Minggu, 21 Oktober 2018 | 19.30 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Menteri kesejahteraan Skotlandia mundur terkait ‘perilaku tak pantas’

Menteri kesejahteraan Skotlandia mundur terkait ‘perilaku tak pantas’

Minggu, 5 November 2017 - 08:01 WIB

London, kini.co.id – Media Inggris melaporkan, Menteri Skotlandia urusan Kesejahteraan Anak, Mark McDonald, pada Sabtu (4/11) mengundurkan diri dari jabatannya terkait tuduhan menyangkut kehidupan pribadinya, yang ia katakan “tidak pantas”.

McDonald, yang juga merupakan anggota parlemen Skotlandia, mengatakan ia mengundurkan diri dari peranannya sebagai menteri serta secara terbuka.

“Meminta maaf kepada siapa pun jika saya membuat marah atau yang menganggap perilaku saya tidak pantas,” kata McDonald seperti yang laporan Sky News.

Seperti diketahui McDonald merupakan salah satu dari dua anggota Partai Nasional Skotlandia yang saat ini sedang diselidiki oleh partai tersebut terkait kemungkinan melakukan tindakan tak senonoh.

Melalui pernyataan, ia mengatakan, “Saya telah memperhatikan bahwa beberapa tindakan saya sebelumnya telah dianggap tidak pantas, yang saya sendiri yakin itu semata-mata hanya kelakar atau upaya untuk bersikap ramah, perilaku saya mungkin sudah membuat orang lain tidak nyaman atau membuat mereka mempertanyakan maksud saya.”ujarnya.

“Dengan mempertimbangkan posisi saya di pemerintahan, saya merasa tidak pantas untuk melanjutkan peranan saya melayani pemerintahan Skotlandia pada saat ini dan saya menyampaikan pengunduran diri saya sebagai menteri,” katanya dalam pernyataan yang dilansir Xinhua-OANA.

Juru bicara pemerintah Skotlandia membenarkan kabar itu, dengan mengatakan bahwa McDonald menyampaikan pengunduran dirinya kepada menteri utama.

“Menteri pendidikan bertanggung jawab atas semua aspek pimpinan departemen pendidikan, termasuk bidang yang dipimpin oleh menteri kesejahteraan anak dan anak usia dini. Menteri utama akan menunjuk menteri baru pada saat yang tepat,” kata juru bicara tersebut.

Pengunduran diri McDonald terjadi di tengah serangkaian tudingan pelecehan seksual terhadap sejumlah politisi Inggris. Mantan Menteri Pertahanan Inggris, Michael Fallon, terpaksa mengundurkan diri pada awal pekan ini.

Dua anggota parlemen asal Partai Buruh, Kelvin Hopkins dan Clive Lewis, sedang berada di bawah penyelidikan.

Anggota parlemen dari kubu Konservatif Charlie Elphicke juga dicopot dari partai terkait “tuduhan serius”.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Peristiwa - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 12:47 WIB

Soal Jurnalis Khashoggi, Raja Salman-Erdogan Berdiskusi Lewat Telpon

erkara pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi membuat Raja Saudi, Raja Salman bin Abdulaziz turun tangan. Raja Salman pun membahas soal itu ...
Global - Jumat, 19 Oktober 2018 - 18:33 WIB

Jokowi masuk 50 Muslim berpengaruh Dunia

PRESIDEN Joko Widodo masuk dalam daftar 50 muslim paling berpengaruh di dunia. Dalam edisi 2019 daftar Muslim 500 yang dirilis ...
Peristiwa - Kamis, 18 Oktober 2018 - 09:46 WIB

Bawa Gergaji Tulang, Pria Ini Diduga Bunuh dan Mutilasi Jurnalis Jamal Khashoggi

enyelidikan pembunuhan terhadap jurnalis Turki Jamal Khashoggi di Konsulat Arab Saudi mencapai titik terang.Polisi menetapkan seorang terduga pembunuh yakni dr ...
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 17:58 WIB

Menlu AS temui Presiden Turki bahas wartawan hilang

MENTERI Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo bertemu dengan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan di Ankara pada Rabu (17/10). ...
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 10:00 WIB

Pippa Middleton Melahirkan Anak Pertamanya

Pippa Middleton dan James Matthews kini tengah berbahagia. Pasalnya adik perempuan The Duchess of Cambridge itu baru-baru ini melahirkan anak ...
Peristiwa - Selasa, 16 Oktober 2018 - 11:22 WIB

Bukan Jadi Duta, Selebriti Cina Ini Ditahan Karena Dianggap Hina Lagu Kebangsaan

Seorang selebriti online di Cina ditahan gegara dianggap menghina lagu kebangsaan. Wanita cantik bernama Yang Kaili itu ditahan selama 5 ...