Sabtu, 25 November 2017 | 07.06 WIB
KiniNEWS>Dunia>Global>Hindari Perang Nuklir, Korut Sebut AS Harus Singkirkan Donald Trump

Hindari Perang Nuklir, Korut Sebut AS Harus Singkirkan Donald Trump

Reporter : M. Zaki | Kamis, 9 November 2017 - 09:32 WIB

IMG-4760

Rudal Korut. (Ilustrasi)

Pyongyang, kini.co.id – Ketidaksukaan Korea Utara terhadap kebijakan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump semakin menjadi.

Bukannya gentar terhadap tekanan AS dan PBB, Korut malah mengancam akan menggelar perang nuklir apabila AS tak menyingkirkan Donald Trump.

“AS harus menggulingkan ‘orang tua yang gila’ itu dari kekuasaan dan menarik kembali kebijakan bermusuhan terhadap Korut sekaligus demi terbebas dari jurang malapetaka,” tulis media resmi pemerintah Korut, KCNA, seperti dikutip dari express.co.uk, Kamis (9/11/2017).

Seperti yang diketahui, Trump saat ini sedang berada di Beijing, China. Dimana Trump diduga akan meminta China untuk melakukan tekanan lebih terhadap Korut.

Sebelumnya, ia juga mengunjungi Korea Selatan dan Jepang. Di Korsel, Trump menegaskan tidak akan takut dengan ancaman Korut.

Ia menegaskan tidak akan terintimidasi dengan sikap Korut.

Dalam kesempatan yang sama, Trump mengimbau seluruh negara untuk meningkatkan tekanan ekonomi dan diplomatik terhadap Korut.

Dilansir dari CNN, seorang pejabat Korut menyebut apa yang dilakukan AS telah meningkatkan ketegangan ke tingkat tertinggi sejak Perang Korea berakhir dengan gencatan senjata pada tahun 1953.

“Amerika Serikat mengancam kami dengan kapal induk dan pengebom strategis. Mereka menantang kami dengan provokasi paling kejam dan merendahkan, tapi kami akan melawan ancaman tersebut dengan memperkuat keadilan untuk menyingkirkan akar penyebab agresi dan perang,” ucapnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Serangan di Sinai, Dubes: Tak ada WNI yang jadi korban
Peristiwa - Sabtu, 25 November 2017 - 02:16 WIB

Serangan di Sinai, Dubes: Tak ada WNI yang jadi korban

Dipastikan tak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban serangan teror bom di Sinai, Mesir, Jumat (24/11) waktu setempat. ...
Serangan saat Shalat Jumat, 184 oang Tewas di Sinai
Peristiwa - Sabtu, 25 November 2017 - 02:10 WIB

Serangan saat Shalat Jumat, 184 oang Tewas di Sinai

Sedikitnya 184 orang tewas dalam serangan bom dan tembakan di sebuah masjid di Semenanjung Sinai, utara Mesir. Serangan tersebut terjadi ...
Mugabe menolak diasingkan
Politik - Jumat, 24 November 2017 - 01:56 WIB

Mugabe menolak diasingkan

Mantan orang kuat di Zimbabwe, Robert Mugabe, mendapatkan kekebalan (imunitas) dari tuntutan hukum dan jaminan keselamatan sebagai bagian dari kesepakatan ...
Deretan kebaikan Hitler yang tidak banyak orang tau
Peristiwa - Selasa, 21 November 2017 - 08:55 WIB

Deretan kebaikan Hitler yang tidak banyak orang tau

Seumpama dibikin daftar orang yang paling dibenci sepanjang sejarah, maka sosok yang berada di peringkat pertama adalah Hitler. Ya, bagaimana ...
Perempuan Rohingya Diperkosa, HNW Minta Pimpinan Militer Myanmar Dihukum
Global - Jumat, 17 November 2017 - 14:24 WIB

Perempuan Rohingya Diperkosa, HNW Minta Pimpinan Militer Myanmar Dihukum

Lembaga pembela HAM menuding militer Myanmar melakukan kampanye genosida etnis Rohingya.Selain melakukan kekerasan, militer Myanmar juga dituduh melakukan pemerkosaan terhadap ...
Gempa Irak-Iran Renggut 452 Nyawa
Peristiwa - Selasa, 14 November 2017 - 08:27 WIB

Gempa Irak-Iran Renggut 452 Nyawa

Gempa berkekuatan 7,3 skala richter dengan kedalaman yang melanda perbatasan Irak dan Iran, Minggu (12/11/2017) menelan ratusan korban jiwa.Sejauh ini, ...