Wednesday, 15 August 2018 | 16.08 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Ditahan 11 Pangeran Saudi terlibat korupsi

Ditahan 11 Pangeran Saudi terlibat korupsi

Sunday, 5 November 2017 - 16:06 WIB

Arab Saudi, kini.co.id – Kabar mengejutkan datang dari tanah Arab. Sejumlah Pangeran dan mantan menteri di pemerintahan Arab Saudi ditangkap karena terkait dugaan kasus korupsi.

Kabar penahanan tersebut telah diberitakan televisi Arab Saudi Al Arabiya pada Ahad, (5/11).

“Empat mantan menteri dikabarkan termasuk yang ditahan terkait dugaan korupsi tersebut,” demikian pernyataan Al Arabiya.

Al Arabiya menyebutkan jumlah pangeran yang ditahan kini telah bertambah menjadi 11 orang. 

Sebelumnya dilaporkan bahwa 10 pangeran dan puluhan mantan menteri telah ditahan melalui sebuah lembaga anti-korupsi baru yang dipimpin oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman, yang dibentuk dengan keputusan kerajaan pada Sabtu (4/11) kemarin.

Reporter Televisi Saudi, Al Arabiya, menyampaikan hal itu mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya, demikian disampaikan Reuters.

Sementara itu sejumlah media internasional menyebutkan di antara pangeran yang ditahan adalah Pangeran Alwalid bin Talal.

Dailysabah melalui laman dailysabah.com, menyebutkan Pangeran yang masuk dalam daftar orang kaya dunia itu ditahan bersama pangeran lainnya. 

Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak Kerajaan Arab Saudi terkait penahanan para Pangeran dan mantan menteri tersebut. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Global - Sunday, 10 December 2017 - 13:11 WIB

Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina

Bulan Sabit Merah Palestina dalam pernyataan tertulisnya menyebutkan sekitar dua ratus lebih warga Palestina terluka dalam protes terbaru di ...
Global - Saturday, 9 December 2017 - 09:25 WIB

Israel Lancarkan Serangan Udara ke Gaza, Puluhan Luka-luka

Setelah keputusan Presiden AS, Donald Trump soal Yerusalem, hububgan Palestina dan Israel semakin buruk.Sejak Jumat (8/12/2017), Israel mulai menggempur Jalur ...
Global - Saturday, 9 December 2017 - 09:04 WIB

DK PBB Kritik Kecam Donald Trump Terkait Yerusalem

Keputusan sepihak Presiden AS Donald Trump yang menjadikan Yerusalem sebagai Ibukota Israel mendapat kecaman dari PBB.Pasalnya, PBB selama ini mengupayakan ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 18:20 WIB

Al- Qaidah serukan pengikutnya berjihad terkait status Yerusalem

Keputusan Pesiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang berkeras menyatakan Kota Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, mendapat kecaman bukan cuma organisasi ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 13:41 WIB

Lawan Keputusan Trump, Ini yang Dilakukan Pemerintah Indonesia

Gelombang protes terhadap keputusan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibukota Israel datang dari berbagai negara di dunia. ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 13:33 WIB

Eropa tolak pengakuan Trump soal status Yerusalem

Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump soal status kota Yerusalem sebagai ibu kota Israel ditentang banyak pihak. Para pemimpin negara ...
Place your ads here...