Selasa, 23 Januari 2018 | 13.13 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Serangan saat Shalat Jumat, 184 orang Tewas di Sinai

Serangan saat Shalat Jumat, 184 orang Tewas di Sinai

Sabtu, 25 November 2017 - 02:10 WIB

IMG-4771

Kondisi lokasi kejadian sesaat setelah serangan bom dan tembakan oleh OTK di dalam masjid di Sinai. Istimewa

Sinai , kini.co.id – Sedikitnya 184 orang tewas dalam serangan bom dan tembakan di sebuah masjid di Semenanjung Sinai, utara Mesir. Serangan tersebut terjadi saat shalat Jumat (24/11). di desa Al-Rawda, Sinai.

Selain korban tewas, media negara Mesi MENA melaporkan bahwa terdapat 120 orang yang mengalami luka akibat serangan tersebut. Menurut keterangan media lokal bahwa penyerang telah menanam bahan peledak dan kemudian melepaskan tembakan ke arah jemaah sementara khutbah berlangsung.

Serangan kali ini menjadi paling mematikan di Mesir. Sebelumnya pada tahun 2014, bom bunuh diri telah menewaskan 31 tentara. Presiden Mesir Abdel Fattah Al-Sisis mengumumkan keadaan darurat di Semenanjung Sinai saat itu.

Sejauh ini belum diketahui siapa pihak yang bertanggung jawab di balik serangan ini. Namun, tuduhan sejumlah pihak banyak mengarah terhadap ISIS yang dalam empat tahun terakhir menguasai sejumlah daerah di Sinai.

Sementara itu serangan yang diduga dari milisi berupa ledakan bom di sebuah masjid itu telah merenggut nyawa 184 korban jiwa, demikian disampaikan media pemerintah setempat dan para saksi mata. 

Serangan tersebut menjadi salah satu yang paling mematikan di kawasan yang tengah dilanda gejolak pemberontakan dari kelompok jihadis tersebut, namun hingga saat ini belum ada kelompok yang menyatakan bertanggung jawab atas serangan.

Sejak 2014 tentara Mesir tengah memerangi kelompok yang berafiliasi dengan ISIS dan bermarkas di Sinai, di mana hingga kini milisi tersebut telah menewaskan ratusan polisi dan prajurit.

Media pemerintah menayangkan gambar korban maupun jasad yang ditutupi selimut berlumuran darah di dalam Masjid Al Rawdah di Bir al-Abed, sebelah barat kota El Arish.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Dua WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf dibebaskan
Global - Minggu, 21 Januari 2018 - 09:24 WIB

Dua WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf dibebaskan

Dua warga negara Indonesia (WNI) yang diculik dan disandera oleh kelompok Abu Sayyaf di perairan Sabah sejak setahun yang lalu ...
Trump Sebut Rusia Tak Bantu AS Atasi Korut
Global - Kamis, 18 Januari 2018 - 13:39 WIB

Trump Sebut Rusia Tak Bantu AS Atasi Korut

Ketegangan di Semenanjung Korea masih terus berlanjut. Alih-alih menuju perdamaian, Presiden AS Donald Trump justru tak berhenti mengeluarkan pernyataan kontroversial ...
Ditembak Tentara Israel Saat Bentrok, Pemuda Palestina Tewas
Global - Rabu, 17 Januari 2018 - 10:01 WIB

Ditembak Tentara Israel Saat Bentrok, Pemuda Palestina Tewas

Tentara Israel melepaskan tembakan saat terjadi bentrok di wilayah Qalqiliya, pada Senin lalu (15/1).Tembakan itu menyasar seorang pemuda Palestina berusia ...
Disebut Trump Lubang Kotoran, Afrika Temui Wakil AS
Global - Senin, 15 Januari 2018 - 11:31 WIB

Disebut Trump Lubang Kotoran, Afrika Temui Wakil AS

Gara-gara komentar Presiden AS Donald Trump yang kasar, Afrika merasa tersinggung.Pasalnya, Trump menyebut Afrika sebagai lubang kotoran pada sebuah pernyataannya ...
Palestina Tolak AS Sebagai Mediator Perdamaian dengan Israel
Global - Senin, 15 Januari 2018 - 10:31 WIB

Palestina Tolak AS Sebagai Mediator Perdamaian dengan Israel

Palestina memastikan tak akan menerima Amerika Serikat (AS) sebagai mediator perdamaian dengan Israel.Hal ini menyusul keputusan Presiden AS Donald Trump ...
Belasan tahun buron, mantan bos Yakuza ditangkap usai foto tatonya viral
Peristiwa - Jumat, 12 Januari 2018 - 16:29 WIB

Belasan tahun buron, mantan bos Yakuza ditangkap usai foto tatonya viral

Mantan bos geng yakuza' asal Jepang yang dituduh membunuh musuhnya sekitar 15 tahun lalu ditangkap di Thailand setelah foto ...