Minggu, 21 Oktober 2018 | 18.58 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Diduga terlibat jaringan Maute, satu WNI ditangkap otoritas Filipina

Diduga terlibat jaringan Maute, satu WNI ditangkap otoritas Filipina

Reporter : M. Zaki | Kamis, 2 November 2017 - 21:04 WIB

IMG-4754

Muhammad Ilham Syahputra (32) yang ditangkap otoritas Filipina pada Rabu (1/11) karena diduga terlibat dalam jaringan teroris Maute yang berafiliasi dengan organisasi teroris ISIS. KiniNews/Istimewa.

Jakarta, kini.co.id – Otoritas Filipina menangkap seorang WNI bernama Muhammad Ilham Syahputra (32) pada Rabu (1/11) karena diduga terlibat dalam jaringan teroris Maute yang berafiliasi dengan organisasi teroris ISIS.

“Dia adalah salah satu yang berhasil ditangkap Otoritas Filipina. Dia termasuk anggota kelompok Maute dimana mereka melakukan teror dan berupaya menguasai sebagian wilayah Marawi,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (2/11).

Martinus menjelaskan Ilham ditangkap saat pihak keamanan Filipina menyisir wilayah Marawi, Filipina Selatan.

Saat ini Ilham telah ditahan dan diperiksa di Filipina.

Sejumlah barang bukti yang disita oleh Otoritas Filipina ketika menangkap Ilham diantaranya sebuah granat, sebuah pistol, sebuah paspor Indonesia atas nama seseorang berinisial KH dan beberapa lembar mata uang asing.

Martin menyebutkan bahwa sebelumnya pada April 2017, pihak Otoritas Filipina menduga adanya keterlibatan seorang WNI dalam konflik di Marawi setelah ditemukannya sebuah paspor atas nama Ilham.

“Dari (penyisiran militer Filipina) ditemukan paspor atas nama Muhammad Ilham Syahputra. Tapi tidak ditemukan jasadnya. Sempat diduga saat itu yang bersangkutan telah meninggal dunia. Namun kemudian kami dikonfirmasi bahwa yang bersangkutan masih hidup dan sekarang ditangkap,” katanya dilansir Antara. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Peristiwa - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 12:47 WIB

Soal Jurnalis Khashoggi, Raja Salman-Erdogan Berdiskusi Lewat Telpon

erkara pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi membuat Raja Saudi, Raja Salman bin Abdulaziz turun tangan. Raja Salman pun membahas soal itu ...
Global - Jumat, 19 Oktober 2018 - 18:33 WIB

Jokowi masuk 50 Muslim berpengaruh Dunia

PRESIDEN Joko Widodo masuk dalam daftar 50 muslim paling berpengaruh di dunia. Dalam edisi 2019 daftar Muslim 500 yang dirilis ...
Peristiwa - Kamis, 18 Oktober 2018 - 09:46 WIB

Bawa Gergaji Tulang, Pria Ini Diduga Bunuh dan Mutilasi Jurnalis Jamal Khashoggi

enyelidikan pembunuhan terhadap jurnalis Turki Jamal Khashoggi di Konsulat Arab Saudi mencapai titik terang.Polisi menetapkan seorang terduga pembunuh yakni dr ...
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 17:58 WIB

Menlu AS temui Presiden Turki bahas wartawan hilang

MENTERI Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo bertemu dengan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan di Ankara pada Rabu (17/10). ...
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 10:00 WIB

Pippa Middleton Melahirkan Anak Pertamanya

Pippa Middleton dan James Matthews kini tengah berbahagia. Pasalnya adik perempuan The Duchess of Cambridge itu baru-baru ini melahirkan anak ...
Peristiwa - Selasa, 16 Oktober 2018 - 11:22 WIB

Bukan Jadi Duta, Selebriti Cina Ini Ditahan Karena Dianggap Hina Lagu Kebangsaan

Seorang selebriti online di Cina ditahan gegara dianggap menghina lagu kebangsaan. Wanita cantik bernama Yang Kaili itu ditahan selama 5 ...