Kamis, 17 Januari 2019 | 02.21 WIB
KiniNEWS>Dunia>Politik>Duterte Kritik Aktivis HAM yang Dinilai Diam Soal Muslim Rohingya

Duterte Kritik Aktivis HAM yang Dinilai Diam Soal Muslim Rohingya

Reporter : M. Zaki | Senin, 11 September 2017 - 14:00 WIB

IMG-4702

Presiden Filipina Rodrigo Duterte melemparkan kecaman kepada para aktivis HAM, khususnya kepada Dewan HAM PBB terkait dengan krisis Rohingya. Foto TRT

ASTANA, kini.co.id – Presiden Filipina Rodrigo Duterte melemparkan kecaman kerasnya kepada para aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), khususnya kepada Dewan HAM PBB terkait dengan krisis muslim Rohingya.

Duterte menilai, para aktivis HAM tersebut lebih banyak diam soal krisis yang terjadi di Myanmar.

Tetapi jusru para aktivis HAM tersebut sangat keras dalam menentang operasi anti-narkoba di Filipina, mereka dinilai Duterte tidak terlalu banyak bicara mengenai krisis yang menimpa muslim Rohingnya.

“Meskipun berada di pusat berita internasional, kelompok HAM tidak mengkritik Aung San Suu Kyi atas kegagalannya menyelesaikan krisis di Myanmar, dimana Muslim Rohingya dibantai di sana,” kata Duterte, seperti dilansir Anadolu Agency pada Minggu (10/9).

Namun, bertentangan dengan pernyataan Duterte, Human Rights Watch (HRW) menyatakan kecamannya atas krisis Rohingya, dan mendesak PBB untuk mengadakan pertemuan darurat untu membahas hal ini.

Ini juga meminta PBB untuk memperingatkan pemerintah Myanmar bahwa mereka akan menghadapi sanksi berat kecuali jika mereka mengakhiri kampanye brutal terhadap muslim Rohingya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Peristiwa - Jumat, 11 Januari 2019 - 13:43 WIB

Meninggalkan Dunia Entertain, Kini Meghan Markle Siap Kembali Berakting

Menjadi istri pangeran kerajaan membuat Meghan Markle berkomitmen melepaskan segala keartisannya termasuk berhenti syuting dan menghapus Instagram miliknya.Hal itu karena ...
Politik - Kamis, 10 Januari 2019 - 15:00 WIB

Tiga WN Malaysia ditangkap karena hina mantan Raja

DUA laki-laki dan seorang perempuan ditangkap otoritas Malaysia dengan dugaan menghina mantan Raja Malaysia, Sultan Muhammad V dari Kelantan, sehubungan ...
Global - Selasa, 8 Januari 2019 - 10:14 WIB

Trump Tarik Pasukan, Erdogan Sebut Turki Akan Gantikan AS di Suriah

Presiden AS, Donald Trump berencana menarik pasukannya dari Suriah. Hal itu dilakukan karena AS mengklaim, ISIS telah dimusnahkan, sehingga AS ...
Peristiwa - Selasa, 8 Januari 2019 - 10:00 WIB

Nasib Gembong Pornografi Anak, Tewas Dikeroyok Napi dalam Penjara

Seorang gembong pornografi anak, Christian Maire menjadi narapidana didi Lembaga Permasyarakatan Milan di Michigan.Belum lama ini ia dikabarkan tewas dikeroyok ...
Politik - Senin, 7 Januari 2019 - 20:25 WIB

Khawatir dibunuh, perempuan Saudi mengurung diri di Thailand

SEORANG perempuan asal Arab Saudi, Rahaf Mohammed al-Qunun, ditahan di Thailand ketika berencana lari ke Australia untuk meminta suaka. Dia ...
Peristiwa - Senin, 7 Januari 2019 - 10:56 WIB

Sebelum Mundur, Raja Malaysia Nikahi Mantan Miss Moscow

Muhammad Sultan V mendadak menanggalkan jabatannya sebagai Raja Malaysia. Ini merupakan yang pertama kali dalam sejarah. Sebab, sebelumnya tidak ada ...