Kamis, 19 April 2018 | 16.45 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Serangan saat Shalat Jumat, 184 orang Tewas di Sinai

Serangan saat Shalat Jumat, 184 orang Tewas di Sinai

Sabtu, 25 November 2017 - 02:10 WIB

IMG-4771

Kondisi lokasi kejadian sesaat setelah serangan bom dan tembakan oleh OTK di dalam masjid di Sinai. Istimewa

Sinai , kini.co.id – Sedikitnya 184 orang tewas dalam serangan bom dan tembakan di sebuah masjid di Semenanjung Sinai, utara Mesir. Serangan tersebut terjadi saat shalat Jumat (24/11). di desa Al-Rawda, Sinai.

Selain korban tewas, media negara Mesi MENA melaporkan bahwa terdapat 120 orang yang mengalami luka akibat serangan tersebut. Menurut keterangan media lokal bahwa penyerang telah menanam bahan peledak dan kemudian melepaskan tembakan ke arah jemaah sementara khutbah berlangsung.

Serangan kali ini menjadi paling mematikan di Mesir. Sebelumnya pada tahun 2014, bom bunuh diri telah menewaskan 31 tentara. Presiden Mesir Abdel Fattah Al-Sisis mengumumkan keadaan darurat di Semenanjung Sinai saat itu.

Sejauh ini belum diketahui siapa pihak yang bertanggung jawab di balik serangan ini. Namun, tuduhan sejumlah pihak banyak mengarah terhadap ISIS yang dalam empat tahun terakhir menguasai sejumlah daerah di Sinai.

Sementara itu serangan yang diduga dari milisi berupa ledakan bom di sebuah masjid itu telah merenggut nyawa 184 korban jiwa, demikian disampaikan media pemerintah setempat dan para saksi mata. 

Serangan tersebut menjadi salah satu yang paling mematikan di kawasan yang tengah dilanda gejolak pemberontakan dari kelompok jihadis tersebut, namun hingga saat ini belum ada kelompok yang menyatakan bertanggung jawab atas serangan.

Sejak 2014 tentara Mesir tengah memerangi kelompok yang berafiliasi dengan ISIS dan bermarkas di Sinai, di mana hingga kini milisi tersebut telah menewaskan ratusan polisi dan prajurit.

Media pemerintah menayangkan gambar korban maupun jasad yang ditutupi selimut berlumuran darah di dalam Masjid Al Rawdah di Bir al-Abed, sebelah barat kota El Arish.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina
Global - Minggu, 10 Desember 2017 - 13:11 WIB

Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina

Bulan Sabit Merah Palestina dalam pernyataan tertulisnya menyebutkan sekitar dua ratus lebih warga Palestina terluka dalam protes terbaru di ...
Israel Lancarkan Serangan Udara ke Gaza, Puluhan Luka-luka
Global - Sabtu, 9 Desember 2017 - 09:25 WIB

Israel Lancarkan Serangan Udara ke Gaza, Puluhan Luka-luka

Setelah keputusan Presiden AS, Donald Trump soal Yerusalem, hububgan Palestina dan Israel semakin buruk.Sejak Jumat (8/12/2017), Israel mulai menggempur Jalur ...
DK PBB Kritik Kecam Donald Trump Terkait Yerusalem
Global - Sabtu, 9 Desember 2017 - 09:04 WIB

DK PBB Kritik Kecam Donald Trump Terkait Yerusalem

Keputusan sepihak Presiden AS Donald Trump yang menjadikan Yerusalem sebagai Ibukota Israel mendapat kecaman dari PBB.Pasalnya, PBB selama ini mengupayakan ...
Al- Qaidah serukan pengikutnya berjihad terkait status Yerusalem
Global - Jumat, 8 Desember 2017 - 18:20 WIB

Al- Qaidah serukan pengikutnya berjihad terkait status Yerusalem

Keputusan Pesiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang berkeras menyatakan Kota Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, mendapat kecaman bukan cuma organisasi ...
Lawan Keputusan Trump, Ini yang Dilakukan Pemerintah Indonesia
Global - Jumat, 8 Desember 2017 - 13:41 WIB

Lawan Keputusan Trump, Ini yang Dilakukan Pemerintah Indonesia

Gelombang protes terhadap keputusan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibukota Israel datang dari berbagai negara di dunia. ...
Eropa tolak pengakuan Trump soal status Yerusalem
Global - Jumat, 8 Desember 2017 - 13:33 WIB

Eropa tolak pengakuan Trump soal status Yerusalem

Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump soal status kota Yerusalem sebagai ibu kota Israel ditentang banyak pihak. Para pemimpin negara ...