Kamis, 19 Oktober 2017 | 14.17 WIB
KiniNEWS>Dunia>Global>Militer Filipina: Pimpinan Abu Sayyaf, Abu Asrie Ditangkap

Militer Filipina: Pimpinan Abu Sayyaf, Abu Asrie Ditangkap

Selasa, 5 September 2017 - 12:33 WIB

IMG-4682

Militer Filipina di Mindanao Barat. Foto TRT

MANILA, kini.co.id – Seorang tersangka pimpinan kelompok Abu Sayyaf, Hajar Abdul Mubin alias Abu Asrie bersama tujuh militan lainnya ditangkap kepolisian Malaysia, Ahad (3/9).

Menurut militer Filipina, selain Abu Asrie, seorang militan Filipina lainnya yang dicurigai dan teridentifikasi adalah Abraham Ebong, dan enam orang warga Malaysia keturunan Filipina dari Sabah juga turut diamankan.

Penangkapan tersebut merupakan perkembangan signifikan dalam kerja sama keamanan pemerintah Filipina dengan Malaysia dan negara-negara tetangga lainnya di Asia.

“Untuk membatasi gerak terorisme termasuk usaha merekrut anggota baru atau individu untuk mendukung terorisme atau ekstremisme kekerasan,” sebut militer Filipina.

Menurut laporan media Malaysia, Abu Asrie diyakini sebagai anggota Lucky 9, sebuah kelompok penculikan yang meminta tebusan dengan basis di Jolo yang memiliki kaitan dengan kelompok teror Abu Sayyaf yang berbasis di hutan Jolo dan kepulauan Basilan di Filipina selatan.

Geng Lucky 9 terlibat dalam kegiatan penculikan-untuk-tebusan di Sulu dan diketahui meminta uang tebusan sebesar 10.000 peso Filipina.

Abu Asrie juga disebutkan sebagai tangan kanan letnan utama Furuji Indama, pemimpin faksi Abu Sayyaf yang berbasis di Basilan.

Pada 21 Agustus lalu, kelompok Indama melakukan penyerangan sebuah desa di kota Maluso di provinsi selatan Basilan, yang menyebabkan sembilan warga sipil tewas dan beberapa lainnya luka-luka.

Abu Asrie diketahui memasuki Malaysia pada tahun 2015 setelah bertemu dengan militan ISIS Malaysia Dr. Mahmud Ahmad, Mohd Najob Hussein dan Muhammad Joraimee di Basilan.

Anggota kelompok ini memiliki hubungan dengan Abu Sayyaf dalam pelarian di Jolo setelah pasukan keamanan Filipina melakukan pengejaran.

Dr Mahmud bersama pemimpin Abu Sayyaf lainnya juga diketahui merupakan kelompok Maute yang melakukan penyerangan Kota Marawi di Mindanao.

Saat ini Abu Asrie akan menghadapi tuntutan di Malaysia atas tindak terorisme. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
2 TKI Terhukum Mati Diselamatkan Negara
Global - Sabtu, 14 Oktober 2017 - 14:37 WIB

2 TKI Terhukum Mati Diselamatkan Negara

Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Muhammad Iqbal mengatakan pemerintah Indonesia telah berhasil membebaskan 1 WNI dari hukuman mati di ...
Protes Soal Rudal, Malaysia Stop Impor Barang dari Korut
Global - Sabtu, 14 Oktober 2017 - 09:53 WIB

Protes Soal Rudal, Malaysia Stop Impor Barang dari Korut

Setelah melarang warganya pergi ke Korea Utara, kini Malaysia mengambil langkah tegas dengan menghentikan semua impor barang dari Korut.Hal ini ...
Pesawat Tempur AS Terbang ke Semenanjung Korea
Global - Rabu, 11 Oktober 2017 - 13:01 WIB

Pesawat Tempur AS Terbang ke Semenanjung Korea

Setelah mengecam Korea Utara terkait percobaan rudal balistiknya, kini AS mulai menerbangkan 2 pesawat tempurnya di Semenanjung Korea.Pesawat bomber B-1B ...
Cuek dengan Sanksi PBB, Korut Bangga dengan Pembangunan Nuklir
Global - Senin, 9 Oktober 2017 - 09:42 WIB

Cuek dengan Sanksi PBB, Korut Bangga dengan Pembangunan Nuklir

Meski dihujat dunia dan diberikan sanksi ketat oleh PBB, Kim Jong Un tampaknya samasekali tak terpengaruh.Alih-alih meredakan aksi uji coba ...
Inggris Buru Anak Osama Bin Laden Dalam Keadaan Hidup Atau Mati
Global - Senin, 2 Oktober 2017 - 13:15 WIB

Inggris Buru Anak Osama Bin Laden Dalam Keadaan Hidup Atau Mati

Hamza Bin Laden, adalah anak bungsu dari Osama Bin Laden pemimpin teroris Al Qaeda yang kini diburu oleh pasukan khusus ...
PBB bantah terima petisi referendum Papua Barat
- Sabtu, 30 September 2017 - 12:53 WIB

PBB bantah terima petisi referendum Papua Barat

Komite Dekolonisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menolak laporan petisi rahasia yang menuntut referendum bebas untuk kemerdekaan di Papua Barat.Ketua Komite, Rafael ...