Kamis, 22 Februari 2018 | 08.15 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Diduga terlibat jaringan Maute, satu WNI ditangkap otoritas Filipina

Diduga terlibat jaringan Maute, satu WNI ditangkap otoritas Filipina

Reporter : M. Zaki | Kamis, 2 November 2017 - 21:04 WIB

IMG-4754

Muhammad Ilham Syahputra (32) yang ditangkap otoritas Filipina pada Rabu (1/11) karena diduga terlibat dalam jaringan teroris Maute yang berafiliasi dengan organisasi teroris ISIS. KiniNews/Istimewa.

Jakarta, kini.co.id – Otoritas Filipina menangkap seorang WNI bernama Muhammad Ilham Syahputra (32) pada Rabu (1/11) karena diduga terlibat dalam jaringan teroris Maute yang berafiliasi dengan organisasi teroris ISIS.

“Dia adalah salah satu yang berhasil ditangkap Otoritas Filipina. Dia termasuk anggota kelompok Maute dimana mereka melakukan teror dan berupaya menguasai sebagian wilayah Marawi,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (2/11).

Martinus menjelaskan Ilham ditangkap saat pihak keamanan Filipina menyisir wilayah Marawi, Filipina Selatan.

Saat ini Ilham telah ditahan dan diperiksa di Filipina.

Sejumlah barang bukti yang disita oleh Otoritas Filipina ketika menangkap Ilham diantaranya sebuah granat, sebuah pistol, sebuah paspor Indonesia atas nama seseorang berinisial KH dan beberapa lembar mata uang asing.

Martin menyebutkan bahwa sebelumnya pada April 2017, pihak Otoritas Filipina menduga adanya keterlibatan seorang WNI dalam konflik di Marawi setelah ditemukannya sebuah paspor atas nama Ilham.

“Dari (penyisiran militer Filipina) ditemukan paspor atas nama Muhammad Ilham Syahputra. Tapi tidak ditemukan jasadnya. Sempat diduga saat itu yang bersangkutan telah meninggal dunia. Namun kemudian kami dikonfirmasi bahwa yang bersangkutan masih hidup dan sekarang ditangkap,” katanya dilansir Antara. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina
Peristiwa - Selasa, 20 Februari 2018 - 21:04 WIB

Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina

Pentolan Front Pembebasan Islam Moro (MILF), Murad Ebrahim mensinyalir Daes sebutan lain bagi kelompok militan Islamic State (ISIS) yang bercokol ...
900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya
Global - Selasa, 20 Februari 2018 - 09:19 WIB

900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya

Sebanyak 900 gerai KFC di Inggris terpaksa tutup untuk sementara.Hal itu karena mereka kekurangan bahan utama dari makanan cepat saji ...
AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 14:58 WIB

AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel

Amerika Serikat menyiapkan dana USD3,3 miliar atau senilai Rp45 triliun untuk militer Israel.Hal itu diumumkan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat ...
Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 09:32 WIB

Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul

Hubungan Korea Selatan dan Korea Utara telah lama dingin. Bahkan Korut terprovokasi meluncurkan rudal percobaan karena Amerika Serikat menggelar latihan ...
Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili
Global - Senin, 12 Februari 2018 - 08:26 WIB

Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili

Anggota pasukan keamanan Myanmar terbukti telah menyiksa dan menghilangkan nyawa 10 orang warga Rohingnya di Rakhine.Mereka kini akan menghadapi tindakan ...
Miris, Suami Curi Ginjal Istri untuk Lunasi Utang Mahar
Global - Jumat, 9 Februari 2018 - 11:55 WIB

Miris, Suami Curi Ginjal Istri untuk Lunasi Utang Mahar

Nasib malang menimpa seorang perempuan di India bernama Rita. Ia harus menderita sekian lama karena tak tahu ginjalnya telah dicuri ...