Jumat, 15 Desember 2017 | 23.03 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya

Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya

Reporter : Riki AB. | Rabu, 20 September 2017 - 11:41 WIB

IMG-4725

Raja Salman. (kininews/ist)

Riyadh, kini.co.id – Tragedi pembantaian Rohingya di oleh pemerintah Myanmar membuat dunia berduka. Demikian pula Arab Saudi yang merupakan negara dengan mayoritas muslim.

Sang Raja, Salman bin Abdulaziz al Saud yang terkenal dermawan juga menunjukkan empatinya dengan memberikan bantuan kepada kaum minoritas tersebut.

Ia diketahui mengirimkan 15 juta dolar AS atau Rp199 miliar untuk para pengungsi yang kini berada di perbatasan Bangladesh-Myanmar.

Hal itu dibenarkan Penasihat Pusat Bantuan Kemanusiaan King Salman Center, Abdullah bin Abdulaziz al Rabiah.

Ia mengatakan akan mengirimkan tim ahli ke Bangladesh untuk menhetahui bantuan apa yang paling diperlukan masyarakat Rohingya.

“Sesuai arahan Raja Salman, kami sudah melakukan sejumlah proyek yang beberapa sudah pada tahap implementasi,” ujarnya dikutip dari Middle East Monitor, Rabu (20/9/2017).

Sebelumnya, pemerintah Arab Saudi mengklaim, Riyadh sudah menawarkan bantuan sebesar USD50 juta (setara Rp663 miliar) untuk Rakhine State.

Arab Saudi juga selama ini menerima para pengungsi Rohingya dengan tangan terbuka di wilayahnya sejak 1948.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Hindari Perang Korea, Sekjen PBB Minta Resolusi Dewan Kemanan Dilaksanakan
Global - Kamis, 14 Desember 2017 - 15:21 WIB

Hindari Perang Korea, Sekjen PBB Minta Resolusi Dewan Kemanan Dilaksanakan

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, mengatakan Korea Utara harus melaksanakan resolusi Dewan Keamanan PBB.Hal ini untuk menghindari perang nuklir yang ...
Efek Intervensi Trump, Masyarakat Arab Saudi Ajak Boikot Restoran AS
Global - Kamis, 14 Desember 2017 - 15:01 WIB

Efek Intervensi Trump, Masyarakat Arab Saudi Ajak Boikot Restoran AS

Akibat keputusan Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel, gelombang protes tak berhenti terjadi. Tidak terkecuali di media sosial.Bahkan di ...
Ada Konflik Rohingya, Penghargaan Pemimpin Myanmar Suu Kyi Dicabut
Global - Kamis, 14 Desember 2017 - 13:21 WIB

Ada Konflik Rohingya, Penghargaan Pemimpin Myanmar Suu Kyi Dicabut

Penindasannyang dilakukan militer Myanmar terhadap suku Rohingya di Rakhine membuat dunia marah. Terlebih sebelumnya pemimpin negara itu mendapatkan penghargaan terkait ...
Erdogan kecam langkah AS soal Yerusalem di Pertemuan OKI
Global - Rabu, 13 Desember 2017 - 23:58 WIB

Erdogan kecam langkah AS soal Yerusalem di Pertemuan OKI

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengajak semua negara yang mengikuti hukum internasional untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Palestina “yang ...
KTT OKI sepakati deklarasi Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina
Global - Rabu, 13 Desember 2017 - 23:49 WIB

KTT OKI sepakati deklarasi Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina

Pemimpin dari 57 negara Muslim yang hadir pada KTT Luar Biasa OKI di Istanbul, pada hari ini (13/12), menyerukan dunia ...
Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina
Global - Minggu, 10 Desember 2017 - 13:11 WIB

Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina

Bulan Sabit Merah Palestina dalam pernyataan tertulisnya menyebutkan sekitar dua ratus lebih warga Palestina terluka dalam protes terbaru di ...