Kamis, 14 Desember 2017 | 15.10 WIB
KiniNEWS>Dunia>Global>Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim

Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim

Reporter : M. Zaki | Senin, 18 September 2017 - 17:31 WIB

Hebron, kini.co.id – Dulunya merupakan tempat sakral dan tempat ibadah bagi umat Islam, kini Masjid Ibrahim berubah menjadi tempat pesta para Yahudi di Hebron.

Sebuah video beredar luas di media sosial menunjukkan para Yahudi sedang berpesta dan menari di Masjid yang di bawahnya juga terdapat makam Nabi Ibrahim AS tersebut.

Video ini pun membuat para umat Muslim sedih.

“Ini adalah dalam Masjid Nabi Ibrahim di Hebron dimana ada makam Nabi Ibrahim di bawahnya. Kami @officialmizznina dan jemaah pernah shalat di sini. Sekarang dah kena takeover Yahudi. Siap buat party dalam ni dengan makam semua kat situ,” ujar netter asal Malaysia, @muhammadnohbinsaleh.

Kesedihan yang sama juga menghampiri artis Siti Nurhaliza yang merepost kiriman itu.

Pelantun “Cindai” itu juga mengatakan dirinya pernah shalat di masjid tersebut dan ia bersedih karena tempat itu bahkan menjadi tempat pesta seolah tak memedulikan ada makam Nabi di bawahnya.

“Ya Allah sedihnya, Siti dan keluarga juga sempat shalat dan ziarah di sini. Semoga Allah SWT kembalikan masjid ni kepada umat Muslim di Hebron,” tulisnya.

Seperti diketahui Hebron terkadang disebut pula dengan nama Hebrew. Kota ini terletak di Tepi Barat, Palestina dan sekitar 30 kilometer di selatan Yerusalem.

Di kota ini terdapat makam Nabi Ibrahim AS dan istrinya, Siti Sarah. Karenanya, Hebron merupakan salah satu kota suci bagi Yahudi, karena Nabi Ishak dan Ya’kub dimakamkan di sini.

Juga istri Nabi Ishak yang bernama Ribka, dan istri Nabi Ya’kub, Leah.

Mereka dimakamkam di sebuah gua yang disebut dengan Gua Para Leluhur (Machpelah, Makfilah).

Karena itulah, kaum Yahudi menganggap suci kota ini. Di atas gua, dibangun sebuah tempat yang menyerupai masjid dan disebut dengan nama Masjid Ibrahim.

Sebagaimana Masjid Al Aqsha, Masjid Ibrahim juga merupakan situs yang diperebutkan Israel dan Palestina.

Umat muslim masih bisa beribadah di dalamnya, namun pada hari-hari tertentu Yahudi menutup Masjid tersebut untuk umat Muslim.

Palestina kehilangan hak untuk menguasai kompleks Masjid Ibrahimi pada tahun 1997 saat pembagian kekuasaan Palestina dan Israel.

Kesepakatan ini untuk pertama kalinya telah menjadikan kota al-Khalil milik bersama bangsa Palestina dan Yahudi, sementara al-Haram al-Ibrahimi (Masjid Suci Ibrahimi) masih tetap di kuasai pasukan pendudukan Israel.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Efek Intervensi Trump, Masyarakat Arab Saudi Ajak Boikot Restoran AS
Global - Kamis, 14 Desember 2017 - 15:01 WIB

Efek Intervensi Trump, Masyarakat Arab Saudi Ajak Boikot Restoran AS

Akibat keputusan Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel, gelombang protes tak berhenti terjadi. Tidak terkecuali di media sosial.Bahkan di ...
Ada Konflik Rohingya, Penghargaan Pemimpin Myanmar Suu Kyi Dicabut
Global - Kamis, 14 Desember 2017 - 13:21 WIB

Ada Konflik Rohingya, Penghargaan Pemimpin Myanmar Suu Kyi Dicabut

Penindasannyang dilakukan militer Myanmar terhadap suku Rohingya di Rakhine membuat dunia marah. Terlebih sebelumnya pemimpin negara itu mendapatkan penghargaan terkait ...
Erdogan kecam langkah AS soal Yerusalem di Pertemuan OKI
Global - Rabu, 13 Desember 2017 - 23:58 WIB

Erdogan kecam langkah AS soal Yerusalem di Pertemuan OKI

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengajak semua negara yang mengikuti hukum internasional untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Palestina “yang ...
KTT OKI sepakati deklarasi Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina
Global - Rabu, 13 Desember 2017 - 23:49 WIB

KTT OKI sepakati deklarasi Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina

Pemimpin dari 57 negara Muslim yang hadir pada KTT Luar Biasa OKI di Istanbul, pada hari ini (13/12), menyerukan dunia ...
Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina
Global - Minggu, 10 Desember 2017 - 13:11 WIB

Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina

Bulan Sabit Merah Palestina dalam pernyataan tertulisnya menyebutkan sekitar dua ratus lebih warga Palestina terluka dalam protes terbaru di ...
Israel Lancarkan Serangan Udara ke Gaza, Puluhan Luka-luka
Global - Sabtu, 9 Desember 2017 - 09:25 WIB

Israel Lancarkan Serangan Udara ke Gaza, Puluhan Luka-luka

Setelah keputusan Presiden AS, Donald Trump soal Yerusalem, hububgan Palestina dan Israel semakin buruk.Sejak Jumat (8/12/2017), Israel mulai menggempur Jalur ...