Minggu, 22 April 2018 | 05.56 WIB
KiniNEWS>Dunia>Global>Cuek dengan Sanksi PBB, Korut Bangga dengan Pembangunan Nuklir

Cuek dengan Sanksi PBB, Korut Bangga dengan Pembangunan Nuklir

Reporter : M. Zaki | Senin, 9 Oktober 2017 - 09:42 WIB

IMG-4740

Kim Jong Un dan Istri. (Ist)

Pyongyang, kini.co.id – Meski dihujat dunia dan diberikan sanksi ketat oleh PBB, Kim Jong Un tampaknya samasekali tak terpengaruh.

Alih-alih meredakan aksi uji coba nuklir, ia malah bangga memiliki perkembangan teknologi nuklir sebagai bentuk perlindungan kedaulatan negara Korea Utara di mata dunia khususnya AS.

Kantor berita KCNA, dilansir dari People’s Daily, Senin (9/10/2017) menyebut sang diktator merasa harus memiliki kekuatan nuklir untuk melindungi diri dari ancaman nuklir imperial AS.

“Dia (Kim Jong-un) dengan khidmat menyatakan: Senjata nuklir Korut adalah sesuatu yang sangat berharga yang diperjuangkan rakyatnya untuk mempertahankan takdir dan kedaulatan negara dari ancaman nuklir imperialis AS yang berkepanjangan,” sebut kantor berita tersebut.

Kantor berita itu menyebutkan AS merupakan penghalang yang kuat untuk melindungi perdamaian dengan sungguh-sungguh dan keamanan di Semenanjung Korea dan Asia Timur Laut.

Pria yang disebut tangan besi itu juga mengatakansains dan teknologi negara tersebut dikembangkan dengan pesat dan ekonomi nasional telah tumbuh dengan kekuatan mereka tahun ini meskipun ada sanksi yang meningkat dari imperialis AS dan kekuatan mereka.

“Ketua (Kim Jong-un) menegaskan bahwa situasi yang berlaku dan kenyataan menunjukkan bahwa partai kita (Partai Buruh Korea) benar-benar tepat ketika secara dinamis maju di sepanjang jalan sosialis Juche, berpegang teguh pada garis yang secara bersamaan mendorong maju ekonomi. konstruksi dan pembangunan tenaga nuklir dan bahwa partai kita harus selalu menjaga jalan ini di masa depan juga, ” kata laporan KCNA.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina
Global - Minggu, 10 Desember 2017 - 13:11 WIB

Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina

Bulan Sabit Merah Palestina dalam pernyataan tertulisnya menyebutkan sekitar dua ratus lebih warga Palestina terluka dalam protes terbaru di ...
Israel Lancarkan Serangan Udara ke Gaza, Puluhan Luka-luka
Global - Sabtu, 9 Desember 2017 - 09:25 WIB

Israel Lancarkan Serangan Udara ke Gaza, Puluhan Luka-luka

Setelah keputusan Presiden AS, Donald Trump soal Yerusalem, hububgan Palestina dan Israel semakin buruk.Sejak Jumat (8/12/2017), Israel mulai menggempur Jalur ...
DK PBB Kritik Kecam Donald Trump Terkait Yerusalem
Global - Sabtu, 9 Desember 2017 - 09:04 WIB

DK PBB Kritik Kecam Donald Trump Terkait Yerusalem

Keputusan sepihak Presiden AS Donald Trump yang menjadikan Yerusalem sebagai Ibukota Israel mendapat kecaman dari PBB.Pasalnya, PBB selama ini mengupayakan ...
Al- Qaidah serukan pengikutnya berjihad terkait status Yerusalem
Global - Jumat, 8 Desember 2017 - 18:20 WIB

Al- Qaidah serukan pengikutnya berjihad terkait status Yerusalem

Keputusan Pesiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang berkeras menyatakan Kota Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, mendapat kecaman bukan cuma organisasi ...
Lawan Keputusan Trump, Ini yang Dilakukan Pemerintah Indonesia
Global - Jumat, 8 Desember 2017 - 13:41 WIB

Lawan Keputusan Trump, Ini yang Dilakukan Pemerintah Indonesia

Gelombang protes terhadap keputusan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibukota Israel datang dari berbagai negara di dunia. ...
Eropa tolak pengakuan Trump soal status Yerusalem
Global - Jumat, 8 Desember 2017 - 13:33 WIB

Eropa tolak pengakuan Trump soal status Yerusalem

Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump soal status kota Yerusalem sebagai ibu kota Israel ditentang banyak pihak. Para pemimpin negara ...