Tuesday, 17 July 2018 | 13.01 WIB
KiniNEWS>Dunia>Global>Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi

Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi

Reporter : Riki AB. | Tuesday, 19 September 2017 - 14:54 WIB

IMG-4724

Ilustrasi

Pyongyang, kini.co.id – Dikecam, ditegur, hingga diberi sanksi ternyata samasekali tak menghentikan aksi Korea Utara (Korut) untuk tetap melakukan program nuklirnya.

Dengan bangga, Korut tetap menantang Amerika Serikat dengan meluncurkan misil-misil mereka dan membahayakan dunia internasional.

Teranyar, pada 15 September lalu, Korut melontarkan misil hingga melewati langit Jepang dan jatuh di perairan Samudra Pasifik dekat pulau Guam.

Sanksi yang lebih berat yakni pemutusan hubungan diplomatik bisnis dengan Korut kini ditanggapi Meksiko, Peru, Kuwait dan yang terbaru Spanyol.

Mereka mengusir duta besar Korut dari negara mereka.

Tak mundur, Korut malah mengatakan sanksi itu hanya membuat mereka meningkatkan program nuklir mereka.

“Langkah keras dari PBB beserta AS bersama sekutunya untuk menjatuhkan sanksi dan tekanan kepada DPRK (Democratic People’s Republic of Korea) hanya akan membuat kami mempercepat dan meningkatkan kekuatan nuklir negara kami,” ujar Menteri Luar Negeri Korea Utara yang dikutip oleh media corong pemerintahan Kim Jong-un, KCNA.

Dalam sanksi tersebut disebutkan larangan impor minyak dan ekspor tekstil.

Selain itu Namun, sanksi pembatasan itu dikritik karena dianggap tidak efektif, sebab Korut masih bisa berdagang dengan negara lain.

Satu-satunya sekutu Pyongyang yaitu China adalah negara yang bertanggung jawab atas pertumbuhan ekonomi Korut yang tahun lalu mencapai 3,9 persen.

Saksi tersebut juga dinilai sangat kejam dan tidak berperikemanusiaan oleh Korut.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Global - Sunday, 10 December 2017 - 13:11 WIB

Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina

Bulan Sabit Merah Palestina dalam pernyataan tertulisnya menyebutkan sekitar dua ratus lebih warga Palestina terluka dalam protes terbaru di ...
Global - Saturday, 9 December 2017 - 09:25 WIB

Israel Lancarkan Serangan Udara ke Gaza, Puluhan Luka-luka

Setelah keputusan Presiden AS, Donald Trump soal Yerusalem, hububgan Palestina dan Israel semakin buruk.Sejak Jumat (8/12/2017), Israel mulai menggempur Jalur ...
Global - Saturday, 9 December 2017 - 09:04 WIB

DK PBB Kritik Kecam Donald Trump Terkait Yerusalem

Keputusan sepihak Presiden AS Donald Trump yang menjadikan Yerusalem sebagai Ibukota Israel mendapat kecaman dari PBB.Pasalnya, PBB selama ini mengupayakan ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 18:20 WIB

Al- Qaidah serukan pengikutnya berjihad terkait status Yerusalem

Keputusan Pesiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang berkeras menyatakan Kota Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, mendapat kecaman bukan cuma organisasi ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 13:41 WIB

Lawan Keputusan Trump, Ini yang Dilakukan Pemerintah Indonesia

Gelombang protes terhadap keputusan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibukota Israel datang dari berbagai negara di dunia. ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 13:33 WIB

Eropa tolak pengakuan Trump soal status Yerusalem

Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump soal status kota Yerusalem sebagai ibu kota Israel ditentang banyak pihak. Para pemimpin negara ...
Place your ads here...