Minggu, 21 Oktober 2018 | 20.25 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh

Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh

Jumat, 22 September 2017 - 00:06 WIB

IMG-4728

Pengungsi meninggalkan kamp pengungsi Rohingya yang terendam banjir di Cox's Bazaar, Bangladesh. Foto TRT

Dhaka, kini.co.id – Sebagian pengungsi muslim Rohingya di Distrik Cox’s Bazar, Bangladesh akhirnya bisa mengakses tenda bantuan dari pemerintah Indonesia, Kamis (21/9).

“Hari ini tenda bantuan Indonesia telah dipasang di lokasi pengungsian. Bantuan Indonesia diharapkan dapat membantu meringankan beban para pengungsi yang telah sekian lama tidur beratapkan langit,” kata Dubes RI untuk Bangladesh Rina Soemarno dalam siaran persnya.

Lokasi pemasangan tenda berada di Thaingkali, Subdistrik Ukhiya, yang ditempati oleh 60 ribu pengungsi yang baru datang dalam sepekan ini.

Tenda yang dipasang adalah jenis refugee tent dari BNPB yang dapat menampung 50 orang. Tenda tersebut juga dilengkapi dengan ventilasi dan alas agar para pengungsi tidak tidur di atas tanah.

Sebelumnya, tenda tersebut direncanakan berdiri Rabu (20/9), namun tertunda karena hujan lebat menghambat perjalanan truk dan pendirian tenda.

Barang bantuan yang terus didistribusikan yaitu makanan siap saji dan family kit. Pemerintah Daerah Cox’s Bazar memprioritaskan wanita dan anak-anak dalam pendistribusian itu.

Paket family kit tersebut berisi sabun, shampo, sikat dan pasta gigi dan kotak P3K.

Sebanyak 74 ton bantuan kemanusiaan dari Indonesia telah sampai di Bangladesh dalam 8 kali pengiriman dengan pesawat C-130 TNI AU pada 14, 15, 16 dan 18 September 2017.

Bantuan kemanusiaan tersebut berupa beras (30 ton), selimut (14.000), sarung (17.400) makanan siap saji (2.490 paket), generator listrik (10 set) tenda besar (20 unit), tanki air fleksibel (10 unit), family kit (850 paket), pakaian (900 paket), gula pasir (1 ton), minyak goreng (325 boks), dan biskuit (2.000 boks).

Seluruh barang bantuan tersebut telah diserahkan secara simbolis kepada District Commisioner (DC) of Chittagong, Md Zillur Rahman Chowdhury sebagai wakil Pemerintah Bangladesh pada 14 September 2017.

Adapun pengiriman berikutnya pada 15, 16, dan 18 September 2017 disambut oleh Additional District Commisioner of Chittagong Habibur Rahman.

Kerja sama KBRI Dhaka dengan Pemerintah Daerah setempat berjalan lancar sehingga pemasangan tenda dan pendistribusian barang bantuan Indonesia dapat dipantau dengan baik.

Pendistribusian bantuan dilakukan secara secara bertahap, berdasarkan pertimbangan Pemerintah Daerah mengenai area mana yang memerlukan barang-barang bantuan dari berbagai negara yang telah tiba di Bangladesh.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Peristiwa - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 12:47 WIB

Soal Jurnalis Khashoggi, Raja Salman-Erdogan Berdiskusi Lewat Telpon

erkara pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi membuat Raja Saudi, Raja Salman bin Abdulaziz turun tangan. Raja Salman pun membahas soal itu ...
Global - Jumat, 19 Oktober 2018 - 18:33 WIB

Jokowi masuk 50 Muslim berpengaruh Dunia

PRESIDEN Joko Widodo masuk dalam daftar 50 muslim paling berpengaruh di dunia. Dalam edisi 2019 daftar Muslim 500 yang dirilis ...
Peristiwa - Kamis, 18 Oktober 2018 - 09:46 WIB

Bawa Gergaji Tulang, Pria Ini Diduga Bunuh dan Mutilasi Jurnalis Jamal Khashoggi

enyelidikan pembunuhan terhadap jurnalis Turki Jamal Khashoggi di Konsulat Arab Saudi mencapai titik terang.Polisi menetapkan seorang terduga pembunuh yakni dr ...
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 17:58 WIB

Menlu AS temui Presiden Turki bahas wartawan hilang

MENTERI Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo bertemu dengan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan di Ankara pada Rabu (17/10). ...
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 10:00 WIB

Pippa Middleton Melahirkan Anak Pertamanya

Pippa Middleton dan James Matthews kini tengah berbahagia. Pasalnya adik perempuan The Duchess of Cambridge itu baru-baru ini melahirkan anak ...
Peristiwa - Selasa, 16 Oktober 2018 - 11:22 WIB

Bukan Jadi Duta, Selebriti Cina Ini Ditahan Karena Dianggap Hina Lagu Kebangsaan

Seorang selebriti online di Cina ditahan gegara dianggap menghina lagu kebangsaan. Wanita cantik bernama Yang Kaili itu ditahan selama 5 ...