Monday, 23 July 2018 | 05.06 WIB
KiniNEWS>Dunia>Global>Filipina Amankan WNI Istri Petinggi Kelompok Maute

Filipina Amankan WNI Istri Petinggi Kelompok Maute

Reporter : M. Zaki | Monday, 6 November 2017 - 10:35 WIB

IMG-4758

Kepolisian Filipina menyatakan telah membekuk Minhati Madrais, istri Omarkhayam Maute salah satu petinggi ISIS di Filipina yang sempat menguasai Kota Marawi. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Kepolisian Filipina menyatakan telah membekuk Minhati Madrais, istri Omarkhayam Maute salah satu petinggi ISIS di Filipina yang sempat menguasai Kota Marawi.

Madrais, asal Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dilaporkan ditangkap setelah kepolisian merazia rumahnya di Iligan City, Mindanao utara, pada Minggu (5/11) pagi waktu setempat.

Terkait penangkapan Minhati, Mabes Polri merilis foto-foto Minhati, Senin (6/11).

Minhati nampak menjalani sesi dokumentasi sebagai tahanan. Dalam foto tersebut, Minhati mengenakan baju tahanan orenye dengan memegang sebuah papan bertuliskan namanya serta tanggal dirinya ditangkap.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Rikwanto mengatakan, Minhati ditangkap bersama 6 anaknya di 8017 Steele Makers Village, Tubod Iligan City pada pukul 09.30 waktu setempat.

“Saat ini Minhati bersama anaknya berada di kantor polisi Iligan City untuk menjalani pemeriksaan,” kata Rikwanto dalam keterangannya kepada awak media.

Sejumlah barang bukti disita dalam penangkapan tersebut seperti 4 tutup peledak (blasting cap), 2 tali peledak (detonating cord) dan 1 sekering (time fuse).

Seperti diketahui Minhati Madrais, berangkat ke Filipina pada tahun 2015, setelah sebelumnya dinikahi Omarkhayam di Bekasi.

“Menurut catatan Imigrasi Filipina, tiba di Manila tahun 2015. Visa 30 hari telah diperpanjang, expired 30 Januari 2017,” tambah Rikwanto.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Global - Sunday, 10 December 2017 - 13:11 WIB

Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina

Bulan Sabit Merah Palestina dalam pernyataan tertulisnya menyebutkan sekitar dua ratus lebih warga Palestina terluka dalam protes terbaru di ...
Global - Saturday, 9 December 2017 - 09:25 WIB

Israel Lancarkan Serangan Udara ke Gaza, Puluhan Luka-luka

Setelah keputusan Presiden AS, Donald Trump soal Yerusalem, hububgan Palestina dan Israel semakin buruk.Sejak Jumat (8/12/2017), Israel mulai menggempur Jalur ...
Global - Saturday, 9 December 2017 - 09:04 WIB

DK PBB Kritik Kecam Donald Trump Terkait Yerusalem

Keputusan sepihak Presiden AS Donald Trump yang menjadikan Yerusalem sebagai Ibukota Israel mendapat kecaman dari PBB.Pasalnya, PBB selama ini mengupayakan ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 18:20 WIB

Al- Qaidah serukan pengikutnya berjihad terkait status Yerusalem

Keputusan Pesiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang berkeras menyatakan Kota Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, mendapat kecaman bukan cuma organisasi ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 13:41 WIB

Lawan Keputusan Trump, Ini yang Dilakukan Pemerintah Indonesia

Gelombang protes terhadap keputusan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibukota Israel datang dari berbagai negara di dunia. ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 13:33 WIB

Eropa tolak pengakuan Trump soal status Yerusalem

Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump soal status kota Yerusalem sebagai ibu kota Israel ditentang banyak pihak. Para pemimpin negara ...
Place your ads here...