Senin, 10 Desember 2018 | 19.40 WIB
KiniNEWS>Dunia>Global>Cuek dengan Sanksi PBB, Korut Bangga dengan Pembangunan Nuklir

Cuek dengan Sanksi PBB, Korut Bangga dengan Pembangunan Nuklir

Reporter : M. Zaki | Senin, 9 Oktober 2017 - 09:42 WIB

IMG-4740

Kim Jong Un dan Istri. (Ist)

Pyongyang, kini.co.id – Meski dihujat dunia dan diberikan sanksi ketat oleh PBB, Kim Jong Un tampaknya samasekali tak terpengaruh.

Alih-alih meredakan aksi uji coba nuklir, ia malah bangga memiliki perkembangan teknologi nuklir sebagai bentuk perlindungan kedaulatan negara Korea Utara di mata dunia khususnya AS.

Kantor berita KCNA, dilansir dari People’s Daily, Senin (9/10/2017) menyebut sang diktator merasa harus memiliki kekuatan nuklir untuk melindungi diri dari ancaman nuklir imperial AS.

“Dia (Kim Jong-un) dengan khidmat menyatakan: Senjata nuklir Korut adalah sesuatu yang sangat berharga yang diperjuangkan rakyatnya untuk mempertahankan takdir dan kedaulatan negara dari ancaman nuklir imperialis AS yang berkepanjangan,” sebut kantor berita tersebut.

Kantor berita itu menyebutkan AS merupakan penghalang yang kuat untuk melindungi perdamaian dengan sungguh-sungguh dan keamanan di Semenanjung Korea dan Asia Timur Laut.

Pria yang disebut tangan besi itu juga mengatakansains dan teknologi negara tersebut dikembangkan dengan pesat dan ekonomi nasional telah tumbuh dengan kekuatan mereka tahun ini meskipun ada sanksi yang meningkat dari imperialis AS dan kekuatan mereka.

“Ketua (Kim Jong-un) menegaskan bahwa situasi yang berlaku dan kenyataan menunjukkan bahwa partai kita (Partai Buruh Korea) benar-benar tepat ketika secara dinamis maju di sepanjang jalan sosialis Juche, berpegang teguh pada garis yang secara bersamaan mendorong maju ekonomi. konstruksi dan pembangunan tenaga nuklir dan bahwa partai kita harus selalu menjaga jalan ini di masa depan juga, ” kata laporan KCNA.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Unik - Jumat, 7 Desember 2018 - 22:32 WIB

Remaja bisa dihukum mati di Sudan Selatan

PRAKTIK hukuman mati di Sudan Selatan ternyata juga diterapkan kepada remaja. Menurut lembaga pemantau hak asasi manusia Amnesty International, hukuman ...
Peristiwa - Kamis, 6 Desember 2018 - 16:27 WIB

Sampai hari ini sudah 11 mayat ditemukan di Selat Malaka

BANYAKNYA jenazah yang ditemukan di kawasan perairan Selat Malaka, hingga hari ini, Kamis (6/12/2018) sudah mencapai sebelas. “Mayat di (perairan) ...
Politik - Senin, 3 Desember 2018 - 21:47 WIB

PBNU desak Pemerintah RI pulangkan Dubes Saudi

PENGURUS Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memprotes keras tweet yang diduga milik Dubes Arab Saudi untuk Indonesia, Osama bin Mohammed Abdullah ...
Unik - Minggu, 2 Desember 2018 - 22:54 WIB

Jepang membagi-bagi rumah secara gratis

PEMERINTAH Jepang terpaksa membagi-bagi rumah secara gratis kepada warga akibat banyaknya rumah yang ditinggal kosong pemiliknya di negeri Sakura itu. ...
Finance - Kamis, 29 November 2018 - 16:37 WIB

Di China bisa kredit jaminannya foto dan video bugil

DALAM menggunakan fasilitas kredit, biasanya nasabah diminta untuk memberikan jaminan berupa surat berharga hingga jaminan dengan benda yang memiliki nilai ...
Unik - Kamis, 29 November 2018 - 16:06 WIB

Pemerintah Jepang cegah aksi bunuh diri di peron stasiun dengan cara ini

PEMERINTAH Jepang melakukan aksi pencegahan bunuh diri di peron stasiun kereta di sejumlah kota di negara tersebut. Pasalnya, negara itu ...