Minggu, 17 Desember 2017 | 18.42 WIB
KiniNEWS>Dunia>Global>Anak-anak Dikirim ke Medan Perang, PBB Diminta Tindak Iran

Anak-anak Dikirim ke Medan Perang, PBB Diminta Tindak Iran

Reporter : M. Zaki | Senin, 27 November 2017 - 11:01 WIB

IMG-4775

Iran rekrut anak-anak untuk berperang. (Ist)

TEHERAN, kini.co.id – Anak-anak seharusnya mendapatkan waktu belajar dan bermain sesuai usianya. Namun berbeda di Iran, dimana anak-anak justru dikirim ke medan perang.

Hal itu terlihat dari sebuah video di sebuah saluran televisi Iran, Sabtu (25/11)

Dalam video itu terlihat kebanggaan Iran mengirimkan anak 13 tahun untuk berperang. Ia akan dikirim ke Kota Abu Kamal, Provinsi Deir al-Zour dimana perang terjadi.

Sementara, seorang pria bersenjata lain di samping anak tersebut mengatakan bahwa dia adalah anak termuda yang ikut dalam peperangan.

Video tersebut pun kemudian menjadi perdebatan di kalangan publik terutama aktivis yang memperhatikan hak-hak anak.

“Anak ini seharusnya bersekolah sekarang dan bermain dan tidak berada di medan perang, di mana orang dewasa terbunuh,” kata seorang aktivis Iran seperti dikutip dari Alarabiya, Senin (27/11).

Bahkan Human Right Watch pada awal Oktober ini menyatakan bahwa usia anak-anak yang direkrut dimulai dari usia 14 tahun.

Anak-anak tersebut berada dalam kelompok bersenjata Afghanistan yang secara eksklusif terdiri dari sekitar 14.000 pejuang yang didukung oleh Teheran, dan berjuang di samping kekuatan rezim Presiden Suriah Bashar Assad dalam konflik Suriah.

Sehingga mereka meminta masyarakat Internasional dan PBB untuk membuka penyelidikan atas masalah tersebut dan menambahkan Iran ke daftar pelaku pelecehan anak.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Turki umumkan Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina
Global - Minggu, 17 Desember 2017 - 13:27 WIB

Turki umumkan Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina

Pemerintah Turki mengambil langkah konkret mengenai isu Yerusalem Timur.Kementerian Luar Negeri Turki lewat situs resminya mengakui Yerusalem Timur sebagai ibu ...
Empat warga Palestina tewas dibunuh tentara Israel
Global - Sabtu, 16 Desember 2017 - 18:31 WIB

Empat warga Palestina tewas dibunuh tentara Israel

Empat warga Palestina tewas dibunuh pasukan Israel dan sekitar 160 orang lainnya terluka, stelah melakukan demonstrasi atas keputusan Amerika Serikat ...
Pasukan Israel tinju wajah wanita tua saat aksi di Yerusalem
Global - Sabtu, 16 Desember 2017 - 17:46 WIB

Pasukan Israel tinju wajah wanita tua saat aksi di Yerusalem

Pasukan polisi Israel meninju wajah seorang wanita tua Palestina saat demonstrasi memanas di dekat Gerbang Damaskus, Yerusalem, pada Jumat (15/12) ...
Pakai Hijab, Mahasiswa di Nigeria Dilarang Ikut Upacara Kelulusan
Global - Sabtu, 16 Desember 2017 - 11:22 WIB

Pakai Hijab, Mahasiswa di Nigeria Dilarang Ikut Upacara Kelulusan

Seorang mahasiswa di Nigeria bernama Amasa Firdaus, ditolak masuk kedalam aula di sekolah hukum Universitas Ilorin, saat upacara kelulusan berlangsung.Mahasiswa ...
Negara Uni Eropa Tolak Keputusan Trump Soal Yerusalem
Global - Sabtu, 16 Desember 2017 - 09:12 WIB

Negara Uni Eropa Tolak Keputusan Trump Soal Yerusalem

Dinilai menimbulkan kekacauan, keputusan Presiden AS Donald Trump menjadikan Yerusalem sebagai ibukota Israel dikecam dunia.Bukan hanya negara-negara Islam, seluruh negara ...
Hindari Perang Korea, Sekjen PBB Minta Resolusi Dewan Kemanan Dilaksanakan
Global - Kamis, 14 Desember 2017 - 15:21 WIB

Hindari Perang Korea, Sekjen PBB Minta Resolusi Dewan Kemanan Dilaksanakan

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, mengatakan Korea Utara harus melaksanakan resolusi Dewan Keamanan PBB.Hal ini untuk menghindari perang nuklir yang ...