Tuesday, 17 July 2018 | 12.58 WIB
KiniNEWS>Dunia>Global>Gegara Rudal, Awal Tahun Depan China Minta Semua Perusahaan Korut Tutup

Gegara Rudal, Awal Tahun Depan China Minta Semua Perusahaan Korut Tutup

Reporter : M. Zaki | Friday, 29 September 2017 - 09:56 WIB

IMG-4733

Kim Jong Un dan Istri. (Ist)

Beijing, kini.co.id – Sikap Korea Utara (Korut) yang terus nekad melakukan ujicoba rudal dan nuklir membuat PBB memberikan sanksi yang lebih berat.

Sebagai respon, China yang selama ini memegang 90 persen perdagangan Korut meminta semua perusahaan Korut yang ada dinegaranya untuk tutup.

China bahkan memberikan waktu hingga awal tahun depan yakni Januari 2018.

Hal itu diumumkan Kementerian Perdagangan China, Kamis waktu setempat.

Dalam pengumuman Perusahaan Korut yang ada di China termasuk yang berjenis usaha patungan dengan perusahaan Tiongkok, memiliki waktu 120 hari untuk tutup sejak resolusi PBB diadopsi pada 11 September 2017.

Seperti diketahui, Amerika Serikat belakangan memang semakin mendesak China untuk menggunakan pengaruh ekonominya demi menekan rezim Kim Jong-un agar melepas ambisi program nuklir dan rudalnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Global - Sunday, 10 December 2017 - 13:11 WIB

Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina

Bulan Sabit Merah Palestina dalam pernyataan tertulisnya menyebutkan sekitar dua ratus lebih warga Palestina terluka dalam protes terbaru di ...
Global - Saturday, 9 December 2017 - 09:25 WIB

Israel Lancarkan Serangan Udara ke Gaza, Puluhan Luka-luka

Setelah keputusan Presiden AS, Donald Trump soal Yerusalem, hububgan Palestina dan Israel semakin buruk.Sejak Jumat (8/12/2017), Israel mulai menggempur Jalur ...
Global - Saturday, 9 December 2017 - 09:04 WIB

DK PBB Kritik Kecam Donald Trump Terkait Yerusalem

Keputusan sepihak Presiden AS Donald Trump yang menjadikan Yerusalem sebagai Ibukota Israel mendapat kecaman dari PBB.Pasalnya, PBB selama ini mengupayakan ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 18:20 WIB

Al- Qaidah serukan pengikutnya berjihad terkait status Yerusalem

Keputusan Pesiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang berkeras menyatakan Kota Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, mendapat kecaman bukan cuma organisasi ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 13:41 WIB

Lawan Keputusan Trump, Ini yang Dilakukan Pemerintah Indonesia

Gelombang protes terhadap keputusan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibukota Israel datang dari berbagai negara di dunia. ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 13:33 WIB

Eropa tolak pengakuan Trump soal status Yerusalem

Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump soal status kota Yerusalem sebagai ibu kota Israel ditentang banyak pihak. Para pemimpin negara ...
Place your ads here...