Kamis, 22 Februari 2018 | 17.36 WIB
KiniNEWS>Dunia>Politik>Suu Kyi dipastikan tak akan hadiri Sidang umum PBB

Suu Kyi dipastikan tak akan hadiri Sidang umum PBB

Reporter : Riki AB. | Rabu, 13 September 2017 - 19:45 WIB

IMG-4710

Pemimpin nasional Myanmar, Aung San Suu Kyi dalam sidang umum PBB tahun 2016 lalu. Foto TRT

YANGON, kini.co.id – Pemimpin nasional Myanmar, Aung San Suu Kyi, yang telah dikritik oleh negara-negara Barat dan Muslim akibat perlakuannya terhadap Muslim Rohingya, dipastikan tidak akan menghadiri Sidang Umum PBB.

Dalam pernyataan yang disampaikan oleh juru bicaranya Kyi, Zaw Htay, Rabu (13/9) dikatakan Suu Kyi tidak akan hadir di KTT PBB, sebagai gantinya, Henry Van Thio akan hadir di puncak KTT tersebut.

Alasan Suu Kyi tidak hadir karena sengaja menghindari kritikan setelah Komisi Hak Asasi Manusia PBB untuk PBB Zeyd Raad al-Hussein menyatakan bahwa tindakan yang dilakukan Mynamr terhadap Muslim Rohingya adalah pembersihan etnis.

Suu Kyi juga dituduh mengabaikan penduduk di wilayah tersebut oleh pemegang hadiah Nobel lainnya seperti pemimpin spiritual Tibet Dalai Lama, aktivis pendidikan Pakistan Malala Yusufzay dan sarjana Afrika Selatan Desmond Tutu.

Sementara itu, kantor pemerintahan Myanmar mengumumkan bahwa sebuah komisi yang beranggota 15 orang telah dibentuk untuk menangani persoalan Muslim Rohingya dan berjanji untuk memperbaiki kehidupan dan menjaga keselamatan mereka.

Komisi telah mengumumkan akan bekerja di bidang pembangunan ekonomi, keamanan dan masalah sosial di Arakan. Komisi juga mengumumkan akan mempercepat proses pengakuan Muslim Arakan sebagai warga negara Myanmar.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Gerilyawan Taliban palak kantor media untuk biayai aksinya
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 13:25 WIB

Gerilyawan Taliban palak kantor media untuk biayai aksinya

Diduga untuk menambah pundi-pundi dalam membiayai aksinya, gerilyawan Taliban mengenakan pajak dengan cara mengancam sejumlah kantor-kantor berita di Afghanistan apabila ...
Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina
Peristiwa - Selasa, 20 Februari 2018 - 21:04 WIB

Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina

Pentolan Front Pembebasan Islam Moro (MILF), Murad Ebrahim mensinyalir Daes sebutan lain bagi kelompok militan Islamic State (ISIS) yang bercokol ...
900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya
Global - Selasa, 20 Februari 2018 - 09:19 WIB

900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya

Sebanyak 900 gerai KFC di Inggris terpaksa tutup untuk sementara.Hal itu karena mereka kekurangan bahan utama dari makanan cepat saji ...
AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 14:58 WIB

AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel

Amerika Serikat menyiapkan dana USD3,3 miliar atau senilai Rp45 triliun untuk militer Israel.Hal itu diumumkan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat ...
Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 09:32 WIB

Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul

Hubungan Korea Selatan dan Korea Utara telah lama dingin. Bahkan Korut terprovokasi meluncurkan rudal percobaan karena Amerika Serikat menggelar latihan ...
Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili
Global - Senin, 12 Februari 2018 - 08:26 WIB

Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili

Anggota pasukan keamanan Myanmar terbukti telah menyiksa dan menghilangkan nyawa 10 orang warga Rohingnya di Rakhine.Mereka kini akan menghadapi tindakan ...