Minggu, 21 Oktober 2018 | 18.59 WIB
KiniNEWS>Dunia>Global>Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi

Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi

Reporter : Riki AB. | Selasa, 19 September 2017 - 14:54 WIB

IMG-4724

Ilustrasi

Pyongyang, kini.co.id – Dikecam, ditegur, hingga diberi sanksi ternyata samasekali tak menghentikan aksi Korea Utara (Korut) untuk tetap melakukan program nuklirnya.

Dengan bangga, Korut tetap menantang Amerika Serikat dengan meluncurkan misil-misil mereka dan membahayakan dunia internasional.

Teranyar, pada 15 September lalu, Korut melontarkan misil hingga melewati langit Jepang dan jatuh di perairan Samudra Pasifik dekat pulau Guam.

Sanksi yang lebih berat yakni pemutusan hubungan diplomatik bisnis dengan Korut kini ditanggapi Meksiko, Peru, Kuwait dan yang terbaru Spanyol.

Mereka mengusir duta besar Korut dari negara mereka.

Tak mundur, Korut malah mengatakan sanksi itu hanya membuat mereka meningkatkan program nuklir mereka.

“Langkah keras dari PBB beserta AS bersama sekutunya untuk menjatuhkan sanksi dan tekanan kepada DPRK (Democratic People’s Republic of Korea) hanya akan membuat kami mempercepat dan meningkatkan kekuatan nuklir negara kami,” ujar Menteri Luar Negeri Korea Utara yang dikutip oleh media corong pemerintahan Kim Jong-un, KCNA.

Dalam sanksi tersebut disebutkan larangan impor minyak dan ekspor tekstil.

Selain itu Namun, sanksi pembatasan itu dikritik karena dianggap tidak efektif, sebab Korut masih bisa berdagang dengan negara lain.

Satu-satunya sekutu Pyongyang yaitu China adalah negara yang bertanggung jawab atas pertumbuhan ekonomi Korut yang tahun lalu mencapai 3,9 persen.

Saksi tersebut juga dinilai sangat kejam dan tidak berperikemanusiaan oleh Korut.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Peristiwa - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 12:47 WIB

Soal Jurnalis Khashoggi, Raja Salman-Erdogan Berdiskusi Lewat Telpon

erkara pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi membuat Raja Saudi, Raja Salman bin Abdulaziz turun tangan. Raja Salman pun membahas soal itu ...
Global - Jumat, 19 Oktober 2018 - 18:33 WIB

Jokowi masuk 50 Muslim berpengaruh Dunia

PRESIDEN Joko Widodo masuk dalam daftar 50 muslim paling berpengaruh di dunia. Dalam edisi 2019 daftar Muslim 500 yang dirilis ...
Peristiwa - Kamis, 18 Oktober 2018 - 09:46 WIB

Bawa Gergaji Tulang, Pria Ini Diduga Bunuh dan Mutilasi Jurnalis Jamal Khashoggi

enyelidikan pembunuhan terhadap jurnalis Turki Jamal Khashoggi di Konsulat Arab Saudi mencapai titik terang.Polisi menetapkan seorang terduga pembunuh yakni dr ...
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 17:58 WIB

Menlu AS temui Presiden Turki bahas wartawan hilang

MENTERI Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo bertemu dengan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan di Ankara pada Rabu (17/10). ...
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 10:00 WIB

Pippa Middleton Melahirkan Anak Pertamanya

Pippa Middleton dan James Matthews kini tengah berbahagia. Pasalnya adik perempuan The Duchess of Cambridge itu baru-baru ini melahirkan anak ...
Peristiwa - Selasa, 16 Oktober 2018 - 11:22 WIB

Bukan Jadi Duta, Selebriti Cina Ini Ditahan Karena Dianggap Hina Lagu Kebangsaan

Seorang selebriti online di Cina ditahan gegara dianggap menghina lagu kebangsaan. Wanita cantik bernama Yang Kaili itu ditahan selama 5 ...