Kamis, 17 Januari 2019 | 01.05 WIB
KiniNEWS>Dunia>Global>Perempuan Rohingya Diperkosa, HNW Minta Pimpinan Militer Myanmar Dihukum

Perempuan Rohingya Diperkosa, HNW Minta Pimpinan Militer Myanmar Dihukum

Reporter : M. Zaki | Jumat, 17 November 2017 - 14:24 WIB

IMG-4764

Pengungsi Rohingya menuju Bangladesh. Foto TRT

Rakhine, kini.co.id – Lembaga pembela HAM menuding militer Myanmar melakukan kampanye genosida etnis Rohingya.

Selain melakukan kekerasan, militer Myanmar juga dituduh melakukan pemerkosaan terhadap perempuan Rohingya.

Hal itu dikatakan Human Rights Watch (HRW) yang telah mewawancarai 52 perempuan Rohingya dan 29 di antaranya mengaku diperkosa.

“Pemerkosaan telah menjadi ciri menonjol dan menghancurkan kampanye pembersihan etnis Myanmar terhadap Rohingya,” kata peneliti hak-hak perempuan di HRW dan penulis laporan, Skye Wheeler.

Tindakan kekerasan militer Myanmar tersebut, kata dia, telah menyebabkan banyak perempuan dan anak perempuan terluka dan mengalami trauma mendalam.

Terkait itu, HRW meminta Dewan Keamanan PBB untuk memberlakukan embargo senjata ke Myanmar.

Selain itu PBB juga dinilai perlu memberikan sanksi terhadap pemimpin militer di negara tersebut.

Hala Sadak yang berusia 15 tahun dari Desa Hathi Para di Kotapraja Maungdaw mengatakan kepada HRW bahwa ia telah diperkosa oleh 10 orang tentara.

“Ketika saudara laki-laki dan perempuan saya datang untuk menjemput saya, saya terbaring di sana, di tanah. Mereka mengira saya sudah mati,” katanya.

Sementara itu, Militer Myanmar merilis sebuah laporan pada Senin yang menolak semua tuduhan pemerkosaan dan pembunuhan oleh pasukan keamanan, beberapa hari setelah mengganti jenderal yang bertanggung jawab atas operasi yang membuat lebih dari 600 ribu Muslim Rohingya untuk melarikan diri ke Bangladesh.

Pemerintah Myanmar juga membantah tuduhan pembersihan etnis.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Peristiwa - Jumat, 11 Januari 2019 - 13:43 WIB

Meninggalkan Dunia Entertain, Kini Meghan Markle Siap Kembali Berakting

Menjadi istri pangeran kerajaan membuat Meghan Markle berkomitmen melepaskan segala keartisannya termasuk berhenti syuting dan menghapus Instagram miliknya.Hal itu karena ...
Politik - Kamis, 10 Januari 2019 - 15:00 WIB

Tiga WN Malaysia ditangkap karena hina mantan Raja

DUA laki-laki dan seorang perempuan ditangkap otoritas Malaysia dengan dugaan menghina mantan Raja Malaysia, Sultan Muhammad V dari Kelantan, sehubungan ...
Global - Selasa, 8 Januari 2019 - 10:14 WIB

Trump Tarik Pasukan, Erdogan Sebut Turki Akan Gantikan AS di Suriah

Presiden AS, Donald Trump berencana menarik pasukannya dari Suriah. Hal itu dilakukan karena AS mengklaim, ISIS telah dimusnahkan, sehingga AS ...
Peristiwa - Selasa, 8 Januari 2019 - 10:00 WIB

Nasib Gembong Pornografi Anak, Tewas Dikeroyok Napi dalam Penjara

Seorang gembong pornografi anak, Christian Maire menjadi narapidana didi Lembaga Permasyarakatan Milan di Michigan.Belum lama ini ia dikabarkan tewas dikeroyok ...
Politik - Senin, 7 Januari 2019 - 20:25 WIB

Khawatir dibunuh, perempuan Saudi mengurung diri di Thailand

SEORANG perempuan asal Arab Saudi, Rahaf Mohammed al-Qunun, ditahan di Thailand ketika berencana lari ke Australia untuk meminta suaka. Dia ...
Peristiwa - Senin, 7 Januari 2019 - 10:56 WIB

Sebelum Mundur, Raja Malaysia Nikahi Mantan Miss Moscow

Muhammad Sultan V mendadak menanggalkan jabatannya sebagai Raja Malaysia. Ini merupakan yang pertama kali dalam sejarah. Sebab, sebelumnya tidak ada ...