ist)

Washington, kini.co.id – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memang terkenal keaktifannya di dunia maya khususnya Twitter.

Tak jarang, Trump menuliskan tweet yang berbau provokasi dan menyindir orang lain.

Sikapnya ini pun mengundang kemarahan publik, karena selain ‘marah-marah’, ia pun tak jarang mengubah kebijakan dan menyampaikannya lewat twitter.

Terakhir, cuitan menghasut Trump yang terbaru adalah ketika ia me-retweet video yang diunggah organisasi ekstrem kanan Inggris, Britain First, yang menggambarkan kekerasan yang dilakukan oleh umat Islam.

Kritik meluas karena cuitan tersebut, termasuk teguran dari Perdana Menteri Inggris Theresa May.

Selain dari PM Inggris, mantan Presiden AS, Barrack Obama juga melontarkan kritik atas kebiasaan Trump mengeluarkan tweet hasutan.

“Jangan katakan hal pertama yang muncul di kepala Anda. Miliki sedikit fungsi edit, pikirkan sebelum Anda berbicara, pikirkan sebelum Anda mencuit (di Twitter),” kata Obama di depan publik di New Delhi, India, menurut Washington Post, Sabtu (2/12).

Sementara juru bicara Gedung Putih Sarah Huckabee mengatakan retweet dari Trump tersebut untuk membantu meningkatkan pembicaraan seputar ancaman yang ditimbulkan oleh ekstremisme.

Trump seringkali menerbitkan pengumuman kebijakan terbarunya di Twitter, yang biasanya dilakukan di pagi hari.

Trump diketahui telah mencuitkan dua kali lebih banyak dibandingkan cuitan Obama.

Namun mantan presiden itu mengaku memiliki keunggulan dalam hal pengikut. Ia memiliki 97,4 juta pengikut sedangkan Trump hanya 43,7 juta.

“Tidak ada yang memiliki pengikut lebih banyak daripada orang yang menggunakannya lebih sering,” kata Obama mengunggulkan dirinya.

Sebelumnya, Obama juga pernah menyinggung soal kebiasaan Trump di twitter. Bahkan Obama menyebut orang yang tidak bisa mengendalikan sebuah akun twitter, takkan bisa memegang kode nuklir.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Peristiwa - Selasa, 16 Oktober 2018 - 11:22 WIB

Bukan Jadi Duta, Selebriti Cina Ini Ditahan Karena Dianggap Hina Lagu Kebangsaan

Seorang selebriti online di Cina ditahan gegara dianggap menghina lagu kebangsaan. Wanita cantik bernama Yang Kaili itu ditahan selama 5 ...
Peristiwa - Senin, 15 Oktober 2018 - 18:00 WIB

Seorang wanita tewas jatuh dari lantai 27 saat selfie

SANDRA Manuela, perempuan asal Panama, tewas terjatuh dari lantai 27 sebuah apartemen di Panama. Dia tewa ketika hendak berswafoto (selfie). ...
- Senin, 15 Oktober 2018 - 16:01 WIB

Kerajaan Inggris Umumkan Kehamilan Meghan Markle

Keluarga kerajaan Inggris tengah diselimuti perasaan bahagia. Pasalnya Meghan Markle, Istri dari Pangeran Harry sedang mengandung buah hati pertamanya.Kabar bahagia ...
Global - Sabtu, 13 Oktober 2018 - 11:10 WIB

Hadiri Pernikahan Putri Eugenie, Sepatu Bolong Pangeran Harry jadi Sorotan

Pernikahan kerajaan (royal wedding) di Inggris memang selalu menjadi sorotan dunia. Hari ini, pernikahan Putri Eugenie of York menikah dengan ...
Finance - Kamis, 11 Oktober 2018 - 15:52 WIB

Terkaya di Cina, Berapa Harta Jack Ma?

Hurun China Rich List menempatkan CEO Alibaba Group Jack Ma sebagai orang paling kaya di Cina.Dilansir dari CRI, radio resmi ...
Finance - Rabu, 10 Oktober 2018 - 11:23 WIB

Hari ketiga Konferensi IMF-WB diwarnai pertemuan BI-FED

Rangkaian pertemuan tahunan International Monetary Fund (IMF)-World Bank 2018 di Bali telah memasuki hari ketiga. Banyak seminar dan diskusi yang ...