Minggu, 22 April 2018 | 05.42 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Diduga terlibat jaringan Maute, satu WNI ditangkap otoritas Filipina

Diduga terlibat jaringan Maute, satu WNI ditangkap otoritas Filipina

Reporter : M. Zaki | Kamis, 2 November 2017 - 21:04 WIB

IMG-4754

Muhammad Ilham Syahputra (32) yang ditangkap otoritas Filipina pada Rabu (1/11) karena diduga terlibat dalam jaringan teroris Maute yang berafiliasi dengan organisasi teroris ISIS. KiniNews/Istimewa.

Jakarta, kini.co.id – Otoritas Filipina menangkap seorang WNI bernama Muhammad Ilham Syahputra (32) pada Rabu (1/11) karena diduga terlibat dalam jaringan teroris Maute yang berafiliasi dengan organisasi teroris ISIS.

“Dia adalah salah satu yang berhasil ditangkap Otoritas Filipina. Dia termasuk anggota kelompok Maute dimana mereka melakukan teror dan berupaya menguasai sebagian wilayah Marawi,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (2/11).

Martinus menjelaskan Ilham ditangkap saat pihak keamanan Filipina menyisir wilayah Marawi, Filipina Selatan.

Saat ini Ilham telah ditahan dan diperiksa di Filipina.

Sejumlah barang bukti yang disita oleh Otoritas Filipina ketika menangkap Ilham diantaranya sebuah granat, sebuah pistol, sebuah paspor Indonesia atas nama seseorang berinisial KH dan beberapa lembar mata uang asing.

Martin menyebutkan bahwa sebelumnya pada April 2017, pihak Otoritas Filipina menduga adanya keterlibatan seorang WNI dalam konflik di Marawi setelah ditemukannya sebuah paspor atas nama Ilham.

“Dari (penyisiran militer Filipina) ditemukan paspor atas nama Muhammad Ilham Syahputra. Tapi tidak ditemukan jasadnya. Sempat diduga saat itu yang bersangkutan telah meninggal dunia. Namun kemudian kami dikonfirmasi bahwa yang bersangkutan masih hidup dan sekarang ditangkap,” katanya dilansir Antara. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina
Global - Minggu, 10 Desember 2017 - 13:11 WIB

Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina

Bulan Sabit Merah Palestina dalam pernyataan tertulisnya menyebutkan sekitar dua ratus lebih warga Palestina terluka dalam protes terbaru di ...
Israel Lancarkan Serangan Udara ke Gaza, Puluhan Luka-luka
Global - Sabtu, 9 Desember 2017 - 09:25 WIB

Israel Lancarkan Serangan Udara ke Gaza, Puluhan Luka-luka

Setelah keputusan Presiden AS, Donald Trump soal Yerusalem, hububgan Palestina dan Israel semakin buruk.Sejak Jumat (8/12/2017), Israel mulai menggempur Jalur ...
DK PBB Kritik Kecam Donald Trump Terkait Yerusalem
Global - Sabtu, 9 Desember 2017 - 09:04 WIB

DK PBB Kritik Kecam Donald Trump Terkait Yerusalem

Keputusan sepihak Presiden AS Donald Trump yang menjadikan Yerusalem sebagai Ibukota Israel mendapat kecaman dari PBB.Pasalnya, PBB selama ini mengupayakan ...
Al- Qaidah serukan pengikutnya berjihad terkait status Yerusalem
Global - Jumat, 8 Desember 2017 - 18:20 WIB

Al- Qaidah serukan pengikutnya berjihad terkait status Yerusalem

Keputusan Pesiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang berkeras menyatakan Kota Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, mendapat kecaman bukan cuma organisasi ...
Lawan Keputusan Trump, Ini yang Dilakukan Pemerintah Indonesia
Global - Jumat, 8 Desember 2017 - 13:41 WIB

Lawan Keputusan Trump, Ini yang Dilakukan Pemerintah Indonesia

Gelombang protes terhadap keputusan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibukota Israel datang dari berbagai negara di dunia. ...
Eropa tolak pengakuan Trump soal status Yerusalem
Global - Jumat, 8 Desember 2017 - 13:33 WIB

Eropa tolak pengakuan Trump soal status Yerusalem

Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump soal status kota Yerusalem sebagai ibu kota Israel ditentang banyak pihak. Para pemimpin negara ...