Selasa, 16 Oktober 2018 | 18.42 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Soal Rohingya, Malala Yousafzal: Kita Tidak Boleh Berdiam Diri

Soal Rohingya, Malala Yousafzal: Kita Tidak Boleh Berdiam Diri

Reporter : M. Zaki | Sabtu, 9 September 2017 - 02:00 WIB

IMG-4691

Malala Yousafzai, Peraih nobel perdamaian asal Pakistan. Foto TRT

ISLAMABAD, kini.co.id – Peraih nobel perdamaian asal Pakistan, Malala Yousafzai mengaku prihatin melihat kondisi pengungsi Rohingya di Myanmar.

Ia pun mendesak pemimpin de facto Myanmar Aung San Suu kyi untuk melakukan dialog untuk memikirkan nasib muslim Rohingya.

“Kita tidak boleh berdiam diri. Jumlah orang yang terusir melebihi ratusan ribu orang,” kata Malala dilansir Talarabiyah, Jumat (8/9).

Malala menyatakan bahawa umat Islam tidak dianggap sebagai warga negara di Myanmar.

“Kita tidak dapat membayangkan saat kewarganegaraan kita, semua hak kita untuk hidup di sebuah negara direbut sepenuhnya. Ini adalah masalah hak asasi manusia, Myanmar harus merespon tegas. Orang-orang terusir dan berhadapan dengan kekerasan,” katanya.

Malala menegaskan bahawa hak pendidikan kanak-kanak Muslim Arakan telah dirampas, umat Muslim kerap berada ditengah-tengah ketakutan.

“Apabila terdapat begitu banyak kekerasan di sekeliling anda, untuk hidup adalah amat sulit. Kita tidak boleh berdiam diri. Jumlah orang yang kehilangan tempat mencapai ratusan ribu,” ungkapnya.

Malala juga menyinggung sikap Menteri Luar dan Presiden Myanmar Aung San Suu Kyi dengan mengatakan.

“Kita perlu bangun dan bertindak segera, dan saya berharap bahwa Suu Kyi juga menanggapinya,” katanya.

Kumpulan penerima Nobel Perdamaian, termasuk Malala mengkritik Suu Kyi dalam surat yang dikirimkan ke Majelis United National Security Council (UNSC) pada bulan Desember.

Dalam surat itu, mereka meminta perhatian perampasan hak asasi manusia umat Islam Arakan di Myanmar, UNSC pun telah memanggil Suu Kyi agar menghentikan “pemusnahan etnis Rohingya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Peristiwa - Selasa, 16 Oktober 2018 - 11:22 WIB

Bukan Jadi Duta, Selebriti Cina Ini Ditahan Karena Dianggap Hina Lagu Kebangsaan

Seorang selebriti online di Cina ditahan gegara dianggap menghina lagu kebangsaan. Wanita cantik bernama Yang Kaili itu ditahan selama 5 ...
Peristiwa - Senin, 15 Oktober 2018 - 18:00 WIB

Seorang wanita tewas jatuh dari lantai 27 saat selfie

SANDRA Manuela, perempuan asal Panama, tewas terjatuh dari lantai 27 sebuah apartemen di Panama. Dia tewa ketika hendak berswafoto (selfie). ...
- Senin, 15 Oktober 2018 - 16:01 WIB

Kerajaan Inggris Umumkan Kehamilan Meghan Markle

Keluarga kerajaan Inggris tengah diselimuti perasaan bahagia. Pasalnya Meghan Markle, Istri dari Pangeran Harry sedang mengandung buah hati pertamanya.Kabar bahagia ...
Global - Sabtu, 13 Oktober 2018 - 11:10 WIB

Hadiri Pernikahan Putri Eugenie, Sepatu Bolong Pangeran Harry jadi Sorotan

Pernikahan kerajaan (royal wedding) di Inggris memang selalu menjadi sorotan dunia. Hari ini, pernikahan Putri Eugenie of York menikah dengan ...
Finance - Kamis, 11 Oktober 2018 - 15:52 WIB

Terkaya di Cina, Berapa Harta Jack Ma?

Hurun China Rich List menempatkan CEO Alibaba Group Jack Ma sebagai orang paling kaya di Cina.Dilansir dari CRI, radio resmi ...
Finance - Rabu, 10 Oktober 2018 - 11:23 WIB

Hari ketiga Konferensi IMF-WB diwarnai pertemuan BI-FED

Rangkaian pertemuan tahunan International Monetary Fund (IMF)-World Bank 2018 di Bali telah memasuki hari ketiga. Banyak seminar dan diskusi yang ...