Kamis, 17 Januari 2019 | 01.01 WIB
KiniNEWS>Dunia>Global>Turki kutuk serangan yang mematikan di Mesir

Turki kutuk serangan yang mematikan di Mesir

Reporter : M. Zaki | Minggu, 22 Oktober 2017 - 14:04 WIB

IMG-4748

Pusat pemerintahan Turki. TRT

Ankara, kini.co.id – Kementerian Luar Negeri Turki mengutuk sebuah serangan yang mematikan di barat daya ibukota Mesir, Kairo yang menyebabkan 16 polisi tewas pada hari Jumat (20/10).

“Kami sangat sedih bahwa kemarin banyak pasukan keamanan yang telah diserang oleh teroris di kota Giza di Mesir telah kehilangan nyawa mereka dan terluka,”

“Kami mengutuk serangan tersebut dan menyampaikan belasungkawa kami kepada keluarga korban dan orang-orang Mesir dan berharap segera sembuh kepada yang terluka,” tambahnya.

Kementerian Dalam Negeri Mesir pada hari Sabtu (21/10) mengatakan bahwa 16 polisi tewas dan 13 lainnya cedera dalam baku tembak pada hari Jumat dengan militan di barat daya Kairo.

Kementerian tersebut mengatakan dalam sebuah pernyataan di situs resminya bahwa 15 militan tewas atau terluka dalam insiden tersebut, dan sebuah pencarian sedang dilakukan untuk seorang perwira polisi yang hilang.

Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas bentrokan tersebut di sebuah tempat persembunyian militan di daerah al-Wahat al-Bahriya di provinsi Giza, sekitar 135 kilometer dari Kairo.

Televisi pemerintah mengatakan pada hari Sabtu sebuah peringatan keamanan diumumkan di daerah tersebut untuk memburu militan. Ini menambahkan sapuan keamanan akan berlanjut jauh ke Gurun Barat.

Rincian baku tembak mematikan Jumat masih belum jelas. Kementerian Dalam Negeri mengatakan sebuah baku tembak tersebut terjadi dalam sebuah serangan untuk menangkap sejumlah tersangka militan di daerah tersebut.

Sumber keamanan mengatakan bahwa pasukan tersebut disergap selama penggerebekan tersebut.

Media lokal dan sumber keamanan yang tidak disebutkan namanya telah menempatkan korban tewas pasukan keamanan sekitar 60 orang. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Peristiwa - Jumat, 11 Januari 2019 - 13:43 WIB

Meninggalkan Dunia Entertain, Kini Meghan Markle Siap Kembali Berakting

Menjadi istri pangeran kerajaan membuat Meghan Markle berkomitmen melepaskan segala keartisannya termasuk berhenti syuting dan menghapus Instagram miliknya.Hal itu karena ...
Politik - Kamis, 10 Januari 2019 - 15:00 WIB

Tiga WN Malaysia ditangkap karena hina mantan Raja

DUA laki-laki dan seorang perempuan ditangkap otoritas Malaysia dengan dugaan menghina mantan Raja Malaysia, Sultan Muhammad V dari Kelantan, sehubungan ...
Global - Selasa, 8 Januari 2019 - 10:14 WIB

Trump Tarik Pasukan, Erdogan Sebut Turki Akan Gantikan AS di Suriah

Presiden AS, Donald Trump berencana menarik pasukannya dari Suriah. Hal itu dilakukan karena AS mengklaim, ISIS telah dimusnahkan, sehingga AS ...
Peristiwa - Selasa, 8 Januari 2019 - 10:00 WIB

Nasib Gembong Pornografi Anak, Tewas Dikeroyok Napi dalam Penjara

Seorang gembong pornografi anak, Christian Maire menjadi narapidana didi Lembaga Permasyarakatan Milan di Michigan.Belum lama ini ia dikabarkan tewas dikeroyok ...
Politik - Senin, 7 Januari 2019 - 20:25 WIB

Khawatir dibunuh, perempuan Saudi mengurung diri di Thailand

SEORANG perempuan asal Arab Saudi, Rahaf Mohammed al-Qunun, ditahan di Thailand ketika berencana lari ke Australia untuk meminta suaka. Dia ...
Peristiwa - Senin, 7 Januari 2019 - 10:56 WIB

Sebelum Mundur, Raja Malaysia Nikahi Mantan Miss Moscow

Muhammad Sultan V mendadak menanggalkan jabatannya sebagai Raja Malaysia. Ini merupakan yang pertama kali dalam sejarah. Sebab, sebelumnya tidak ada ...