Sabtu, 25 November 2017 | 07.06 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Menteri kesejahteraan Skotlandia mundur terkait ‘perilaku tak pantas’

Menteri kesejahteraan Skotlandia mundur terkait ‘perilaku tak pantas’

Minggu, 5 November 2017 - 08:01 WIB

London, kini.co.id – Media Inggris melaporkan, Menteri Skotlandia urusan Kesejahteraan Anak, Mark McDonald, pada Sabtu (4/11) mengundurkan diri dari jabatannya terkait tuduhan menyangkut kehidupan pribadinya, yang ia katakan “tidak pantas”.

McDonald, yang juga merupakan anggota parlemen Skotlandia, mengatakan ia mengundurkan diri dari peranannya sebagai menteri serta secara terbuka.

“Meminta maaf kepada siapa pun jika saya membuat marah atau yang menganggap perilaku saya tidak pantas,” kata McDonald seperti yang laporan Sky News.

Seperti diketahui McDonald merupakan salah satu dari dua anggota Partai Nasional Skotlandia yang saat ini sedang diselidiki oleh partai tersebut terkait kemungkinan melakukan tindakan tak senonoh.

Melalui pernyataan, ia mengatakan, “Saya telah memperhatikan bahwa beberapa tindakan saya sebelumnya telah dianggap tidak pantas, yang saya sendiri yakin itu semata-mata hanya kelakar atau upaya untuk bersikap ramah, perilaku saya mungkin sudah membuat orang lain tidak nyaman atau membuat mereka mempertanyakan maksud saya.”ujarnya.

“Dengan mempertimbangkan posisi saya di pemerintahan, saya merasa tidak pantas untuk melanjutkan peranan saya melayani pemerintahan Skotlandia pada saat ini dan saya menyampaikan pengunduran diri saya sebagai menteri,” katanya dalam pernyataan yang dilansir Xinhua-OANA.

Juru bicara pemerintah Skotlandia membenarkan kabar itu, dengan mengatakan bahwa McDonald menyampaikan pengunduran dirinya kepada menteri utama.

“Menteri pendidikan bertanggung jawab atas semua aspek pimpinan departemen pendidikan, termasuk bidang yang dipimpin oleh menteri kesejahteraan anak dan anak usia dini. Menteri utama akan menunjuk menteri baru pada saat yang tepat,” kata juru bicara tersebut.

Pengunduran diri McDonald terjadi di tengah serangkaian tudingan pelecehan seksual terhadap sejumlah politisi Inggris. Mantan Menteri Pertahanan Inggris, Michael Fallon, terpaksa mengundurkan diri pada awal pekan ini.

Dua anggota parlemen asal Partai Buruh, Kelvin Hopkins dan Clive Lewis, sedang berada di bawah penyelidikan.

Anggota parlemen dari kubu Konservatif Charlie Elphicke juga dicopot dari partai terkait “tuduhan serius”.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Serangan di Sinai, Dubes: Tak ada WNI yang jadi korban
Peristiwa - Sabtu, 25 November 2017 - 02:16 WIB

Serangan di Sinai, Dubes: Tak ada WNI yang jadi korban

Dipastikan tak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban serangan teror bom di Sinai, Mesir, Jumat (24/11) waktu setempat. ...
Serangan saat Shalat Jumat, 184 oang Tewas di Sinai
Peristiwa - Sabtu, 25 November 2017 - 02:10 WIB

Serangan saat Shalat Jumat, 184 oang Tewas di Sinai

Sedikitnya 184 orang tewas dalam serangan bom dan tembakan di sebuah masjid di Semenanjung Sinai, utara Mesir. Serangan tersebut terjadi ...
Mugabe menolak diasingkan
Politik - Jumat, 24 November 2017 - 01:56 WIB

Mugabe menolak diasingkan

Mantan orang kuat di Zimbabwe, Robert Mugabe, mendapatkan kekebalan (imunitas) dari tuntutan hukum dan jaminan keselamatan sebagai bagian dari kesepakatan ...
Deretan kebaikan Hitler yang tidak banyak orang tau
Peristiwa - Selasa, 21 November 2017 - 08:55 WIB

Deretan kebaikan Hitler yang tidak banyak orang tau

Seumpama dibikin daftar orang yang paling dibenci sepanjang sejarah, maka sosok yang berada di peringkat pertama adalah Hitler. Ya, bagaimana ...
Perempuan Rohingya Diperkosa, HNW Minta Pimpinan Militer Myanmar Dihukum
Global - Jumat, 17 November 2017 - 14:24 WIB

Perempuan Rohingya Diperkosa, HNW Minta Pimpinan Militer Myanmar Dihukum

Lembaga pembela HAM menuding militer Myanmar melakukan kampanye genosida etnis Rohingya.Selain melakukan kekerasan, militer Myanmar juga dituduh melakukan pemerkosaan terhadap ...
Gempa Irak-Iran Renggut 452 Nyawa
Peristiwa - Selasa, 14 November 2017 - 08:27 WIB

Gempa Irak-Iran Renggut 452 Nyawa

Gempa berkekuatan 7,3 skala richter dengan kedalaman yang melanda perbatasan Irak dan Iran, Minggu (12/11/2017) menelan ratusan korban jiwa.Sejauh ini, ...