Jumat, 22 September 2017 | 20.17 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Ranjau Darat Sengaja Ditanam Militer Myanmar Usir Muslim Rohingya

Ranjau Darat Sengaja Ditanam Militer Myanmar Usir Muslim Rohingya

Reporter : Riki AB. | Minggu, 10 September 2017 - 16:14 WIB

IMG-4696

Pengungsi Muslim Rohingya di perbatasan Bangladesh. Foto TRT

BANGLADESH, kini.co.id – Tim Amnesty Internasional menyatakan gambar yang menunjukkan bahwa pasukan militer Myanmar menanam ranjau darat di perbatasan Myanmar dan Bangladesh telah diverifikasi.

Seperti dilansir TRT, hasil bukti dari gambar, bahwa tentara Myanmar dan nasionalis Buddha memasang ranjau di sempadan antara negara Arakan dan Bangladesh, yang bertujuan agar orang-orang Rohingya (Arakan Muslim) yang kabur, tidak dapat kembali kerumah mereka.

Organisasi itu menerbitkan gambar beberapa ranjau yang mereka temukan di garis sempadan dan yang mereka gali di sekitar lokasi.

Pakar tentara yang mengkaji gambar menyatakan bahwa ranjau darat jenis PMN-1 anti-kakitangan yang penggunaannya dilarang dunia internasional.

Ranjau yang diletakkan digaris sempadan di seberang perbatasan Bangladesh itu menewaskan 1 orang dan 3 orang lainnya cedera.

Direktur Amnesty Internasional Indonesia Usman Hamid menyatakan terungkapnya penggunaan ranjau mematikan oleh militer Myanmar di perbatasan negara bagian Rakhine dan Bangladesh semakin mengkonfirmasi dugaan awal telah terjadinya pelanggaran HAM yang serius di Myanmar.

Tim Respons Krisis Amnesty International berada di perbatasan Myanmar dan Bangladesh untuk mengumpulkan bukti-bukti terkait dugaan pelanggaran HAM terhadap Muslim Rohingya.

Sementara itu, otoritas Myanmar membantah pemberitaan media yang menganggap militer menanam ranjau darat, justru malah menyalahkan teroris.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 00:06 WIB

Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh

Sebagian pengungsi muslim Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh akhirnya bisa mengakses tenda bantuan dari pemerintah Indonesia, Kamis (21/9)."Hari ini ...
421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM
Global - Rabu, 20 September 2017 - 12:02 WIB

421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dinilai tidak tegas terhadap Myanmar yang telah melakukan pembantaian terhadap ribuan orang yang merupakan etnis Rohingya ...
Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 11:41 WIB

Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya

Tragedi pembantaian Rohingya di oleh pemerintah Myanmar membuat dunia berduka. Demikian pula Arab Saudi yang merupakan negara dengan mayoritas muslim.Sang ...
Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi
Global - Selasa, 19 September 2017 - 14:54 WIB

Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi

Dikecam, ditegur, hingga diberi sanksi ternyata samasekali tak menghentikan aksi Korea Utara (Korut) untuk tetap melakukan program nuklirnya.Dengan bangga, Korut ...
Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh
Global - Selasa, 19 September 2017 - 09:27 WIB

Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh

Meski dicibir di Tanah Air, bantuan Indonesia nyatanya telah sampai di camp pengungsi Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh, Senin ...
Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim
Global - Senin, 18 September 2017 - 17:31 WIB

Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim

Dulunya merupakan tempat sakral dan tempat ibadah bagi umat Islam, kini Masjid Ibrahim berubah menjadi tempat pesta para Yahudi di ...