Sabtu, 25 November 2017 | 07.08 WIB
KiniNEWS>Dunia>Global>Turki kutuk serangan yang mematikan di Mesir

Turki kutuk serangan yang mematikan di Mesir

Reporter : M. Zaki | Minggu, 22 Oktober 2017 - 14:04 WIB

IMG-4748

Pusat pemerintahan Turki. TRT

Ankara, kini.co.id – Kementerian Luar Negeri Turki mengutuk sebuah serangan yang mematikan di barat daya ibukota Mesir, Kairo yang menyebabkan 16 polisi tewas pada hari Jumat (20/10).

“Kami sangat sedih bahwa kemarin banyak pasukan keamanan yang telah diserang oleh teroris di kota Giza di Mesir telah kehilangan nyawa mereka dan terluka,”

“Kami mengutuk serangan tersebut dan menyampaikan belasungkawa kami kepada keluarga korban dan orang-orang Mesir dan berharap segera sembuh kepada yang terluka,” tambahnya.

Kementerian Dalam Negeri Mesir pada hari Sabtu (21/10) mengatakan bahwa 16 polisi tewas dan 13 lainnya cedera dalam baku tembak pada hari Jumat dengan militan di barat daya Kairo.

Kementerian tersebut mengatakan dalam sebuah pernyataan di situs resminya bahwa 15 militan tewas atau terluka dalam insiden tersebut, dan sebuah pencarian sedang dilakukan untuk seorang perwira polisi yang hilang.

Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas bentrokan tersebut di sebuah tempat persembunyian militan di daerah al-Wahat al-Bahriya di provinsi Giza, sekitar 135 kilometer dari Kairo.

Televisi pemerintah mengatakan pada hari Sabtu sebuah peringatan keamanan diumumkan di daerah tersebut untuk memburu militan. Ini menambahkan sapuan keamanan akan berlanjut jauh ke Gurun Barat.

Rincian baku tembak mematikan Jumat masih belum jelas. Kementerian Dalam Negeri mengatakan sebuah baku tembak tersebut terjadi dalam sebuah serangan untuk menangkap sejumlah tersangka militan di daerah tersebut.

Sumber keamanan mengatakan bahwa pasukan tersebut disergap selama penggerebekan tersebut.

Media lokal dan sumber keamanan yang tidak disebutkan namanya telah menempatkan korban tewas pasukan keamanan sekitar 60 orang. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Serangan di Sinai, Dubes: Tak ada WNI yang jadi korban
Peristiwa - Sabtu, 25 November 2017 - 02:16 WIB

Serangan di Sinai, Dubes: Tak ada WNI yang jadi korban

Dipastikan tak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban serangan teror bom di Sinai, Mesir, Jumat (24/11) waktu setempat. ...
Serangan saat Shalat Jumat, 184 oang Tewas di Sinai
Peristiwa - Sabtu, 25 November 2017 - 02:10 WIB

Serangan saat Shalat Jumat, 184 oang Tewas di Sinai

Sedikitnya 184 orang tewas dalam serangan bom dan tembakan di sebuah masjid di Semenanjung Sinai, utara Mesir. Serangan tersebut terjadi ...
Mugabe menolak diasingkan
Politik - Jumat, 24 November 2017 - 01:56 WIB

Mugabe menolak diasingkan

Mantan orang kuat di Zimbabwe, Robert Mugabe, mendapatkan kekebalan (imunitas) dari tuntutan hukum dan jaminan keselamatan sebagai bagian dari kesepakatan ...
Deretan kebaikan Hitler yang tidak banyak orang tau
Peristiwa - Selasa, 21 November 2017 - 08:55 WIB

Deretan kebaikan Hitler yang tidak banyak orang tau

Seumpama dibikin daftar orang yang paling dibenci sepanjang sejarah, maka sosok yang berada di peringkat pertama adalah Hitler. Ya, bagaimana ...
Perempuan Rohingya Diperkosa, HNW Minta Pimpinan Militer Myanmar Dihukum
Global - Jumat, 17 November 2017 - 14:24 WIB

Perempuan Rohingya Diperkosa, HNW Minta Pimpinan Militer Myanmar Dihukum

Lembaga pembela HAM menuding militer Myanmar melakukan kampanye genosida etnis Rohingya.Selain melakukan kekerasan, militer Myanmar juga dituduh melakukan pemerkosaan terhadap ...
Gempa Irak-Iran Renggut 452 Nyawa
Peristiwa - Selasa, 14 November 2017 - 08:27 WIB

Gempa Irak-Iran Renggut 452 Nyawa

Gempa berkekuatan 7,3 skala richter dengan kedalaman yang melanda perbatasan Irak dan Iran, Minggu (12/11/2017) menelan ratusan korban jiwa.Sejauh ini, ...