Tuesday, 17 July 2018 | 13.03 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya

Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya

Reporter : Riki AB. | Wednesday, 20 September 2017 - 11:41 WIB

IMG-4725

Raja Salman. (kininews/ist)

Riyadh, kini.co.id – Tragedi pembantaian Rohingya di oleh pemerintah Myanmar membuat dunia berduka. Demikian pula Arab Saudi yang merupakan negara dengan mayoritas muslim.

Sang Raja, Salman bin Abdulaziz al Saud yang terkenal dermawan juga menunjukkan empatinya dengan memberikan bantuan kepada kaum minoritas tersebut.

Ia diketahui mengirimkan 15 juta dolar AS atau Rp199 miliar untuk para pengungsi yang kini berada di perbatasan Bangladesh-Myanmar.

Hal itu dibenarkan Penasihat Pusat Bantuan Kemanusiaan King Salman Center, Abdullah bin Abdulaziz al Rabiah.

Ia mengatakan akan mengirimkan tim ahli ke Bangladesh untuk menhetahui bantuan apa yang paling diperlukan masyarakat Rohingya.

“Sesuai arahan Raja Salman, kami sudah melakukan sejumlah proyek yang beberapa sudah pada tahap implementasi,” ujarnya dikutip dari Middle East Monitor, Rabu (20/9/2017).

Sebelumnya, pemerintah Arab Saudi mengklaim, Riyadh sudah menawarkan bantuan sebesar USD50 juta (setara Rp663 miliar) untuk Rakhine State.

Arab Saudi juga selama ini menerima para pengungsi Rohingya dengan tangan terbuka di wilayahnya sejak 1948.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Global - Sunday, 10 December 2017 - 13:11 WIB

Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina

Bulan Sabit Merah Palestina dalam pernyataan tertulisnya menyebutkan sekitar dua ratus lebih warga Palestina terluka dalam protes terbaru di ...
Global - Saturday, 9 December 2017 - 09:25 WIB

Israel Lancarkan Serangan Udara ke Gaza, Puluhan Luka-luka

Setelah keputusan Presiden AS, Donald Trump soal Yerusalem, hububgan Palestina dan Israel semakin buruk.Sejak Jumat (8/12/2017), Israel mulai menggempur Jalur ...
Global - Saturday, 9 December 2017 - 09:04 WIB

DK PBB Kritik Kecam Donald Trump Terkait Yerusalem

Keputusan sepihak Presiden AS Donald Trump yang menjadikan Yerusalem sebagai Ibukota Israel mendapat kecaman dari PBB.Pasalnya, PBB selama ini mengupayakan ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 18:20 WIB

Al- Qaidah serukan pengikutnya berjihad terkait status Yerusalem

Keputusan Pesiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang berkeras menyatakan Kota Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, mendapat kecaman bukan cuma organisasi ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 13:41 WIB

Lawan Keputusan Trump, Ini yang Dilakukan Pemerintah Indonesia

Gelombang protes terhadap keputusan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibukota Israel datang dari berbagai negara di dunia. ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 13:33 WIB

Eropa tolak pengakuan Trump soal status Yerusalem

Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump soal status kota Yerusalem sebagai ibu kota Israel ditentang banyak pihak. Para pemimpin negara ...
Place your ads here...