Minggu, 21 Oktober 2018 | 19.05 WIB
KiniNEWS>Dunia>Global>Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim

Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim

Reporter : M. Zaki | Senin, 18 September 2017 - 17:31 WIB

Hebron, kini.co.id – Dulunya merupakan tempat sakral dan tempat ibadah bagi umat Islam, kini Masjid Ibrahim berubah menjadi tempat pesta para Yahudi di Hebron.

Sebuah video beredar luas di media sosial menunjukkan para Yahudi sedang berpesta dan menari di Masjid yang di bawahnya juga terdapat makam Nabi Ibrahim AS tersebut.

Video ini pun membuat para umat Muslim sedih.

“Ini adalah dalam Masjid Nabi Ibrahim di Hebron dimana ada makam Nabi Ibrahim di bawahnya. Kami @officialmizznina dan jemaah pernah shalat di sini. Sekarang dah kena takeover Yahudi. Siap buat party dalam ni dengan makam semua kat situ,” ujar netter asal Malaysia, @muhammadnohbinsaleh.

Kesedihan yang sama juga menghampiri artis Siti Nurhaliza yang merepost kiriman itu.

Pelantun “Cindai” itu juga mengatakan dirinya pernah shalat di masjid tersebut dan ia bersedih karena tempat itu bahkan menjadi tempat pesta seolah tak memedulikan ada makam Nabi di bawahnya.

“Ya Allah sedihnya, Siti dan keluarga juga sempat shalat dan ziarah di sini. Semoga Allah SWT kembalikan masjid ni kepada umat Muslim di Hebron,” tulisnya.

Seperti diketahui Hebron terkadang disebut pula dengan nama Hebrew. Kota ini terletak di Tepi Barat, Palestina dan sekitar 30 kilometer di selatan Yerusalem.

Di kota ini terdapat makam Nabi Ibrahim AS dan istrinya, Siti Sarah. Karenanya, Hebron merupakan salah satu kota suci bagi Yahudi, karena Nabi Ishak dan Ya’kub dimakamkan di sini.

Juga istri Nabi Ishak yang bernama Ribka, dan istri Nabi Ya’kub, Leah.

Mereka dimakamkam di sebuah gua yang disebut dengan Gua Para Leluhur (Machpelah, Makfilah).

Karena itulah, kaum Yahudi menganggap suci kota ini. Di atas gua, dibangun sebuah tempat yang menyerupai masjid dan disebut dengan nama Masjid Ibrahim.

Sebagaimana Masjid Al Aqsha, Masjid Ibrahim juga merupakan situs yang diperebutkan Israel dan Palestina.

Umat muslim masih bisa beribadah di dalamnya, namun pada hari-hari tertentu Yahudi menutup Masjid tersebut untuk umat Muslim.

Palestina kehilangan hak untuk menguasai kompleks Masjid Ibrahimi pada tahun 1997 saat pembagian kekuasaan Palestina dan Israel.

Kesepakatan ini untuk pertama kalinya telah menjadikan kota al-Khalil milik bersama bangsa Palestina dan Yahudi, sementara al-Haram al-Ibrahimi (Masjid Suci Ibrahimi) masih tetap di kuasai pasukan pendudukan Israel.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Peristiwa - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 12:47 WIB

Soal Jurnalis Khashoggi, Raja Salman-Erdogan Berdiskusi Lewat Telpon

erkara pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi membuat Raja Saudi, Raja Salman bin Abdulaziz turun tangan. Raja Salman pun membahas soal itu ...
Global - Jumat, 19 Oktober 2018 - 18:33 WIB

Jokowi masuk 50 Muslim berpengaruh Dunia

PRESIDEN Joko Widodo masuk dalam daftar 50 muslim paling berpengaruh di dunia. Dalam edisi 2019 daftar Muslim 500 yang dirilis ...
Peristiwa - Kamis, 18 Oktober 2018 - 09:46 WIB

Bawa Gergaji Tulang, Pria Ini Diduga Bunuh dan Mutilasi Jurnalis Jamal Khashoggi

enyelidikan pembunuhan terhadap jurnalis Turki Jamal Khashoggi di Konsulat Arab Saudi mencapai titik terang.Polisi menetapkan seorang terduga pembunuh yakni dr ...
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 17:58 WIB

Menlu AS temui Presiden Turki bahas wartawan hilang

MENTERI Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo bertemu dengan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan di Ankara pada Rabu (17/10). ...
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 10:00 WIB

Pippa Middleton Melahirkan Anak Pertamanya

Pippa Middleton dan James Matthews kini tengah berbahagia. Pasalnya adik perempuan The Duchess of Cambridge itu baru-baru ini melahirkan anak ...
Peristiwa - Selasa, 16 Oktober 2018 - 11:22 WIB

Bukan Jadi Duta, Selebriti Cina Ini Ditahan Karena Dianggap Hina Lagu Kebangsaan

Seorang selebriti online di Cina ditahan gegara dianggap menghina lagu kebangsaan. Wanita cantik bernama Yang Kaili itu ditahan selama 5 ...