Wednesday, 15 August 2018 | 16.06 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Menteri kesejahteraan Skotlandia mundur terkait ‘perilaku tak pantas’

Menteri kesejahteraan Skotlandia mundur terkait ‘perilaku tak pantas’

Sunday, 5 November 2017 - 08:01 WIB

London, kini.co.id – Media Inggris melaporkan, Menteri Skotlandia urusan Kesejahteraan Anak, Mark McDonald, pada Sabtu (4/11) mengundurkan diri dari jabatannya terkait tuduhan menyangkut kehidupan pribadinya, yang ia katakan “tidak pantas”.

McDonald, yang juga merupakan anggota parlemen Skotlandia, mengatakan ia mengundurkan diri dari peranannya sebagai menteri serta secara terbuka.

“Meminta maaf kepada siapa pun jika saya membuat marah atau yang menganggap perilaku saya tidak pantas,” kata McDonald seperti yang laporan Sky News.

Seperti diketahui McDonald merupakan salah satu dari dua anggota Partai Nasional Skotlandia yang saat ini sedang diselidiki oleh partai tersebut terkait kemungkinan melakukan tindakan tak senonoh.

Melalui pernyataan, ia mengatakan, “Saya telah memperhatikan bahwa beberapa tindakan saya sebelumnya telah dianggap tidak pantas, yang saya sendiri yakin itu semata-mata hanya kelakar atau upaya untuk bersikap ramah, perilaku saya mungkin sudah membuat orang lain tidak nyaman atau membuat mereka mempertanyakan maksud saya.”ujarnya.

“Dengan mempertimbangkan posisi saya di pemerintahan, saya merasa tidak pantas untuk melanjutkan peranan saya melayani pemerintahan Skotlandia pada saat ini dan saya menyampaikan pengunduran diri saya sebagai menteri,” katanya dalam pernyataan yang dilansir Xinhua-OANA.

Juru bicara pemerintah Skotlandia membenarkan kabar itu, dengan mengatakan bahwa McDonald menyampaikan pengunduran dirinya kepada menteri utama.

“Menteri pendidikan bertanggung jawab atas semua aspek pimpinan departemen pendidikan, termasuk bidang yang dipimpin oleh menteri kesejahteraan anak dan anak usia dini. Menteri utama akan menunjuk menteri baru pada saat yang tepat,” kata juru bicara tersebut.

Pengunduran diri McDonald terjadi di tengah serangkaian tudingan pelecehan seksual terhadap sejumlah politisi Inggris. Mantan Menteri Pertahanan Inggris, Michael Fallon, terpaksa mengundurkan diri pada awal pekan ini.

Dua anggota parlemen asal Partai Buruh, Kelvin Hopkins dan Clive Lewis, sedang berada di bawah penyelidikan.

Anggota parlemen dari kubu Konservatif Charlie Elphicke juga dicopot dari partai terkait “tuduhan serius”.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Global - Sunday, 10 December 2017 - 13:11 WIB

Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina

Bulan Sabit Merah Palestina dalam pernyataan tertulisnya menyebutkan sekitar dua ratus lebih warga Palestina terluka dalam protes terbaru di ...
Global - Saturday, 9 December 2017 - 09:25 WIB

Israel Lancarkan Serangan Udara ke Gaza, Puluhan Luka-luka

Setelah keputusan Presiden AS, Donald Trump soal Yerusalem, hububgan Palestina dan Israel semakin buruk.Sejak Jumat (8/12/2017), Israel mulai menggempur Jalur ...
Global - Saturday, 9 December 2017 - 09:04 WIB

DK PBB Kritik Kecam Donald Trump Terkait Yerusalem

Keputusan sepihak Presiden AS Donald Trump yang menjadikan Yerusalem sebagai Ibukota Israel mendapat kecaman dari PBB.Pasalnya, PBB selama ini mengupayakan ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 18:20 WIB

Al- Qaidah serukan pengikutnya berjihad terkait status Yerusalem

Keputusan Pesiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang berkeras menyatakan Kota Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, mendapat kecaman bukan cuma organisasi ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 13:41 WIB

Lawan Keputusan Trump, Ini yang Dilakukan Pemerintah Indonesia

Gelombang protes terhadap keputusan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibukota Israel datang dari berbagai negara di dunia. ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 13:33 WIB

Eropa tolak pengakuan Trump soal status Yerusalem

Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump soal status kota Yerusalem sebagai ibu kota Israel ditentang banyak pihak. Para pemimpin negara ...
Place your ads here...