Minggu, 21 Oktober 2018 | 20.23 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Pemerintah Saudi Arabia akhirnya izinkan perempuan menyetir

Pemerintah Saudi Arabia akhirnya izinkan perempuan menyetir

Rabu, 27 September 2017 - 10:46 WIB

IMG-4731

Perempuan tengah melakukan test drive mobil di kota Madinah, Saudi Arabia. Foto Al-Arabiyah.

Riyadh, kini.co.id – Setelah sempat menjadi polemik berpuluh-puluh tahun terkait larangan bepergian sendirian terutama bagi kaum perempuan dengan menyetir kendaraan, pemerintah Arab Saudi akhirnya merubah peraturan tentang larangan menyetir bagi kaum perempuan itu.

Kini pemerintah Saudi mengizinkan wanita untuk menyetir mobil namun tetap harus disertai keluarga atau mahramnya. Bagi wanita Saudi, ini sebuah kemajuan besar yang sudah dinanti-nantikan sangat lama.

Keputusan membolehkan wanita menyetir mobil ini ditandatangani oleh Raja Saudi Salman bin Abdul Aziz. Keputusan tersebut mengatakan bahwa perempuan akan diizinkan untuk menyetir “sesuai dengan hukum Islam”.

Selama ini Saudi yang menganut mahzad Imam Hanafi dalam hukum fiqh sebelumya satu-satunya negara di dunia yang melarang keras bepergian terutama mengemudi.

Sebuah badan di kementerian telah dibentuk untuk mengawal realisasi peraturan ini. Menurut agenda, kemungkinan peraturan ini akan mulai diterapkan pada Juni 2018.

Perubahan peraturan ini, menurut analis, bagian dari agenda Visi Saudi 2030 yang salah satunya menargetkan reformasi sosial. Termasuk perubahan norma sosial yang dinilai mengekang kebebasan kaum wanita.

Selain mengizinkan wanita menyetir mobil, Saudi juga mengubah peraturan larangan bagi wanita untuk masuk ke stadion olahraga. Sebelumnya, wanita Saudi tidak diperbolehkan masuk stadion, karena dinilai sebagai wilayah kaum pria. Baik untuk menonton konser musik atau olahraga. Namun kini wanita Saudi sudah bisa menonton musik dan olahraga di stadion. Demikian dilansir dari Al Jazeera pada Rabu (27/9).

Selama beberapa tahun terakhir ini, larangan menyetir bagi kaum wanita mendapatkan protes keras dari dalam Saudi maupun aktifis wanita internasional.

Mereka kerap menyuarakan protes melalui media sosial maupun dengan melanggar peraturan tersebut. Akibatnya, beberapa wanita pernah ditangkap karena ketahuan menyetir mobil.

Pada tahun 2016, Alwaleed bin Talal, seorang pangeran Saudi yang berpandangan moderat, menyoroti soal larangan ini. Menurutnya, ini bukan hanya soal hak, tapi juga kebutuhan ekonomi.

Alwaleed kemudian memaparkan biaya yang harus dikeluarkan wanita untuk merekrut supir pribadi atau menggunakan kendaraan umum, yang sangat membebani ekonominya. Miliaran Dollar AS dihabiskan untuk hal itu.

Sejauh ini belum diketahui bagaimana respon para ulama Saudi atas peraturan baru ini. Di Saudi, ulama memiliki peran penting dalam perumusan undang-undang atau peraturan pemerintah.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Peristiwa - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 12:47 WIB

Soal Jurnalis Khashoggi, Raja Salman-Erdogan Berdiskusi Lewat Telpon

erkara pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi membuat Raja Saudi, Raja Salman bin Abdulaziz turun tangan. Raja Salman pun membahas soal itu ...
Global - Jumat, 19 Oktober 2018 - 18:33 WIB

Jokowi masuk 50 Muslim berpengaruh Dunia

PRESIDEN Joko Widodo masuk dalam daftar 50 muslim paling berpengaruh di dunia. Dalam edisi 2019 daftar Muslim 500 yang dirilis ...
Peristiwa - Kamis, 18 Oktober 2018 - 09:46 WIB

Bawa Gergaji Tulang, Pria Ini Diduga Bunuh dan Mutilasi Jurnalis Jamal Khashoggi

enyelidikan pembunuhan terhadap jurnalis Turki Jamal Khashoggi di Konsulat Arab Saudi mencapai titik terang.Polisi menetapkan seorang terduga pembunuh yakni dr ...
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 17:58 WIB

Menlu AS temui Presiden Turki bahas wartawan hilang

MENTERI Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo bertemu dengan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan di Ankara pada Rabu (17/10). ...
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 10:00 WIB

Pippa Middleton Melahirkan Anak Pertamanya

Pippa Middleton dan James Matthews kini tengah berbahagia. Pasalnya adik perempuan The Duchess of Cambridge itu baru-baru ini melahirkan anak ...
Peristiwa - Selasa, 16 Oktober 2018 - 11:22 WIB

Bukan Jadi Duta, Selebriti Cina Ini Ditahan Karena Dianggap Hina Lagu Kebangsaan

Seorang selebriti online di Cina ditahan gegara dianggap menghina lagu kebangsaan. Wanita cantik bernama Yang Kaili itu ditahan selama 5 ...