Jumat, 22 September 2017 | 20.18 WIB
KiniNEWS>Dunia>Politik>Erdogan Desak Negara-negara Muslim Bersatu Bantu Rohingya

Erdogan Desak Negara-negara Muslim Bersatu Bantu Rohingya

Reporter : Riki AB. | Minggu, 10 September 2017 - 21:29 WIB

IMG-4698

Presiden Recep Tayyip Erdogan mendesak umat Islam di seluruh dunia untuk bersatu menghadapi sejumlah krisis dan tantangan regional, terutama krisis muslim Rohingya dalam pertemuan OIC Kazakhstan Astana. Foto Dailysabah/AA.

ASTANA, kini.co.id – Dalam pidatonya di hadapan kepala negara dan perwakilan dari negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim, Presiden Recep Tayyip Erdogan mendesak umat Islam di seluruh dunia untuk bersatu menghadapi sejumlah krisis dan tantangan regional.

Berbicara di Pertemuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Organisasi Kerjasama Islam (OIC) yang diadakan di ibukota Kazakhstan Astana, Erdoğan mengatakan bahwa negara-negara Muslim harus bekerja sama untuk mengakhiri penderitaan Muslim Rohingya di Myanmar.

Sejak 25 Agustus, lebih dari 300.000 orang telah melarikan diri ke Bangladesh untuk menghindari kekerasan dan penindasan di tengah tindakan keras brutal terhadap pemberontak di negara bagian Rakhine di barat laut.

Ratusan orang diyakini telah terbunuh dan ribuan lainnya terluka, karena desa Rohingya dan permukiman telah dibakar habis.

“Kami ingin bekerja sama dengan pemerintah Myanmar dan Bangladesh untuk terus maju dalam tragedi kemanusiaan yang sedang berlangsung di wilayah itu. Kami telah menawari pemerintah Bangladesh bantuan kami dan menyatakan harapan kami untuk fasilitasi yang diperlukan agar diperhatikan Muslim Rohingya yang melarikan diri ke tanah mereka untuk menyelamatkan diri dari penindasan dan pembunuhan, ” kata Erdogan seperti dilansir dailysabah.

Erdogan juga menambahkan bahwa organisasi internasional, khususnya negara-negara Muslim, harus berjuang bersama-sama dengan segala cara untuk mengakhiri kekejaman ini.

Erdoğan pun menyinggung perselisihan yang sedang berlangsung antara negara-negara Teluk dan ketegangan di Yerusalem.

“Apa yang dibutuhkan dunia Muslim pada saat ini tidak mengambang, tetapi persatuan dan solidaritas Krisis di kawasan Teluk telah membuat kita kesal. Kami ingin krisis di Teluk dipecahkan sesegera mungkin. Kami tidak akan pernah membiarkan pelanggaran dari kesucian Yerusalem dan Ḥaram al-Sharif. Kita harus melakukan sikap yang tegas untuk mencegah provokasi, “kata Erdogan.

Dia juga menekankan bahwa negara-negara Muslim harus mengizinkan warganya mencapai semua manfaat di internet sambil melindungi mereka dari bahaya, terutama yang mengacu pada penggunaan aktif oleh organisasi teror dan kelompok anti-Islam. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 00:06 WIB

Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh

Sebagian pengungsi muslim Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh akhirnya bisa mengakses tenda bantuan dari pemerintah Indonesia, Kamis (21/9)."Hari ini ...
421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM
Global - Rabu, 20 September 2017 - 12:02 WIB

421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dinilai tidak tegas terhadap Myanmar yang telah melakukan pembantaian terhadap ribuan orang yang merupakan etnis Rohingya ...
Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 11:41 WIB

Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya

Tragedi pembantaian Rohingya di oleh pemerintah Myanmar membuat dunia berduka. Demikian pula Arab Saudi yang merupakan negara dengan mayoritas muslim.Sang ...
Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi
Global - Selasa, 19 September 2017 - 14:54 WIB

Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi

Dikecam, ditegur, hingga diberi sanksi ternyata samasekali tak menghentikan aksi Korea Utara (Korut) untuk tetap melakukan program nuklirnya.Dengan bangga, Korut ...
Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh
Global - Selasa, 19 September 2017 - 09:27 WIB

Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh

Meski dicibir di Tanah Air, bantuan Indonesia nyatanya telah sampai di camp pengungsi Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh, Senin ...
Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim
Global - Senin, 18 September 2017 - 17:31 WIB

Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim

Dulunya merupakan tempat sakral dan tempat ibadah bagi umat Islam, kini Masjid Ibrahim berubah menjadi tempat pesta para Yahudi di ...